Evie Nurmala Sari

50.4K posts

Evie Nurmala Sari banner
Evie Nurmala Sari

Evie Nurmala Sari

@evnss

not your favorite girl. - ens

Tangerang, Indonesia Katılım Eylül 2009
449 Takip Edilen640 Takipçiler
Evie Nurmala Sari retweetledi
Syahrul Mubarak Danar Sumantri 🇲🇨
1. kita gak tahu itu luka bone exposed atau gak 2. berangkat kursi roda, balik pakai bed, kita gak tahu aldrete scorenya di PACU berapa, sedasi sedalam apa 3. baik bpjs atau bukan, kalau paska sedasi dalam, ya mesti pakai bed kurang2i nyinyir kalau belum lengkap informasinya
blaugranaline.@blaugrana1O

Layanan vvip ini, jari yang luka tapi pake kursi roda dan pake bed didorong🥲 Jadi gusyy hansaplast untuk kita-kita aja yaa bukan untuk orkay-orkayy😭 wdyt?

Indonesia
85
1.5K
17.7K
996.4K
Evie Nurmala Sari retweetledi
Palari Films
Palari Films@PalariFilms·
"Kesan horrornya dapet banget, kerja sampe mati." “Sebuah anthem baru untuk para pekerja.” “Udah kebayang sengeri apa filmnya.” Itu sebagian reaksi teman-teman yang sudah dengar Kepala, Pundak, Kerja Lagi, sebuah OST film Monster Pabrik Rambut karya @salpriadi_.
Indonesia
1
1
1
340
Evie Nurmala Sari retweetledi
Palari Films
Palari Films@PalariFilms·
Bukan sekadar lagu, tapi ini suara dari kebersamaan dan perjuangan para pekerja. Simak proses kreatif Sal Priadi dalam merangkai atmosfer industri ke dalam nada di video ini.
Indonesia
1
1
2
275
Evie Nurmala Sari retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Jadi bayi itu lebih nyaman bila ditepuk-tepuk bokong-nya ternyata ada alasan ilmiahnya. Nah sebenarnya yang bikin bayi nyaman itu BUKAN tepukan pada bokongya. Tapi keteraturan dan ritme irama jantung yang sudah familiar selama 9 bulan dirasakan di rahim. Selain itu pada akhir kehamilan, 95% bayi posisi itu kepalanya di bawah, sehingga bokong berada di area atas perut ibu, yang secara anatomis lebih dekat dengan jantung. Kalian perhatiin juga deh di video MRI ini, janinnya kelihatan bergerak mengikuti irama jantung ibu. Penelitian juga menunjukkan bahwa suara detak jantung orang dewasa dapat menenangkan bayi baru lahir. Selain itu vayi yang mendengar rekaman jantung cenderung menangis lebih jarang dan tidur lebih nyenyak. Penelitian lain menunjukkan stimulasi ritmis yang berirama pada bayi dapat membantu untuk menenangkan. Alasannya adalah karena stimulasi tersebut meniru sensasi di rahim yang dirasakan oleh bayi antara lain gerakan ibu berjalan dan getaran detak jantung yang konstan menenangkan sistem saraf bayi. Semoga bermanfaat! Sumber: -Provasi (2021). The Importance of Rhythmic Stimulation for Preterm Infants in the NICU
Massimo@Rainmaker1973

Ever wonder why babies love those gentle pats on their bum? In the womb, the rhythmic beat of your heart is felt right next to them, creating a soothing, comforting sensation

Indonesia
45
1.3K
5.9K
166.4K
Evie Nurmala Sari retweetledi
GHOST IN THE CELL - 16 APRIL 2026 DI BIOSKOP
Monster tidak muncul dari kegelapan. Mereka tumbuh di tempat yang seharusnya ada cahaya tapi sistem memilih untuk mematikan cahaya itu. Ghost in the Cell sampai dengan hari ke-12.
GHOST IN THE CELL - 16 APRIL 2026 DI BIOSKOP tweet media
Indonesia
5
41
406
9.6K
Evie Nurmala Sari retweetledi
Habis Nonton Film
Habis Nonton Film@HabisNontonFilm·
Jarang2 di pemutaran bioskop biasa (bukan special screening atau gala premier), penonton pada tepuk tangan pas filmnya selesai. GHOST IN THE CELL nampilin kematian berdarah yang brutal sekaligus artsy. Comedic timing-nya sempurna, lucu banget. Soo damn good. Highly recommended!
Habis Nonton Film tweet mediaHabis Nonton Film tweet mediaHabis Nonton Film tweet media
Indonesia
84
323
2.4K
133.5K
Evie Nurmala Sari retweetledi
Ahmad Arif
Ahmad Arif@aik_arif·
MBG memang luar biasa. Nggak nemu padanannya di negara lain. Anomali di Indonesia program ini menyerap sekitar 7 persen anggaran negara, ketika negara lain umumnya berada di bawah 1 persen, bahkan banyak yang tidak mencapai 0,5 persen. Apalagi, MBG tidak berdiri sebagai pos anggaran yang netral. MBG menyerap anggaran pendidikan. Secara konstitusional, Indonesia wajib mengalokasikan 20 persen APBN untuk pendidikan, sekitar Rp757,8 triliun pada 2026. Namun, sebagian dari dana ini ikut digunakan membiayai MBG. Belum lagi penggunaan anggarannya, yg ternyata banyak untuk non-makanan, kualitas menu tak bergizi, kasus keracunan, dll. Sulit memahami logika ekonomi atau gizi di balik program ini. Kecuali logika politik praktis sih. kompas.id/artikel/mbg-da…
Indonesia
35
772
1.3K
37.8K
Evie Nurmala Sari retweetledi
Iim Fahima Jachja
Iim Fahima Jachja@iimfahima·
“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu” Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang. Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.” TIDAK. Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan: Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan) Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi. Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki. “Namanya juga laki-laki.” “Cuma bercanda.” “Nanti juga ngerti sendiri.” "Boys will be boys" Tidak. Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan. Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun. Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh. Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam. Dan akan mereka ulang. Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban. Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat. Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.” Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras" Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.
Iim Fahima Jachja tweet mediaIim Fahima Jachja tweet media
Indonesia
34
6.7K
11K
214K
Evie Nurmala Sari retweetledi
tomtom
tomtom@tomijasman06·
Q.S An-Nur : 26 "Tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. Sibuklah dengan memperbaiki diri, ingat janji Allah"
Indonesia
17
9.3K
26.3K
315.2K
Evie Nurmala Sari retweetledi
Handoko Tjung
Handoko Tjung@handokotjung·
Me in my 20s: Mamam mie ngemil ciki minum teh manis. Gas. Me in my 35+: *Menatap lama nutrition facts* Buset yang ini gulanya banyak banget. Yang ini natrium tinggi bener.
Indonesia
37
147
558
17.9K
Evie Nurmala Sari
Evie Nurmala Sari@evnss·
Salah satu rezeki ada libur ketika pasien sedang banyak-banyaknya..
Indonesia
0
0
0
14
Evie Nurmala Sari retweetledi
Semesta Sains
Semesta Sains@semestasains·
Earthset, Bumi Terbenam. Untuk pertamakalinya kita bisa melihat Bumi terbenam dari sisi jauh Bulan, far side of the Moon. Sisi jauh Bulan adalah sisi Bulan yg tidak pernah (tidak bisa) kita lihat dari permukaan Bumi. Science is Amazing.
Semesta Sains tweet mediaSemesta Sains tweet mediaSemesta Sains tweet mediaSemesta Sains tweet media
Indonesia
18
400
1.4K
26.3K
Evie Nurmala Sari retweetledi
MINGGU PAGI
MINGGU PAGI@Adies____·
Ada titik-titik di ujung doa-doa Keselamatan penutup malam Kuisi dengan namamu Kucoba memaafkanmu selalu Kalau disitu ada salahku Maafkanku juga ✨️
Indonesia
3
119
359
14.5K