Eff Chaniago, Faj retweetledi
Eff Chaniago, Faj
28.5K posts

Eff Chaniago, Faj
@fajrie_ch
XXVII | IG : @dendenglambokoma | el patron la dendeng
+6221 Katılım Nisan 2009
1.6K Takip Edilen591 Takipçiler
Eff Chaniago, Faj retweetledi

Stop wak....✋️✋️✋️ kalian harus lihat ini
MABOK DEMOKRASI WAK⏳️🚨
Uraian menohok dari Gita Wirjawan soal penyakit akut demokrasi modern wak
Analoginya begini wak baca baik baik
ADA DUA ORANG
1. IQ 140, jago fisika murni, ahli strategi, tapi kaku/ngak pandai ngomong wak.
2. IQ 78, nggak paham negara, tapi jago joget di TikTok dan jago bikin gemuk wak, yah seperti pria pesugihan, raja konten, ratu tiktok lah.
Di Tiongkok wak,Meritokrasinya, Yang dipilih untuk posisi kepemimpinan PASTI orang pertama. Tidak ada ruang sama sekali buat orang kedua.
Di Negara Demokrasi atau Populisme kek kita ini, Yang terpilih justru orang KEDUA. Kenapa wak? Karena demokrasi hari ini sudah bergeser dari kontes gagasan menjadi POLITIK FESTIVAL.
Pemilih lebih gampang terangsang oleh hal-hal yang sensasional wak, ramah algoritma, dan bikin ketawa, daripada substansi pembangunan jangka panjang wak.
Dampaknya apa wak?
Kita mempertaruhkan masa depan bangsa dan kebijakan makro di tangan orang yang cuma jago jualan gimik, sementara orang-orang pintar dan kompeten justru disingkirkan karena GAK MENJUAL.
Demokrasi tanpa pemilih yang kritis cuma akan melahirkan pemimpin hasil rakitan algoritma media sosial wak! Pahamilah itu.
Indonesia
Eff Chaniago, Faj retweetledi

Ada rumor BI akan ditarik ke kabinet, agar langsung dibawah presiden. Independensi BI hilang. Dampaknya fatal bagi rupiah jika ini terjadi.
China dan Vietnam punya Bank Sentral dibawah presiden, tidak independen. Relatif berhasil.
Turki dan Zimbabwe gagal total; bank sentral mrka tidak independen.
Politisi selalu ingin suku bunga rendah, agar ekonomi tumbuh. Tapi bahayanya : nilai mata uang bisa kolaps, dan inflasi naik tajam.
Ekonomi Turki x Zimbabwe relatif hancur krn bank sentral hanya jadi kaki tangan presiden.
Kenapa China x Vietnam berhasil meski bank sentral kurang independen? Sebab mereka punya disiplin ekonomi jangka panjang; dan amat terpadu garis kebijakannya. Mereka juga punya kebijakan industri yg solid, serta orientasi ekspor.
RI maybe akan bernasib sama dengan Turki jika BI tidak independen.
Erdogan pecat gubernur bank sentral berkali2, karena menolak menurukan suku bunga (mirip di Ri). Dampaknya : kepercayaan pasar hancur, dan inflasi Turki naik 70%, dan lira kolaps. Gila kan dampaknya.
RI1 amat bernafsu naikkan pertumbuhan ekonomi RI. Tampaknya beliau kurang sreg dengan kebijakan BI yg terlalu lama pertahankan suku bunga tinggi.
Tapi nafsu ini bisa fatal dampaknya. Jika suku bunga BI dipaksa diturunkan, maka dampaknya :
- rupiah bisa kolaps ke 20 ribu
- inflasi melambung
- modal asing akan lari keluar
- bunga utang RI dalam dollar akan makin berat dibayar krn rupiah hancur
- bunga utang RI jug akan naik tajam karena tidak ada lagi kepercayaan pasar atas masa depan ekonomi RI
RI1 maybe mirip sekali Erdogan. Hanya karena kepentingan politik jangka pendek, kebijakan ekonomi jangka panjang diabaikan. Ujungnya malah ambless.
Apa mitigasinya jika BI benar2 dihapus independensinya?
- adopsi gaya kebijakan bank sentral China yg tetap disiplin jaga nilai mata uang (meski dibawah kuasa Xi Jinping). Artinya bank sentral China tetap rasional krna Xi juga lumayan rasional (krn didampingi teknokrat ulung).
Bukan kayak Erdogan yg sok2an atur ekonomi Turki, tapi malah bikin hancur. RI1 mau tiru Erdogan atau Xi?
- perbanyak ekspor agar makin melimpah surplus devisa (amat penting untuk jaga kekuatan fiskal). China amat berhasil dalam hal ini, juga Vietnam.
****
Gaya kebijakan RI1 ini makin susah ditebak, dan berasa makin sentralistik. Inilah yg sebenarnya jadi penyebab utama kenapa rupiah anjlok amat tajam semenjak beliau dilantik.
Strategi + Bisnis@Strategi_Bisnis
Gub BI didesak mundur krn kemungkinan pemerintah ingin kebijakan fiskal lbh dominan (moneter jangan hambat). Intinya : suku bunga BI harus segera diturunkan agar growth lbh melaju. Risikonya : rupiah bisa makin anjlok parah. Dan dampaknya justru bahayakan keamanan fiskal. Pemilihan gub BI yg baru wajib hasilkan figur yg kredibel. Amat berisiko jika gub BI baru adalah figur yg tidak kompeten.
Indonesia
Eff Chaniago, Faj retweetledi
Eff Chaniago, Faj retweetledi

Apakah ini sudah jadi pertanda awal?
Rakyat tidak sendirian berjuang
Pr tokoh sdh mulai bergerak menyuarakan kegelisahan rakyat..
Sebenernya ini tanda bahwa semakin banyak orang besar bergerak, negara benar2 sdg tidak baik2 saja.
Tokoh-Tokoh Nasional Silaturahmi dgn Raja Jogja, Soroti Krisis Kepercayaan Publik Sejumlah tokoh nasional yg tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) bersilaturahmi dg Gubernur DIY sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X, di Kraton Kilen.
Indonesia
Eff Chaniago, Faj retweetledi

Assalamualaikum wr.wb pak @aniesbaswedan , mohon maaf kalau saya lancang.
Izin bertanya pak.
Berapa rata-rata pendapatan pak Anies dari hasil pay out X?
Saya merasa terhormat jika bapak berkenan menjawab.
Terima kasih
cc : @Tan_Mar3M
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan
Tidak banyak yg tahu fakta ini... Berapa lama Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, menjabat sebagai Menteri Pendidikan (saat itu Menteri Pengadjaran)?
Indonesia
Eff Chaniago, Faj retweetledi

Future staking is part of Orbition’s long-term utility direction.
After TGE and the initial OBN listing phase, Orbition plans to move toward the next utility phase, where OBN is intended to become the asset used for future staking participation, utility access, and broader ecosystem activity.
The future staking phase is planned to be simple and accessible for normal users through a staking interface.
No validator setup.
No server management.
Eligible users will need OBN available for staking and a connected wallet when the staking phase opens.
Full staking requirements, limits, staking model, and reward structure will be announced when the staking phase is ready.

English
Eff Chaniago, Faj retweetledi

Genesis Staking Pass.
A limited NFT created for Orbition's first staking phase after TGE.
It provides priority access to the Genesis Staking Phase for eligible holders.
More details about eligibility, staking requirements, and the Genesis Staking Program will be announced through our official channels.

English
Eff Chaniago, Faj retweetledi
Eff Chaniago, Faj retweetledi

🔐 Update on the Upcoming Verification Process
We know many of you are looking forward to verification - and we’re stepping closer to that moment.
This process is designed to be structured, transparent, and fair, ensuring every qualified Human Node moves forward with clarity. Here’s how the flow will work:
Phase 1: Matching
You begin by tapping “Match Curator.”
An anonymous list will appear, and you can choose a curator to match with.
After selecting, you enter the matching state and wait to be successfully picked. Once picked, your application advances to the submission stage.
Phase 2: Submission
When it’s your turn, a strict 24-hour countdown will start.
You must complete and submit your documents within this time. Missing the deadline may move you to a later pool, delaying your progress.
There are 3 submission levels. After completing all required steps, you press Submit, and your status changes to In Review.
Phase 3: Verification Process
This is the last stage - your application will be reviewed carefully.
This process is more than a technical update - it’s a defining milestone before full verification rollout.
Prepare early. Understand each phase.
Be ready when your turn comes!
#InterLink #ITLG #ITL

English

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Ahmad Qodari buka suara soal yang lagi rame belakangan: Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Qodari bilang bahwa pemilihan BUMN dari latar belakang yang berbeda ini bertujuan buat memberikan perspektif baru dalam upaya ngawal agenda pemerintah. Doi juga memberikan contoh berdasarkan pengalamannya yang pernah menjabat sebagai komisaris di Pertamina Hulu Energi.
"Dan kalau bicara pengalaman saya di Pertamina Hulu Energi, kita bisa membantu juga untuk melihat alternatif-alternatif solusi. Karena kita datang dari latar belakang yang berbeda, kita datang dari luar, sebetulnya ada perspektif yang baru yang bisa dibawa ke dalam perusahaan di mana kita menjadi komisaris," kata Qodari pada Sabtu (4/7) di pembukaan Media Fest 2026 di Jakarta.
Doi juga nambahin kalau sebetulnya, modal dasar buat jadi komisaris itu ada dua, yaitu punya akal sehat dan niat baik. "Kalau hemat saya, kalau namanya komisaris itu sebetulnya modal dasarnya dua. Pertama, akal sehat, yang kedua, niat baik," ujarnya.
Belakangan, masyarakat lagi ramai menyoroti sejumlah komisaris BUMN yang dinilai nggak punya kompentensi dan latar belakang relevan di bidang yang mereka jabat. Beberapa komisari yang jadi sorotan yaitu asisten pribadi Raffi Ahmad, Mufi Budi Ananda, sebagai komisaris PT Krakatau Posco serta Gina Febriyanti Ginting, relawan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden 2024, sebagai komisaris PT Pertamina Retail.

Indonesia
Eff Chaniago, Faj retweetledi
Eff Chaniago, Faj retweetledi

@Hidupsebagai62 Sbrnnya mungkij buzzernya paham, tp berhubung sasarannya yg mau dipengaruhi kan algoritma kalangan bawah pendidikan rendah yg notabene ga paham enggres, ya percuma juga mungkin mrk pikir 😂
Indonesia

@salam4jari Dulu waktu bocah udh akrab dgn kalimat "nganggo dhuwitmu dhisik"
Indonesia
Eff Chaniago, Faj retweetledi

OBN is built for utility.
As Orbition expands, OBN is designed to become the core asset for future staking, utility access, user participation, and decentralized AI infrastructure activity within the ecosystem.
The goal is not short-term attention.
The goal is to build long-term utility, real ecosystem value, and sustainable demand around OBN.

English















