pancong retweetledi
pancong
54 posts

pancong retweetledi

@avenooresa @kepobanbetxeh @ipb_rational @bemkmipb @DraftAnakIPB @melawanipb2 @IPBbercanda @ipb_menfess @FisipolIPB @ipbofficial WKWKWKWKW KAK LUCU BGT BJIR
Indonesia

@kepobanbetxeh @ipb_rational @bemkmipb @DraftAnakIPB @melawanipb2 @IPBbercanda @ipb_menfess @FisipolIPB @ipbofficial Kirain tukang donat
Indonesia

Ternyata mereka toh yang dilawan korban saat 2024 lalu, pantas saja korban dibungkam
Tolong bantu kawal
@bemkmipb @DraftAnakIPB
@melawanipb2 @IPBbercanda
@ipb_menfess @FisipolIPB @ipbofficial
#swiperberhentimesum

Indonesia
pancong retweetledi
pancong retweetledi
pancong retweetledi

Lagi rame kasus grup wa mahasiswa UI mau berpendapat dari sisi medis khususnya psikologi, karena saya bukan polisi moral 😆
Kenapa banyak cowok bisa nyaman ngomongin perempuan secara objektifikasi di grup privat?
Karena ada yang namanya “disinhibisi online”.
Saat merasa aman, anonim, dan “cuma di grup”, otak kita jadi lebih berani ngeluarin sisi yang biasanya ditahan.
Ditambah lagi efek peer pressure.
Di otak, ini berkaitan dengan sistem reward:
• Dapet respon “haha”, “anjir”, “setuju”
• Dianggap lucu, dianggap bagian dari circle
• Dopamin naik.
Lama-lama, perilaku itu “dipelajari” sebagai sesuatu yang menyenangkan dan normal.
Masalahnya?
Kalau terus diulang, ini bisa mengarah ke desensitisasi.
Empati ke perempuan turun.
Perempuan gak lagi dilihat sebagai manusia utuh… tapi jadi objek.
Ini bukan hal sepele.
Dalam banyak studi psikologi, objektifikasi yang terus-menerus bisa jadi pintu awal ke:
• Pelecehan verbal
• Pelecehan seksual
• Bahkan kekerasan seksual
Jadi ini bukan cuma “becandaan cowok”.
Ini soal pola pikir yang dibentuk pelan-pelan… sampai batasnya jadi kabur.
Makanya penting banget buat sadar:
Kalau kalian cuma bisa bonding dengan cara merendahkan orang lain, itu bukan bonding.
Itu conditioning.
Dan kalau dibiarkan, dampaknya bukan cuma ke orang lain…
Tapi ke cara otak memandang manusia..
Indonesia
pancong retweetledi

Do Or Donts laki laki di lingkungan kampus (berlaku di kampus manapun)
Do
1. Tidak melecehkan perempuan
2. Tidak Memperkosa Perempuan
3. Tidak melakukan kekerasan terhadap sesama (terutama perempuan)
4. Tidak menyekap Perempuan
(I mean is a basic human being)
Lu bisa kan bikin grup buat internal lu buat bahas Betapa lambatnya Red Bull di F1, betapa anehnya pemerintah masuk BoP atau bahas tanda tanda kiamat tanpa perlu merendahkan martabat manusia (apalagi bahasannya melecehkan perempuan) kek anjir coy. Kek gw yakin tiap angkatan/jurusan/kelas PKU itu pasti ada
1. Grup isi nya laki laki doang
2. Grup isi nya penggerak (laki laki doang)
3. Grup isi nya pimpinan ormawa fakultas (mostly laki laki)
lu bisa kan bisa bercanda tanpa perlu ngasih stiker dora telanjang (fucking pedo). Kita belajar bahasa indonesia SPOK itu Subjek, Predikat, Objek, dan keterangan BUKAN Subjek, Predikat, Objektifikasi perempuan, dan Kekerasan.
ttd
admin ipb bercanda yang mostly perempuan

Indonesia
pancong retweetledi
pancong retweetledi
pancong retweetledi
pancong retweetledi

men to men: tolong banget evaluasi isi obrolan tongkrongan atau grup WA (or apapun) circle lo pada. kalo temen lo udah mulai objektifikasi perempuan, ngelecehin fisik pake bahasa kotor buat becandaan, and you do absolutely nothing about it? you're part of the problem
jangan pernah berlindung di balik "namanya juga cowok" atau "ah elah cuma locker room talk doang, aslinya mah kita respect kok". it's a fucking bullshit.
mindset jelek itu tumbuhnya dari hal-hal sampah yang lo normalisasi di circle lo sendiri. kalo lo udah terbiasa ngeliat perempuan cuma sebatas objek buat bahan fantasi di grup, pelan-pelan empati lo ke mereka bakal mati
solid sama temen tuh ada batasnya. diem dan ikut ketawa pas temen lo ngelecehin orang itu bukan solid, tapi lo lagi jadi enabler
gausah muluk-muluk sok pahlawan. minimal kalo ada temen lo yang mulai sangean ga jelas di obrolan langsung tegor. kalo ditegor malah ngegas dan ngatain lo so suci, mending leave. tongkrongan kek gitu ga ada valuenya sama sekali buat lo
buat lo yang milih diem aja pas temen lo ngerendahin perempuan di grup, sadar ga sih kalo diemnya lo itu yang ngasih validasi ke mereka buat terus jadi predator?
sampahfhui@sampahfhui
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
Indonesia

sakit anjir
sampahfhui@sampahfhui
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
Indonesia
pancong retweetledi
pancong retweetledi

mimin harqeelmates, ini sekalian kalau mau lapor KPI jangan nanggung2, nah ini alaman email nya layananpublik@kpi.go.id
Subjek: Pengaduan Pelanggaran P3SPS dan UU Perlindungan Anak pada Sinetron "Asmara Gen Z" di SCTV
Yth.
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat
Jl. Ir. H. Juanda No.36, Gambir, Jakarta Pusat
Dengan hormat,Saya sebagai masyarakat penonton yang peduli terhadap perlindungan anak dan kualitas siaran televisi, menyampaikan pengaduan terkait program sinetron Asmara Gen Z yang diproduksi oleh Sinemart dan ditayangkan di SCTV.
Data Program:
Judul Program : Asmara Gen Z
Lembaga Penyiaran : SCTV
Produser : Sinemart
Slot Tayang : Setiap hari pukul ±17.00 – 18.15 WIB (klasifikasi 13++ remaja/R)
Dasar Pengaduan:
1. Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak (khususnya Pasal 76I dan Pasal 82) yang melarang segala bentuk eksploitasi seksual terhadap anak di bawah 18 tahun, termasuk dalam produksi konten media.
2. Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI yang mewajibkan perlindungan anak/remaja dari muatan sensual, intim, atau yang berpotensi membangkitkan hasrat seksual serta salah tafsir.
Isi Pengaduan (Gabungan Kritik Masyarakat):
1. Adegan Skinship/Intim Berlebihan pada Karakter dan Pemain Minor.
Program ini sering menampilkan adegan skinship intim (pelukan lama, ciuman, posisi intim, framing kamera provokatif) antar karakter siswa SMA yang masih di bawah umur. Beberapa adegan berlangsung cukup lama dan dikemas sedemikian rupa sehingga mudah memicu fantasi seksual serta munculnya fan edit 18+ di media sosial.
Hal ini berpotensi mengeksploitasi pemain anak secara visual dan persepsi, melanggar martabat serta psikologis mereka, serta menyalahi kewajiban perlindungan anak dalam produksi siaran.
2. Ketidakkonsistenan Naskah dan Kualitas Cerita.
Selain itu, alur cerita sering mengalami plot hole, keputusan karakter yang mendadak berubah tanpa alasan yang kuat, serta pengembangan karakter yang kurang konsisten. Hal ini mengurangi kualitas hiburan dan membuat penonton kecewa, terutama karena program ini ditujukan untuk kalangan remaja.Kami menghargai upaya kreatif dalam menghadirkan cerita romansa kekinian. Namun, ketika melibatkan karakter dan pemain di bawah umur, produser dan lembaga penyiaran wajib menerapkan batas etika dan hukum yang lebih ketat.
Harapan Kami:
•KPI segera memeriksa ulang episode-episode Asmara Gen Z, khususnya adegan-adegan intim yang melibatkan minor.
•Memberikan teguran atau sanksi administratif kepada SCTV dan Sinemart sesuai ketentuan P3SPS.
•Meminta produser merevisi arahan adegan agar lebih menghormati perlindungan anak serta meningkatkan kualitas naskah dan konsistensi cerita.
Demikian pengaduan ini saya sampaikan. Saya siap memberikan keterangan tambahan atau bukti pendukung jika diperlukan.
Hormat saya
[Nama Lengkap Anda]
[Nomor HP]
[Alamat Email]
[Kota/Tanggal]
hqmts@harqeelmates
Izinkan kami menyampaikan pandangan ini dengan jujur, dengan tetap menghormati Penulis dan Pihak Produksi #AsmaraGenZ Bukan untuk menjatuhkan, tapi karena kami peduli. Beberapa alur dan karakter terasa kurang konsisten dan perlu dipertimbangkan kembali. Salam, Harqeelmates
Indonesia

info joki skripsi/tesis yg trusted dong guys please, buat temenku, kasian bbrp kali ketipu terus🥺😢 #zonauangㅤ #zonajajan
Indonesia
pancong retweetledi

gw beneran at my limit nonton #BeriCintaWaktu hari ini. klo ada yg nyuruh gue sabar, PLS, JUST SHUT UP. ini bkn lg soal selera, tp soal quality control & narrative coherence yg terjun bebas. gw respect sm penulis karena gw tau bikin ip itu susah, tp this is getting out of hand.
Indonesia
pancong retweetledi

Suka bangett sama editan ini nemu di app sebelah, keren bangett…before & after…tapi after everything they will come back together with deeper love & more strongest relationships because they are deeply in love with each other🪻💜
Cr : raganatte
#BeriCintaWaktu
English








