farah ramadhani

16.5K posts

farah ramadhani banner
farah ramadhani

farah ramadhani

@farahlayli

I don’t mind not being cool.

Katılım Ocak 2012
0 Takip Edilen603 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
farah ramadhani
farah ramadhani@farahlayli·
hey @iqbaale . thanks for always being you. i never regret that i loved you since day one. be a good man, and don’t forget to pray ya sayang? promise me one thing, don’t ever change your personality. i love you, and i miss you already.
English
1
0
1
0
farah ramadhani retweetledi
𓆩𓆪
𓆩𓆪@lilvampxi·
trusting people is scary
English
76
11.1K
24.2K
1.7M
farah ramadhani retweetledi
BANG HAKIEM
BANG HAKIEM@warpopski·
Selain DEDE NGNTT adalagi satu PAY NGNTT jangan sampe bang popo tau 🤸
BANG HAKIEM tweet mediaBANG HAKIEM tweet mediaBANG HAKIEM tweet mediaBANG HAKIEM tweet media
Indonesia
718
2.7K
8.9K
1.7M
farah ramadhani retweetledi
J.S. Khairen
J.S. Khairen@JS_Khairen·
Kamu tahu? Dulu ada orang2 yg diasingkan & dibungkam gara2 mengkritik. Mereka dikirim ke pulau, ke daerah2 terpencil. Orang2 itu bernama Bung Karno, Bung Hatta, Tan Malaka, Cut Nyak Dien, dll. Buanyaakkk sekali. Apa hadiah dr kritik mereka? KEMERDEKAAN! Bima & Lampung. Itu baru 1 orang di era modern ini. Sy yakin ada banyak Bima Bima lainnya. Mustahil pak, menyuruh Gen Z dan millenial diam2 saja. Wong kami dari kecil, sudah pegang mouse dan ponsel pintar. Alat yg bagi sebagian generasi kami, mungkin jd mesin pencetak drama2 unfaedah, namun bagi sebagian lainnya, justru alat utk memperlihatkan betapa kami sayang dan peduli pd negeri ini. Tangis Bima, marah & ketakutannya, adlh tangis, marah & rasa takut kami juga! Ada kepal tinju kami, ada suara kami yg tertahan di isaknya sore ini! Kalau yg dia sampaikan adlh bohong, bgmn bisa orang2 Lampung berbondong2 melakukan hal serupa? Jika bbrp waktu lalu spall spill ramai oleh pejabat2 di Kemenkeu, maka boleh jd skrg gelombang baru muncul: pada pemda, pemkab, dan pemkot. Ditunggu Bima Bima dari provinsi lainnya! Dituntut utk transparent goverment. Skrg paham kan, kenapa sy menerbitkan novel judulnya BUNGKAM SUARA? Kalian yg sudah baca, kalau kelak novel ini rupanya ada yg tak suka, ada yg ngadu dan mengada2, ada pengacara yg melaporkan dgn alasan antah barantah, setidaknya kalian sudah baca. Ini adlh novel terpenting yg pernah sy tulis selain novel ‘Kami (Bukan) Sarjana Kertas’ dan ‘Melangkah.’ Kalau novel ini nanti kenapa2, sy bisa bangga bahwa penerbit yg meminta naskah ini utk mereka terbitkan adalah:Grup Gramedia. Penerbit terbesar di Indonesia. Bapak2, ibu2, berbenahlah. Kami lihat2, di tubuh Polri yg sering kena ‘kritik’ saja, skrg mulai tampak kok sedikit2 mereka berbenah. Byk petinggi2nya yg lgsg respons jg di sosial media. Ngomong2 soal anak muda Lampung. Di UI dulu, teman2 kami ada byk anak2 Lampung. Mereka berprestasi. Begitu lulus, byk yg tak mau kembali. Contoh lain: editor sy, salah 1 editor terbaik di Indonesia skrg, juga berasal dr Lampung. Kamu pikir, sebuah novel bisa bestseller, bisa difilmkan, itu murni karena si penulisnya saja? Ada kejeniusan editor di sana! Lalu saat SMA, kami ikut sebuah kompetisi nasional. Diikuti oleh pemenang dr tiap provinsi, sy dkk mewakili Sumatera Barat. Tahu siapa yg juara? Para pemuda Lampung! Bahkan jarak nilai ke juara 2-nya saja, jauh sekali. Jika SDM anak2 muda provinsi ini hebat2, kenapa mereka banyak tak mau pulang? Dari sini saja dulu pertanyaannya pak, bu. Kenapa mereka getol sekali mengkritik? Ini mereka orang2 pintar loh, bukan sembarangan kritik. Mereka sesayang itu pd provinsi ini. Kawan2ku, Gen Z dan Milleinal. Marahlah, marahlah. Masa depan kita, tak boleh diwariskan oleh tangan2 besi yg bahkan mendengarkan “rasa sayang” saja tak mau. Anda2 yg mau maju 2024 nanti, entah pilpres, pilkada, ingatlah ini baik2 pak, bu. Kami ini fair. Kalau kalian berprestasi, apresiasi akan dtg dgn sendirinya. Kalau apa yg bapak ibu urus bagus, kami takkan ada yg protes saat gaji kalian kelak naik berkali2 lipat. Kami akan cepat2 mengakui, kalau perlu kami yg melindungi kalian dr kepentingan2 ular berbisa yg mengelilingi. Buat kalian yg mungkin marah, gemetar, geleng2 lihat berita Bima ini, renungkanlah sebentar. Kita sungguh tak mau melihat ada tangis & takut seperti Bima lagi. No single tear, no single blood we want from this. Kami hanya mau didengar. BUKAN DIBUNGKAM SUARA! Sungguh kalau pemerintah Lampung berani terbuka, berani mencontreng satu per satu kritikan Bima, berani ngebenerin keluhan warga Lampung, orang2 akan akui dgn sendirinya. Kecuali emang ternyata… ah sudahlah.
J.S. Khairen tweet media
Indonesia
671
18.6K
85.4K
6.4M
farah ramadhani retweetledi
Netflix Indonesia
Netflix Indonesia@NetflixID·
Saking kerennya akting Marsha Timothy & Oka Antara di sini, wah... Nggak sanggup berkata-kata lagi sih... Biar bintang yang bicara. 🌟🌟🌟🌟🌟
Indonesia
651
1.9K
12.1K
3.9M
farah ramadhani retweetledi
Dino
Dino@Widino·
5 dus x 12 = 60 pcs 1 pcs = 1 bulan 12 pcs = 1 tahun 60 pcs = 5 tahun 5 tahun ga beli sabun cuci piring 😭😭😭
Indonesia
291
375
7K
331.9K
farah ramadhani retweetledi
Dino
Dino@Widino·
Ada suratnya juga. Gemoyyy bgt bentuknya stroberi wkwkwk. Terima kasih banyak @UnileverIDN 🙏
Dino tweet mediaDino tweet mediaDino tweet media
Indonesia
72
78
2.5K
310.7K
farah ramadhani retweetledi
dr. Akhada Maulana, Sp.U, MARS🔻
Bismillaah... Usulan Menkeu Ibu Sri Mulyani utk menaikkan cukai rokok tidak bs untuk tidak saya dukung.. Bagaimana tidak? Hampir 90 % pasien saya dengan kanker kandung kemih pasti merokok. Dan itu tdk hanya di Lombok. Hampir d setiap kota di Indonesia kasus kanker kandung kemih
dr. Akhada Maulana, Sp.U, MARS🔻 tweet media
Indonesia
399
5.7K
15.6K
0
🧟‍♀️
🧟‍♀️@insidemyknees·
aku mau cik selamanya berteman sm arsya yaaaaaaaaAlllaaahhhhh buaek pol pol an😭🤍
Indonesia
1
0
0
0
farah ramadhani retweetledi
🥑
🥑@alpokatmentega·
🥑 tweet media
ZXX
339
17.1K
61K
0
🧟‍♀️
🧟‍♀️@insidemyknees·
pgn bct tp frh uda bobok soalnya yg mau ngeladenin ak cm dia yg lain aj cpk sm ak hm terharu jg, i owe u🥺 @farahlayli malming mau ditraktir ap?! dlm 1x24jam kl g da respon hangus😊
Indonesia
2
0
0
0
/al.is.sa/
/al.is.sa/@AlissaFadhilah·
Salah sendiri renang siang siang 😌 sudah jelek makin jelek 🤸‍♀️🤣
Indonesia
1
0
0
0