hunnie

55 posts

hunnie banner
hunnie

hunnie

@farhanakey

Katılım Haziran 2024
39 Takip Edilen6 Takipçiler
hunnie retweetledi
Han🍀
Han🍀@0xhanyfa·
Semalem gue baru belajar istilah baru Kalian pernah denger “duck syndrome” gak? Duck syndrome itu kondisi pas seseorang keliatannya santai, hidupnya aman2 aja. Padahal aslinya lagi capek, banyak tekanan, burnout, sama stres yang dipendem sendiri. Kenapa dianalogiin sama bebek?
Indonesia
375
30.4K
125.8K
1.8M
hunnie retweetledi
blue ✮
blue ✮@cherishyuha·
Makin banyak bunganya, udah hampir menuhin deket exit gang apel. Stasiun bekasi timur wangi bangeet 🫶🏻
blue ✮ tweet mediablue ✮ tweet mediablue ✮ tweet media
Indonesia
193
11.5K
73.8K
1.4M
hunnie
hunnie@farhanakey·
turut berduka cita 💔❤️‍🩹🥀 dan sumpah PLS beneran stop with that “gen z lemah” agenda jujur muak jg sebagai gen z
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada kabar duka yang sangat berat hari ini dan di baliknya ada cerita yang menurut gue harus diketahui semua orang. dr. Myta Aprilia Azmi meninggal dunia pada 1 Mei 2026 dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal. Tapi sebelum dia meninggal ada surat resmi dari IKA FK Unsri yang mengungkap fakta-fakta yang sangat mengkhawatirkan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Ini bukan sekadar dokter yang sakit lalu meninggal: Berdasarkan investigasi internal dan kronologi tertulis yang dikumpulkan IKA FK Unsri ada empat temuan yang menurut gue perlu lo baca dengan sangat serius. Pertama — beban kerja yang tidak manusiawi. Dr. Myta menjalani tiga bulan tanpa libur di bangsal dan IGD. Tiga bulan. Tanpa libur. Dan selama itu dia bekerja tanpa supervisi dokter definitif melanggar aturan Kemenkes yang jelas menyatakan dokter internship statusnya dokter magang, bukan pekerja tetap rumah sakit. Kedua — kelalaian medik yang sangat mengkhawatirkan. Dr. Myta sudah melaporkan gejala sakit sejak Maret 2026. Tapi dia tetap dipaksa menjalani jadwal jaga malam dalam kondisi sesak napas berat dan demam tinggi. Yang paling mengejutkan: saturasi oksigennya sudah menyentuh 80% sebelum akhirnya mendapat penanganan yang layak. Saturasi 80% itu bukan kondisi ringan. Itu kondisi darurat yang seharusnya langsung ditangani. Ketiga — dugaan malapraktik administratif. Obat Sulbacef kosong di rumah sakit. Dan pasien yang merupakan tenaga kesehatan di wahana tersebut yaitu dr. Myta sendiri diminta mencari obat sendiri di luar. Dokter yang sakit disuruh cari obatnya sendiri. Keempat — tindakan intimidasi dan upaya penutupan informasi. Ada arahan dari oknum pembimbing untuk merahasiakan kondisi dr. Myta agar tidak terjadi prolong atau perpanjangan masa internsip. Dan ada narasi gaslighting yang menyerang para dokter internship ketika mereka menyuarakan hak dasar kesehatan mereka dengan sebutan "generasi Z lembek." Ini bukan kasus individual. Ini adalah cerminan sistem: Yang membuat kasus ini lebih dari sekadar tragedi personal adalah konteksnya yang sangat sistemik. Dokter internship di Indonesia berstatus dokter magang bukan pegawai tetap. Tapi dalam praktiknya mereka diperlakukan seperti tenaga kerja penuh tanpa perlindungan yang memadai. Tidak ada batasan jam kerja yang ditegakkan. Tidak ada supervisi yang dijamin. Tidak ada mekanisme yang melindungi mereka ketika mereka sakit dan membutuhkan istirahat. Dan ketika mereka berani bersuara mereka dibungkam dengan label "lembek." Dokter yang sesak napas dengan saturasi 80% dan demam tinggi tetap dipaksa jaga malam. Ini bukan tentang ketabahan atau dedikasi. Ini adalah eksploitasi yang berpotensi fatal. Dan terbukti fatal. IKA FK Unsri bergerak dan ini langkah konkret yang mereka tuntut: Surat resmi tertanggal 30 April 2026 dari Ketua Umum IKA FK Unsri, dr. H. Achmad Junaidi, Sp.S(K)., MARS., ditujukan langsung kepada Menteri Kesehatan RI. Isinya empat tuntutan. Audit menyeluruh terhadap RSUD K.H. Daud Arif sebagai wahana internship dan evaluasi kelayakan oknum pembimbing yang terlibat dalam kronologi ini. Perlindungan agar tidak ada sanksi administratif atau ancaman prolong terhadap dr. Myta dan rekan-rekan internship lain yang mengalami beban double job akibat kekosongan posisi. Somasi administratif kepada RSUD agar memberikan penjelasan resmi dan pertanggungjawaban atas pengabaian kondisi klinis dr. Myta sejak awal sakit. Dan tidak menutup kemungkinan langkah hukum jika ditemukan unsur pidana terkait kelalaian yang mengancam jiwa. Yang paling menohok dari seluruh cerita ini: Dr. Myta Aprilia Azmi sudah melewati bertahun-tahun kuliah kedokteran yang keras. Sudah melalui koas. Sudah lulus ujian. Sudah berhasil sampai di tahap internship tahap terakhir sebelum resmi menjadi dokter penuh. Dan di tahap itu dia jatuh sakit, melaporkan kondisinya, tidak didengar, tetap dipaksa bekerja, saturasi oksigennya jatuh ke 80%, dan akhirnya tidak sempat menikmati gelar dokter yang sudah dia perjuangkan bertahun-tahun. Sementara ada oknum pembimbing yang sibuk memikirkan bagaimana supaya kondisinya tidak menyebabkan prolong bukan bagaimana supaya dia bisa sembuh. Untuk semua dokter internship yang sedang membaca ini: Kalian bukan "generasi Z lembek." Kalian adalah manusia yang berhak atas jam kerja yang manusiawi, supervisi yang layak, dan penanganan medis ketika kalian sakit. Itu bukan privilege. Itu hak dasar. Dan untuk sistem yang selama ini menganggap dokter internship sebagai tenaga kerja murah tanpa perlindungan kasus dr. Myta harus menjadi titik balik. Bukan hanya menjadi trending topic sehari lalu dilupakan. Semoga dr. Myta Aprilia Azmi mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Dan semoga perjuangan ini tidak sia-sia. Al-Fatihah. cc: threads

Indonesia
0
0
0
36
hunnie retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu bisa menjadi pengisi waktu luang. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak. Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG. Hasil penelitian ini cukup bikin gue kaget antara lain: -Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri -Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun Short video ternyata berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah. Yang menarik dari studi ini adalah: Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control) 𝗞𝗘𝗦𝗜𝗠𝗣𝗨𝗟𝗔𝗡 Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.
Nicholas Fabiano, MD@NTFabiano

Addiction to short-form videos is associated with reduction of brain activity in the frontal lobe and weakened focus.

Indonesia
200
6.9K
17.3K
716.1K
hunnie retweetledi
Mgs M Rizqi Fadhlurrahman
Mgs M Rizqi Fadhlurrahman@rizqirizqi·
Jadi ceritanya bbrp hari lalu tiba2 ibu gw nelpon. Dalam kondisi agak panik, katanya ga sengaja ngeklik undangan digital yg formatnya APK. Langsung lah gw minta forward APKnya ke gw. Lalu gw coba bongkar untuk caritau apa yg dilakukan sama app tersebut.
Mgs M Rizqi Fadhlurrahman tweet media
Indonesia
392
17.6K
70.7K
3.2M
hunnie
hunnie@farhanakey·
ngga pernah sesedih ini mau pisah sama org :( sakit bgt rasanya
Indonesia
0
0
0
8
hunnie retweetledi
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
HATI-HATI untuk kalian yang sering curhat ke AI!! Jadi ada penelitian yang menunjukkan bahwa AI itu CENDERUNG LEBIH MENYETUJUI tindakan kita, bahkan bila tindakannya berbahaya. Nah penelitian ini awalnya untuk mencari tahu apakah benar AI memang bisa memperkuat "delusi" kita dan dapat berbahaya bagi orang lain. Ternyata dibandingkan dengan manusia, AI ternyata 47-51% LEBIH MUNGKIN SETUJU dengan tindakan kita, bahkan di hal-hal yang berbahaya. Oleh karena itu, meminta pendapat kepada AI, dapat berpotensi lebih 'menjerumuskan' kita, seandainya pandangan kita kurang tepat. Bahkan karena cenderung setuju, kita cenderung lebih percaya pada AI dibandingkan kepada orang lain. Jadi bagi kalian yang rutin curhat ke AI, tolong disikapi dengan hati-hati, dan jangan lupa meminta pendapat juga ke manusia lain yaa. Semoga bermanfaat!
dr. Adam Prabata tweet media
rin 🐢@excalilburned

itulah kalo lu kebanyakan divalidasi ama chatgpt jadinya susah nerima perbedaan pendapat orang lain

Indonesia
100
1.5K
3.7K
164.6K
hunnie retweetledi
HiyaTaenggg🍋
HiyaTaenggg🍋@hayeeku·
Siapa yang edit woi?!! Ngakuu🫵🏻😭
Indonesia
148
3K
17K
277.4K
hunnie retweetledi
The Figen
The Figen@TheFigen_·
😂😂
The Figen tweet media
QME
457
1.1K
23.6K
5M
hunnie retweetledi
K-Drama Menfess
K-Drama Menfess@kdrama_menfess·
•kdm• ⚠️ PROBONO ⚠️ Si dawit orgil bgt woy di eps 11 akhir akhir 😭😭😭😭 berani beraninya dia nyentuh hakim agung dan pendiri oh&partners😭😭😭😭😭
K-Drama Menfess tweet media
Indonesia
11
131
1.2K
31.9K
hunnie retweetledi
INFO DRAKOR
INFO DRAKOR@infodrakor_id·
Ms. Hammurabi ✅ The Devil Judge ✅ Probono ✅ Ditulis oleh penulis yang sama, Moon Yoo Seok jakkanim👏🏻👏🏻
INFO DRAKOR tweet media
Indonesia
19
272
1.8K
46.1K
hunnie
hunnie@farhanakey·
capek n alhamdulillah
Indonesia
0
0
0
11
hunnie retweetledi
༒︎
༒︎@offprozac·
༒︎ tweet media
ZXX
151
28.3K
175.7K
2.8M
hunnie retweetledi
nami
nami@robinO__O·
nami tweet media
ZXX
486
3.6K
40.5K
1.6M