Farkhan

12.6K posts

Farkhan banner
Farkhan

Farkhan

@farkhan__

Life Observer // Prokopton.

Bandung, Indonesia Katılım Eylül 2009
353 Takip Edilen396 Takipçiler
Farkhan retweetledi
Salahu
Salahu@salahudeen33·
Things you shouldn't do as Muslim
English
4
105
907
51.3K
Farkhan retweetledi
Anime Tweets
Anime Tweets@AnimexTwts·
Your childhood in 1 picture
Anime Tweets tweet media
English
178
3K
15K
398.8K
Farkhan retweetledi
One Piece Daily
One Piece Daily@strawhats·
One of the Greatest Haki clashes in One Piece
English
30
271
5.7K
343K
Farkhan
Farkhan@farkhan__·
Seru dan ngerasa lega pisan perasaan teh.
Farkhan tweet media
Farkhan tweet mediaFarkhan tweet media
Indonesia
0
0
0
15
Farkhan retweetledi
Seno GP
Seno GP@senogp·
Teori ending One Piece yg masih saya percaya sejak 10thn lalu berasal dari buku ini, dari Rokushikimaster. Ending cerita One Piece belum lari dari teori di buku ini.
Seno GP tweet media
Indonesia
141
210
1.7K
302.6K
Farkhan
Farkhan@farkhan__·
Kalo pagi emang paling bener, bangun tidur lari, ngopi sambil denger ph + bonus baca buku. Nikmat yg tiada dustanya.
Indonesia
0
0
0
36
Farkhan retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini mulai kelihatan polanya asing keluar, negara masuk. Kebetulan? Atau emang lagi dirapihindiam-diam? Langkah Danantara ambil alih 4 manajer investasi Himbara senilai Rp2,7 triliun datang di timing yang bikin pasar mikir keras. Kenapa? Karena di saat yang sama, dana asing justru kabur besar-besaran dari bank jumbo. Dalam beberapa bulan di 2026: BMRI → asing keluar Rp2,45 triliun BBRI → keluar Rp3,21 triliun BBNI → keluar Rp3,11 triliun Total: hampir Rp9 triliun outflow Ini bukan angka kecil. Ini sinyal. Di saat asing keluar… domestik justru konsolidasi Masuklah Danantara: Ambil alih manajer investasi Konsolidasi kekuatan dana domestik Perkuat kontrol dalam negeri Secara teori: Bagus → kemandirian finansial naik Tapi… pasar baca beda Investor asing biasanya alergi sama satu hal: ketidakpastian kebijakan Dan langkah ini memunculkan pertanyaan: Apakah negara mau lebih dominan di sektor keuangan? Apakah aturan main akan berubah? Apakah ini awal “semi kontrol negara”? Buat asing: Kalau nggak jelas → mending keluar dulu Narasi “kebetulan” vs “arah yang disengaja” Di sini mulai muncul spekulasi liar: Versi 1 (resmi): Ini strategi memperkuat domestik Supaya nggak terlalu tergantung asing Versi 2 (yang mulai dibisikkan pasar): Asing udah baca arah kebijakan lebih dulu Mereka keluar sebelum “perubahan besar” Domestik disiapkan buat takeover likuiditas Kalau ini benar: berarti ini bukan kebetulan… tapi transisi Kenapa isu ini sensitif? Karena sejarahnya: Banyak fund di Indonesia track record-nya nggak konsisten Ada kasus pengelolaan dana yang “abu-abu” Transparansi sering dipertanyakan Jadi ketika: aset dikonsolidasi kontrol makin terpusat Pasar langsung mikir: “Ini makin kuat… atau makin berisiko?” Kalau skenario negatif terjadi: Asing makin deras keluar Likuiditas pasar turun Valuasi bank bisa tertekan IHSG jadi lebih “domestik-driven” Dan itu artinya: volatilitas bisa makin tinggi Tapi ada juga sisi positifnya Jangan lupa: Kalau berhasil: Indonesia bisa lebih mandiri Nggak terlalu tergantung dana asing Market lebih stabil jangka panjang Masalahnya cuma satu: pasar belum yakin Bukan soal Danantara doang. Tapi soal: “Arah besar kebijakan keuangan Indonesia mau ke mana?” Kalau jelas → investor stay Kalau abu-abu → investor kabur duluan Yang terjadi sekarang: Asing keluar hampir Rp9T Domestik masuk lewat konsolidasi Pasar mulai curiga Ini bukan sekadar transaksi Ini soal pergeseran kekuatan di pasar modal
Lambe Saham tweet media
Indonesia
25
75
344
65.1K
Farkhan retweetledi
Alistair🦁
Alistair🦁@BivekPuri121085·
What if Imu and Joyboy were brothers? #ONEPIECE1179
English
28
176
2.1K
47.8K
Farkhan retweetledi
Idrees Ali
Idrees Ali@idreesali114·
The latest Economist cover says it all.
Idrees Ali tweet media
English
698
17.8K
104K
3.2M
Farkhan retweetledi
Kevin Sebastian
Kevin Sebastian@kevinsebast_·
Di Indonesia, banyak yang nganggep kerja remote itu identik sama freelance. Padahal… banyak banget yang full-time, digaji bulanan, bahkan standar global. Masalahnya bukan skill aslii. Orang Indonesia itu asli ga kalah sama Singapore, Malaysia, India, atau Philippines. Secara capability, kita bisa bgt compete. Sayangnya, alesan yang dapet kerja remote masih sedikit di 🇮🇩 dibanding negara berkembang lainnya: 1.Karena belum jadi “normal” di Indo Di luar, pdhl sama2 negara berkembang, misal phillipines, kerja remote itu udah common. Di sini, masih dianggap alternatif, bukan career path yang diincer banget. Ngertinya ya PNS, dll. 2.Exposurenya masih rendah banget. Apalagi di luar kota besar, banyak yang bahkan belum tau opsi ini ada. 3.Bahasa Inggris jadi bottleneck Padahalll asli gak harus fluent, tapi cukup buat interview & komunikasi kerja sehari2 aj cukuppp. Lama2 lo jg bakalan lancar asli pas kerja nanti. Dan ini yang banyak orang males latihan, pdhl tinggal bikin script interview bahasa inggris, hafalin deh. . Padahal opportunity-nya ada dan skill kita alias orang indo jago jago banget woi. Cuman kalah berani dan yang pada apply kerja remote sedikit dibanding sebelah. 😅
adityapram@adityapramoudya

Unpopular opinion tentang kerja remote.

Indonesia
47
561
4K
146.5K
Farkhan retweetledi
dimsums🍏²⁶
dimsums🍏²⁶@psychollogay·
barusan di jalan pulang, di lampu merah, ada bapak” bonceng anaknya, anaknya lagi nangis, terus bapaknya tbtb teriak “ANAK SAYA LOLOS KEDOKTERAN UGM” semuanya langsung noleh dan tepuk tangan ngucapin, anaknya tambah nangis, HER DAD MUST HAVE BEEN SO PROUD🤎🤍🥹🥹😭😭
Indonesia
1.1K
42K
220.2K
2.7M
Farkhan retweetledi
Chef 👩🏻‍🍳
Chef 👩🏻‍🍳@chefsevenn·
Would you add ketchup, mustard, or mayonnaise? 🤔
Chef 👩🏻‍🍳 tweet media
English
1.6K
776
7.5K
188.7K
Farkhan retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
🥹
gara tweet media
QME
254
16.2K
49.4K
603.3K