
🚨Tahukah kalian bahwa... Semenjak IDAI memperjuangkan independensi kolegium, sejak saat itulah para tokoh IDAI satu per satu diberangus. Sebagian pasti manteman masih ingat seperti: 1. Dr. Fitri, saat itu ketua IDAI cabang Jawa Tengah, satu-satunya konsultan tumbuh kembang anak di RS Kariadi Semarang, dimutasi secara tiba-tiba ke RS Sardjito Yogyakarta.--Petisi dari pasien-pasien beliau bergulir, tak dihiraukan sedikit pun oleh pihak yang berkuasa. 2. Dr. Hikari, sekretaris umum PP IDAI, seorang ahli hematologi onkologi anak yang sedang mengembangkan ilmu transplantasi sumsum tulang, juga dimutasi mendadak. Akun dan SIPnya dibekukan secara sepihak. 3. Dr. Piprim, ketua umum PP IDAI dan konsultan kardiologi anak. Profesi langka yang hanya berjumlah kurang dari 100 orang se-Indonesia Raya, juga dimutasi dari RSCM ke RS Fatmawati. 4. dr. Rizky, ketua IDAI cabang Sumatera Utara, yang aktif menyampaikan kritik dan asupan ke Kemenkes, juga dipecat secara tiba-tiba dari RS Adam Malik. Panjang jalan perjuangan menuju sebuah kolegium yang independen. Credit to Yogi Prawira












