feemagination

15.5K posts

feemagination

feemagination

@feemagination

'04L

Katılım Ağustos 2021
796 Takip Edilen19 Takipçiler
feemagination retweetledi
ИIИI¹²⁷ 🍒
ИIИI¹²⁷ 🍒@127jjhlty·
#chilzenbantuchilzen di web udah sold out jadi kalian cetak aja sendiri guys, cetak buat custom e-money supaya lebih berguna atau terserah mau diapain deh ini ngga ada wmnya ya, pake aja suka-suka kalian asal jangan dikomersilkan
ИIИI¹²⁷ 🍒 tweet media
Indonesia
73
1.8K
8.7K
120.9K
feemagination retweetledi
Phoenix
Phoenix@sodaqueee·
Ya Allah manifest jadi orang tua yang settle secara mental & financial biar kalo punya anak bisa support pendidikan+karirnya
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, Safiera cewek Indonesia yang SMA di Korea pakai beasiswa, lanjut S1 double major ilmu komputer dan bisnis teknologi di kampus riset top Korea, publikasi jurnal ilmiah tahun ketiga, nulis buku Kimchi Confessions tentang kehidupan nyatanya merantau baru ngobrol sesuatu yang menurut gua adalah salah satu obrolan paling penting yang perlu didengar oleh perempuan muda Indonesia sekarang. Dan gua mau mulai dari kalimat yang paling nyakitin yang pernah dia terima dari teman sekolahnya sendiri. "Ngapain belajar capek-capek, bukannya nanti nikah juga digituin?" Safiera bilang waktu itu dia bingung mau jawab apa. Tapi sekarang setelah dia ngelewatin semua yang dia ngelewatin SMA di Korea, kuliah double major, publikasi jurnal, nulis buku dia punya jawaban yang sangat jelas dan sangat tidak bisa dibantah. Perempuan yang tidak berpendidikan tidak hanya merugikan dirinya sendiri. Dia merugikan anak-anaknya. Karena ibu adalah madrasah pertama. Sekolah pertama yang pernah dimasuki setiap manusia di muka bumi adalah pangkuan ibunya. Dan ibu yang tidak berpendidikan akan melahirkan generasi yang tidak berpendidikan. Bukan karena anaknya bodoh tapi karena fondasinya tidak dibangun dengan benar dari awal. Dan ini bukan opini Safiera semata. Ini fakta yang sudah dibuktikan berkali-kali oleh data pendidikan global. Tingkat pendidikan ibu adalah prediktor terkuat dari tingkat pendidikan anak jauh lebih kuat dari pendapatan keluarga, fasilitas sekolah, atau bahkan tingkat pendidikan ayah. Tapi gua mau mundur dulu dan cerita soal perjalanan Safiera karena ini yang bikin semua pemikirannya punya bobot yang beda dari sekadar teori. Safiera bukan anak kaya yang tinggal di Jakarta dengan akses ke semua fasilitas. Keluarganya naik turun secara ekonomi. Tapi orang tuanya punya satu prinsip yang tidak pernah diganggu gugat apapun yang terjadi dengan keuangan keluarga, pendidikan anak-anak tidak boleh dikompromikan. Ketika ekonomi lagi di titik paling bawah, prioritas tetap sekolah dan les dan lomba. Karena kata orang tuanya kami tidak bisa mewariskan harta kepada kalian, tapi kami bisa mewariskan pendidikan. Dan dari situ Safiera dan kakak-kakaknya semua perempuan, semua beasiswa luar negeri, semua jurusan STEM membuktikan bahwa investasi itu benar. Safiera mulai ikut lomba matematika dari kecil. Dari situ dia ketemu kakak kelasnya yang SMA di Korea. Dari situ dia daftar beasiswa yang sama. Dan dari situ dimulailah perjalanan yang kata Safiera sendiri tidak pernah dia bayangkan seindah dan seberat itu secara bersamaan. Korea itu bukan seperti di drama. Safiera bilang ini dengan sangat tegas dan sangat perlu didengar oleh siapapun yang punya romantisasi berlebihan tentang Korea dari tontonan K-drama atau K-pop. Teman-temannya di Korea itu naturally gifted banyak yang memang lahir dengan kapasitas kognitif luar biasa. Tapi yang membuat mereka benar-benar menakutkan bukan kecerdasan bawaannya. Yang menakutkan adalah disiplinnya. Ketika Safiera pulang ke Indonesia liburan, teman-temannya di Korea malah masuk bimbel. Ketika Safiera main, mereka belajar. Dan ketika Safiera baru mulai belajar dua minggu sebelum ujian dengan penuh persiapan ada teman Korea-nya yang belajar dua hari tapi tetap lebih bagus hasilnya karena fondasi mereka sudah dibangun selama bertahun-tahun tanpa henti. Dan dari tekanan lingkungan sekeras itulah Safiera menemukan sesuatu yang sangat berharga dia tidak pernah tahu sejauh mana batas kemampuannya sampai dia dipaksa oleh lingkungan untuk mendorong batas itu. Itu yang dia sebut sebagai hadiah terbesar dari pengalaman Korea. Bukan gelarnya. Bukan jaringannya. Bukan pengalamannya tinggal di luar negeri. Tapi kenyataan bahwa dia sekarang tahu ternyata dia bisa lebih dari yang dia kira. Dan dari sini Safiera kasih tiga hal yang menurut dia paling menentukan keberhasilan dalam belajar dan ini berlaku untuk siapapun, bukan hanya pelajar beasiswa. Yang pertama adalah mental baja. Bukan kecerdasan. Bukan bakat. Tapi kemampuan untuk tidak menyerah waktu gagal, waktu nilainya jelek, waktu teman-teman lebih bagus. Daya juang itu lebih penting dari IQ karena IQ tidak bisa berkembang kalau orangnya berhenti sebelum mencapai batasnya. Yang kedua adalah disiplin. Dan Safiera bilang sesuatu yang sangat mengena dia lebih takut sama orang yang disiplin dan kerja keras daripada orang yang pintar. Karena orang pintar yang tidak disiplin sering berhenti sebelum potensinya keluar sepenuhnya. Tapi orang yang mungkin tidak sepintar dia tapi konsisten dan disiplin mereka secara mengejutkan bisa melampaui si genius yang tidak punya etos kerja. Yang ketiga adalah time management berbasis prioritas. Safiera bilang dia belajar untuk membedakan mana pelajaran yang butuh 20 persen effort tapi menghasilkan 80 persen hasil dan mana yang butuh effort lebih besar. Tidak semua hal perlu diperlakukan dengan intensitas yang sama. Yang penting adalah tahu mana yang paling menentukan dan fokuskan energi terbesar ke sana. Dan tentang pertanyaan yang paling sering ditanyakan ke cewek pintar di Indonesia soal jodoh dan nikah dan apakah pendidikan tinggi tidak justru mempersulit mencari pasangan Safiera jawabnya sangat cerdas dan sangat tidak minta maaf. Dia bilang perempuan yang mengejar pendidikan tinggi sebenarnya sedang melakukan seleksi alamiah terhadap calon pasangannya. Laki-laki yang minder melihat perempuan berpendidikan tinggi itu bukan kerugian bagi perempuan. Itu informasi gratis bahwa dia bukan orang yang tepat. Karena kalau dari awal dia sudah tidak mendukung semangat belajar pasangannya, bagaimana dia akan mendukung semangat belajar anak-anaknya nanti? Dan dari perspektif agama pun Safiera punya jawaban yang sangat kokoh. Nabi Muhammad bilang menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Farida. Wajib. Bukan anjuran. Bukan opsional. Wajib. Dan ada bidang-bidang ilmu yang secara spesifik harus diisi oleh perempuan kedokteran kebidanan, pendidikan di sekolah perempuan, dan sebagainya. Jadi perempuan yang tidak berpendidikan bukan hanya merugikan dirinya dia meninggalkan kekosongan yang tidak bisa diisi oleh siapapun selain dirinya.

Indonesia
26
3.9K
21.3K
384.6K
feemagination retweetledi
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 🔞 no salty🙏 Ada yg pernah kecanduan PMO dan udah bisa lepas? Spill tipsnya dong😔 udah mendekatkan diri dgn Tuhan, sering jalan sm temen, sibukin diri pun ttp ga bisa lebih dari seminggu. Khusus yg pernah kecanduan PMO ya🙏🙏 makasih
Indonesia
190
304
6.6K
848.5K
feemagination retweetledi
Anis
Anis@anssxh·
Dalam 1 keluarga, harus ada satu anak yang betul-betul bangkit mengubah ekonomi keluarga dan I doakan semoga orang itu you. In sha Allah, Amin.
Indonesia
221
9.6K
50K
523.3K
feemagination retweetledi
nanas.
nanas.@buahnanaaas·
gw percaya bgt 10000% kalo ngeluarin duit buat orang tua pasti bakal diganti lebih lebihh sama allah
Indonesia
230
10.6K
55.8K
716.1K
feemagination retweetledi
mood swing
mood swing@terserahajaaku·
Cinta mati gue sm masker jepang ini.. muka ga pernah gradakan lagi 😭🙏🏻
mood swing tweet mediamood swing tweet media
Indonesia
181
1.1K
8.5K
338.6K
feemagination retweetledi
adit , jfb!
adit , jfb!@rofmeov·
lu depresi dan capek banget mikirin masa depan, eh tau tau masa depan lu sukses dan kaya raya. aminnnnn..
Indonesia
279
12K
52.3K
370.3K
feemagination retweetledi
zee
zee@bcandidd·
“duit lu ga abis-abis yaa” eh iya aamiiin ya Allah
Indonesia
113
8.1K
27.3K
243.4K
feemagination retweetledi
tarrr🦭
tarrr🦭@kuetarrtar·
rajin sholat, gak patriaki, gak kasar, suka fotoin + post foto kita, asbun tapi lucu, alis tebal, hidung mancung, wangii, tinggi, cukup sama satu cewe yaAllah. PLEASEE🙏🧎‍♀️
Indonesia
253
9.6K
34K
335.2K
feemagination retweetledi
yuna
yuna@iniyunajaaa·
dibalik lelahnya dunia, semoga hadiahnya makkah dan madinah
Indonesia
40
1.7K
7.9K
76.3K
feemagination retweetledi
xdozul
xdozul@xdozul·
yang ga post foto keluarga pas lebaran itu pasti tim keluarga kalcera (kalangan cemara anti kamera)
Indonesia
756
8.5K
48.2K
858.4K
feemagination retweetledi
git 🪐
git 🪐@zeabitxh·
@tanyakanrl i wishhh semoga suamiku nanti bisa membela aku di depan ortu dan kakak/adiknya/sodaranya. aamiin! good for you dan suami nderrr
Indonesia
14
2.8K
22.8K
319.6K
feemagination retweetledi
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
COBA DEH SESEKALI PAS SELESAI SHOLAT DOANYA MINTA KAYAK Gini.... 1. Ya Allah, aku tak punya apapun yang bisa kutunjukan, namun aku berharap engkau menyukai kebaikanku walaupun kebanyakan yang kumiliki adalah dosa 2. Ya Allah, sibuk lah aku dengan kebaikan hingga aku lupa akan kesedihan 3. Ya Allah, jauhkan aku dari rasa lelah hingga aku bersyukur atas keberkahan 4. Ya Allah, jika doa yang kulangitkan terhalang oleh dosa yang perna kulakukan, maka maafkan aku serta hapus lah dosa dosa ku ya Allah 5. Ya Allah, tunjukkanlah kepada hamba seindah apa hidup ini dan semudah apa hidup ini. 6. Ya Allah, jadikanlah ibuku di antara wanita wanita surga 7. Ya Allah, sebelum engkau cabut nyawaku, berilah aku kesempatan agar aku bisa mengasihi makan seluruh anak Indonesia
Indonesia
46
8.9K
36.8K
481K
feemagination retweetledi
RTAG
RTAG@rtagmedia·
omongan adalah do’a, gaji 2digit, lingkungan ga toxic, perjalanan ke kantor ga jauh, pimpinan atau bos yg baik. Aamiin
Indonesia
173
11.6K
42K
392.3K