Lee Ara retweetledi
Lee Ara
22 posts

Lee Ara retweetledi
Lee Ara retweetledi
Lee Ara retweetledi

@naoirikarei Jadi celah inilah sering dipakai untuk "menolong" pasien. Pasien diarahkan langsung ke IGD RS supaya segera ditangani, karena kalo di puskesmas dulu, harus nunggu proses rujukan yg bisa jadi lebih lama ketimbang langsung ke IGD RS.
Indonesia
Lee Ara retweetledi

@naoirikarei IGD RS di Indonesia tuh sering banget penuh, jadi banyak yang susah nerima rujukan, sementara kalo pasien datang sendiri itu ga boleh ditolak. Sementara kalo puskesmasnya ga punya kemampuan buat nanganin kondisi yang buruk, semakin lama delay semakin mengancam kondisi pasien.
Indonesia

@naoirikarei @wasweswoshhh iya ka, semoga nanti kalau gapaham jangan asal menyebarkan narasi ya ka, lebih baik di pahami lebih dahulu 🙂🙏🏻
Indonesia

@naoirikarei @redia_serkaria rumah ku deket rs btw dan setiap hari lewat jalan yang sama, tapi waktunya ga bakal lebih dari 30 menit seperti narasi yang kaka bicarakan
Indonesia

@naoirikarei @wasweswoshhh gaada yang bilang gabisa ya kak, BISA tapi prosedur nya lamaaaa sedangkan kondisi pasien seperti itu, kakak paham ga si?
kita semua memikirkan yang terbaik buat pasien ka
Indonesia
Lee Ara retweetledi

@TaliUdeng @AldhitamaR memang muntah itu ga selalu gawat/darurat kok, dan saya dokter jadi saya credible untuk ngmg ini
lagian kl emg darurat, pasti IGD terima dan akan tangani, kl disuruh minta rujukan berarti memang bukan gawat, krn IGD punya sistem triase. ngerti triase?
Indonesia
Lee Ara retweetledi

@TaliUdeng @AldhitamaR Makin kubaca, makin ngawur dan ngotot banget seakan-akan paling tau sistem.
Intinya,
IGD 24/7, Poliklinik (umumnya tidak 24/7)
Tambahan,
Kalo gawat darurat TIDAK PERLU rujukan sama sekali. Langsung ke IGD saja.
Be mindful please.
Indonesia
Lee Ara retweetledi

@naoirikarei @redia_serkaria kaka kerumah sakit mana 30 menit? lewat pabrik"? ke rsud ga nyampe segitu.
narasinya terlalu di lebih" kan ga si ka rika?
Indonesia

@naoirikarei @desertedminds @requevt @anxiesist ga apple to apple ya kak kalau di bandingin dari tkp, karna yang dibahas sebelumnya kan kenapa tidak di antar ambulan ke rs?
kakak aja ga tau disitu ada dokter, pasien di tensi dan di cek GCS atau kesadarannya ya, kaka berharap bisa di periksa apalagi kalau di puskesmas
Indonesia

@blondvocalist @KeyPram @naoirikarei @desertedminds @requevt @anxiesist betul bgt kak 🙏🏻 @naoirikarei
Indonesia

@KeyPram @fibulatibia @naoirikarei @desertedminds @requevt @anxiesist @naoirikarei tau tuh. pdhl sesimpel di igd puskesmas itu gaada sarprasnya. pasien jatuh di jalan trs kesadarannya menurun. menurutmu cara ceknya pake apa? di puskesmas emg ada ronsen? ada ct scan? kalo pasiennya gak sadar, emg di puskesmas bisa intubasi? minimal mikir 🙏
Indonesia

@naoirikarei aku di tkp juga ka dan lebih tau bagaimana kondisi pasien dan aku juga tau kakaknya tapi kakaknya menyebarkan narasi yang di lebih"kan
bagaimana kaka tau sop nakes? emang kakanya nakes? bukan kan
Indonesia

@redia_serkaria @naoirikarei betul ya ka, jarak ke rs hanya 10 menit
Indonesia

@naoirikarei Kak, aku mau berbagi perspektif sebagai orang yg pernah kerja di puskesmas dan RS. Dalam situasi seperti ini, jika jarak ke RS dekat (<30 menit), bisa jadi alasannya diminta langsung bawa ke RS adalah meminimalisir delay pada proses rujukan.
Indonesia

@naoirikarei @desertedminds @requevt @anxiesist jarak ke rs hanya 10 menit bukan 30 menit.
udh di tensi pasiennya, di cek GCS nya di bilang bingung?
kalau kaka ga ngerti jangan nyebarin hoax ka
Indonesia

@naoirikarei @desertedminds @requevt @anxiesist terus kenapa di minta buru" ke rs?
karena pasiennya penurunan kesadaran, sedangkan igd puskes itu alat nya terbatas
kalau pasiennya di tahan" nanti malah perburukan
Indonesia



