Sabitlenmiş Tweet
Rifka Anggraini
22.9K posts

Rifka Anggraini
@fikanggraini
Homo ludens | only retweeting most of the time
Indonesia Katılım Haziran 2009
431 Takip Edilen329 Takipçiler
Rifka Anggraini retweetledi
Rifka Anggraini retweetledi

@SianiparRismon Polisi nggak dipercaya, UGM nggak dipercaya, KPU nggak dipercaya, bahkan mungkin Tuhan sekalipun kalau bicara ijazah Jokowi asli ,kaupun tak percaya, katanya ahli,masak digital forensik dipakai meneliti barang analog,lucu kalian. Seperti bocah yg baru belajar shoftware.😀
Indonesia
Rifka Anggraini retweetledi
Rifka Anggraini retweetledi

@just_ann77 Ini jelas bgt NPD kalo ditolak, lsg ngejatohin lawan sejadi2 nya 💩
Indonesia
Rifka Anggraini retweetledi

Pantesan dulu dia kena santet wkwk
Cheyenne kdk@oowoohyun
di tengah semua orang pontang-panting setengah mati cari duit ni kimak udah dua kali open donasi buat KUCING PRIBADINYA 34jt + 13jt padahal dia aslinya anak pejabat dan tiap hari bisa hedon beli barang mahal????? nyamikkkk enak ya duit rakyat kecil 🤭
Indonesia
Rifka Anggraini retweetledi
Rifka Anggraini retweetledi
Rifka Anggraini retweetledi
Rifka Anggraini retweetledi

@dhemit_is_back Mario dandy, Robert tannur, lady aurelia.
Anak-anak yang terindikasi dikasih makan duit haram emang bawa malapetaka
Indonesia
Rifka Anggraini retweetledi

@dhemit_is_back Info dari pengacara “Lady ini terganggu secara kejiwaan”
Emang harus di DO dan di cabut gelar sarjananya sih ini pricess, sangat berbahaya kalau jadi dokter anak mami yang gangguan jiwa 😭

Indonesia

@lambepaklurah Si lady anaknya yg baju merah? Kok segitunya 🙂↔️
Indonesia

“Seorang dokter muda di Palembang dianiaya karena masalah jadwal jaga akhir tahun,” tulis keterangan unggahan tersebut, dikutip Kamis (12/12/2024).
Dari video yang beredar, terdengar teriakan, “Kalau ngomong baik-baik” kata seorang pria berkaos merah yang belum diketahui identitasnya. Dokter muda yang dipukuli pun dengan lantang membalas pernyataan itu, “Sudah baik-baik.”
Kronologi:
Tertera di tangkapan layar WhatsApp kalau korban pemukulan adalah ketua stase anak. Korban diketahui sudah tiga kali ganti jadwal jaga, karena tidak pernah puas.
“(Korban) Selalu ngomong tidak adil (perihal jadwal jaga), padahal teman-teman sudah setuju,” terang keterangan di WhatsApp.
Dijelaskan juga di chat itu, sebelum kejadian pemukulan, korban pulang dari jadwal jaga stase anak pukul 16.00 WIB, karena dapat telepon dari ibunya yang bernama Lady.
Sumber berita: iNews.id
Indonesia



























