what if
kuliah gratis, buku-buku gratis, transum merata ke seluruh daerah, tenaga pendidik digaji layak, lulus kuliah ga pusing cari kerja, perpusda buka 24 jam, trotoar layak pakai, UMR naik, ga ada parkir dan pungli.
(omg mimpi basah ak as a wni hiks)
Gak bisa berempati sama korban kecelakaan, korban bunuh diri, orang miskin, kaum marjinal, lingkungan yang dirusak, perempuan, korban kekerasan seksual, korban eksploitasi, ibu dengan beban ganda, teman2 disabilitas atau penyakit mental, and the list goes on. Terus bisanya apa?
tolong jangan remehin depresi, tolong jangan remehin kasus bunuh diri. kalau semisal kalian nggak merasakan jangan mengatakan hal yg jahat, tau ga berusaha buat bangun aja itu susah buat mereka terkadang.
jika nggak mengerti, jangan jadi orang jahat