🏄🏻‍♀️🌺🧁♡

4.2K posts

🏄🏻‍♀️🌺🧁♡ banner
🏄🏻‍♀️🌺🧁♡

🏄🏻‍♀️🌺🧁♡

@flourisv

𓈒 𓐍 ⎯⎯ . . 🍄👧🏻 ꒱ 𝘩𝘦𝘢𝘳𝘵-𝘵𝘢𝘱𝘦 03’. glossed eyes, fevered dreams, still soft for it. 🩰 ౨˚₊ 🍡🍧 𓂂

ㅤㅤㅤㅤㅤSurabaya Katılım Ocak 2016
756 Takip Edilen868 Takipçiler
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
💚 pamerin dulu sini hasil ngalis kalian ✋🏻 pake implora pomade tanpa concealer
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
497
15
1.1K
151.5K
🏄🏻‍♀️🌺🧁♡
@tanyarlfes sorry to say kamu kok mau dijanjiin janji murahan gitu gapunya hubungan terus langsung nikah aja emang bisa percaya gitu ajaa?😮‍💨
Indonesia
0
0
0
603
Tanyarlfes
Tanyarlfes@tanyarlfes·
Guys, kalo cowo kaya gitu gimana ya? Tolong kasih penjelasannya dong gaes🙏🏻 💚
Tanyarlfes tweet media
Indonesia
241
12
527
135.3K
🏄🏻‍♀️🌺🧁♡
evaluasi kurir spx looo biar paket ga hilang terussssss @ShopeeID atau hapus aja spx lo isinya kurir nakal nakal gaada komunikasi logika nya pada ga jalan udah cod tetep aja kecolongan
🏄🏻‍♀️🌺🧁♡ tweet media
Indonesia
1
0
1
97
adit , jfb!
adit , jfb!@rofmeov·
lu pada sadar ga klo lu juga sebenernya toxic dan redflag??
Indonesia
916
1.3K
11.1K
209.6K
7th Year : DANII ANOMALI
@kaikai_llie loh, dianya juga gtu kok kak wkwkwk like idol like fans bajingan najis flop mampus lo ya bangsat solo egois babi ((kesal))
Indonesia
19
50
2K
50.2K
Heal Me!
Heal Me!@hypmetalkid·
@RidhaIntifadha HAHAHAHAHA dikira pesenan seblak apa ya, dipanggil ga ada dikasihin ke orang 😭😭😭
Indonesia
2
0
0
1.4K
M. Ridha Intifadha
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha·
Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan... Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya. Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi. Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil. Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya. Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!" Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh. Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?' Dijawab: 'Iya' Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.' Dijawab: 'Iya gitu, teh?' Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri? Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?' Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?' Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya. Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.” Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih? Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.' 'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor. Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak' Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya? Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?' Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan. Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.
M. Ridha Intifadha tweet media
BELL🚫@mudahtertawa_

curiga ada sindikat jual beli bayi di rumah sakit hasan sadikin bandung. ditinggal 30 menit, anaknya udah ada di tangan orang lain. pas di tanya jawabannya: "soalnya kamu lama, dipanggil gak ada, jadi aku kasih ke teteh itu" sumber: nindy5760

Indonesia
272
1.9K
5.5K
803.2K
Daily Survival 🔻
Daily Survival 🔻@SurvivalBoyz·
@RidhaIntifadha Ih kalau saya mah mending langsung lapor polisi karena itu sudah masuk ranah pidana. Ngapain muter-muter lapor ke Gubernur yang ranahnya administratif pemerintahan.
Indonesia
14
0
0
3K
Long Nose
Long Nose@dcffein_coffee·
@txtdaritaxpayer Ini yg dimaksud dgn teh nindy tuh sama dgn teh nina saleha bkn? Kl bkn jgn" alesan anaknya kena sakit paru" bocor tuh emg cuma alibi aja padahal gak ada anak samsek? Soalnya yg kasus nina saleha jg sama katanya ibu" yg ambil anak dia itu anaknya si ibunya jg lg kena paru" bocor
Indonesia
1
0
15
5.6K
txtdaritaxpayer
txtdaritaxpayer@txtdaritaxpayer·
tadi nemu orang yg spill alasan si ibu mau tuker bayi-nya. like whaatttt??? gilaa benerr
txtdaritaxpayer tweet media
M. Ridha Intifadha@RidhaIntifadha

Kasus Viral: Bayi Hampir Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sang Ibu Ngamuk ke Perawat Berikut saya coba terjemahkan dari Bahasa Sunda. Punten kalau ada salah mengartikan... Saya mah tidak terima ya ke perawat yang ada di RS Hasan Sadikin. Tega ya, anak saya dikasih ke orang lain. Terus orang lainnya itu bego gitu ya. Sudah tahu saya memandikan anak sejak subuh, terus bawa baju anak, kan RS menyarankan untuk membawa baju bayi. Terus Teteh (ibu lainnya) itu kan datangnya siang. Saya sudah menunggu di RS. Tapi saya kok tidak dipanggil-panggil, tapi Teteh yang itu kok udah dipanggil. Kan anak saya itu jadwalnya kembali (dibawa pulang), karena dibilangnya sudah sehat. Sedangkan, anaknya Teteh itu harusnya pulang, ternyata tidak jadi. Katanya, ada kebocoran di paru-parunya. Saya sudah lama menunggu, tapi tidak dipanggil-panggil. Ya sudah, saya ke bawah karena sudah lapar. Lalu ada feeling, seperti ada yang kasih tahu, "segera ke atas, lihat anaknya, ayo!" Ketika di atas, apa (yang saya lihat)? Anak saya ada di tangan orang. Syukurnya belum jauh. Coba kalau sudah jauh. Saya pun nanya: 'Teteh, mau pulang?' Dijawab: 'Iya' Saya tanggapi: 'Ih, kenapa itu bajunya sama selimutnya itu kayak anak saya.' Dijawab: 'Iya gitu, teh?' Malah dijawab gitu. Lah memang tidak tahu muka anaknya sendiri? Dia yang melahirkan? Atau kalau tidak, bapaknya gitu? Masa tidak tahu anak sendiri? Terus Suster itu beloon gitu. Saya kejar: 'Sus, itu anak saya, kenapa dikasih ke orang?' Terus jawabnya apa? 'Oh ya, tadi saya panggil-panggil ibu Nina Salehah, kenapa tidak ada?' Lah terus kalau tidak ada, kenapa anak saya harus dikasih ke orang lain? Bego enggak? Coba bayangkan jika kamu berada di posisi saya? Terus seandainya anak saya sudah dibawa jauh? Gimana rasanya? Marah enggak? Iya marah atuh~ Ini mah bukan barang. Barang mah biarin saja. Lah ini mah anak manusia. Anak darah daging saya. Terus apa kata susternya? “Oh iya, maaf, dari tadi, Ibunya dipanggil-panggil tidak ada. Ya udah, saya kasih ke Teteh itu.” Goblok enggak? Apa maksudnya itu? Kamu dibayar bukan sih gitu? Dibayar berapa jika menjual anak saya? Lah, anak saya itu sehat. Kamu pikir enggak sih? Terus apa lagi? Gelang RS-nya kenapa sampai dilepas? Saya tanya: 'kenapa gelang RS-nya sampai dilepas?' Dijawabnya 'Iya, takutnya banyak virus di dalam.' 'Di mana-mana juga di rumah sakit takut tertukar anak, sebelum keluar, gelang nggak akan dilepas.' Saya marah, saya tidak terima. Kalau dilaporkan juga, saya viralkan sekalian. Pak Dedi (Gubernur) tahu, itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor. Bagaimana itu kalau kejadian anak saya tidak ketemu? Silakan bayangkan! Malah bilangnya: 'Sttt, bu, jangan teriak-teriak!' Goblok enggak? Pikir, anjing! Marah saya. Untung anak saya… karena feeling, firasat, intuisi, 'segera ke atas, lihat anak' Coba kalau sudah jauh, bayangkan! Malah susternya cuma bilang maaf, maaf saja. Cukup dengan maaf? Kalau jadi susternya, kenapa sampai dikasih ke orang yang bukan ibunya? Terus Teteh yang itu beloonnya itu kenapa sampai diterima? 'Kan kamu tuh belum kasih baju. Kalau memang belum bawa baju, kenapa sampai diterima?' Untungnya saya hafal (baju yang dibawa untuk anak). Coba jika saya telat beberapa menit, mungkin anak saya sudah tidak tahu dibawa ke mana. Goblok enggak? Marah saya, sekalian saja diviralkan. Bukannya saya… maaf... Tidak terima saya mah. Cukup dengan maaf, maaf, tetapi dengan watados (wajah tanpa dosa). Satpamnya juga sama saja.

Indonesia
52
698
5.6K
374.9K
Unesa Fess
Unesa Fess@yunesafess·
Rek! Info birthday treat Surabaya dong, kalo bisa yg di royal aja😭
Indonesia
7
1
63
6K
heyyyyy
heyyyyy@r_aaaaaaa_·
Pengen ke sidoarjo. Di sidoarjo ada apa ya?
Indonesia
501
22
588
65.1K
Z
Z@Zulmi_Fuada·
@flourisv Gak ada rasa takut kah pas diajak ke Suramadu?
Indonesia
1
0
0
21