kritikus nasi goreng

34.3K posts

kritikus nasi goreng banner
kritikus nasi goreng

kritikus nasi goreng

@friedricejava

Sekuat tenaga 'pun belum tentu bermakna, upayakan yang maksimal.

ÜT: -7.668305,109.662402 Katılım Ocak 2012
624 Takip Edilen851 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
kritikus nasi goreng
kritikus nasi goreng@friedricejava·
@kencrotawn Mari kira sambut monday dengan khidmat agar semua bisa tersyasaty
Indonesia
3
66
270
0
Extra Time Indonesia
Extra Time Indonesia@idextratime·
BAAAAMMM IGOR JESUS CHELSEA 0-2 NOTTINGHAM TIM APA INI 😭😭😹
Indonesia
77
5
324
29.1K
kritikus nasi goreng
kritikus nasi goreng@friedricejava·
Nanti ini lo, nanti anu lo, sistem tai. Sesimpel sk kepastian kerja aja dijadikan alat pengancaman. Budaya sampah.
txt keresahan WNI@KapudS640

Hari ini baca timeline isinya ngeri, karena gue sendiri juga ASN. Ada dosen PNS yang diancam pecat gara-gara ngritik kebijakan. Terus ada istri PNS diteror buzzer sampai WA-nya diserang karena bikin utas yang dianggap ngeluhin kebijakan. Abdi negara sekarang definisinya jadi hamba sahaya penguasa kah? Buka suara dikit langsung mau dikarungin. (1) Siang tadi hawanya lagi lumayan nyengat (meski sekarang mendung). Habis sholat Zuhur berjamaah, gue milih ngemper dulu di pelataran masjid. Niatnya nunggu agak adem dulu. Di sebelah gue ada Pak Trisno, tetangga beda blok yang baru pensiun. Tumben mukanya kusut. "Tumben Pak belum balik, nunggu agak ademan ya?" gue iseng buka obrolan. Dia cuma narik napas panjang, tangannya pelan-pelan mijit lutut kirinya yang kelihatannya mulai sering sakit karena faktor u. (2) "Panasnya nyengat betul. Tapi kepala saya rasanya lebih panas dari ini, Mas," balasnya pelan. Lalu sunyi lumayan agak lama. "Anak saya si Rini, semalem nelepon," dia mulai cerita. Rini ini baru sekitar setahun lalu sujud syukur abis lolos CPNS guru SMP di sebuah kabupaten pinggiran Jateng yang berbatasan dgn Jabar. Gue langsung benerin posisi duduk biar lebih enak dengerinnya. (3) "Dia cerita soal atap sekolahnya. Gentengnya udah bocor sebagian, balok kayunya keropos. Rini takut kalau pas lagi ngajar, atapnya ambruk nimpa anak murid di kelas," lanjutnya dengan mata berkaca-kaca. Gue ngangguk pelan. "Loh, kan tinggal lapor ke dinas atau minimal di-videoin aja biar viral, Pak. Sekarang kan eranya gitu," kata gue santai nyoba ngasih solusi. Pak Trisno senyum kecut dengernya, persis kayak orang yang lagi nahan getir melihat realita hidup orang kecil. (4) "Itu dia masalahnya, Mas. Rini pengen banget ngerekam terus di-upload ke medsos. Tapi dia takut ngeliat berita brlakangan ini." "Ada istri PNS yang cuma bahas kebijakan pemerintah di medsos, menurutnya standar aja, eh nomor WA-nya diserang, suaminya ikut diancam. Apalagi lihat dosen yang mau dipecat itu." Pak Trisno benerin kopiahnya. "Kepala sekolahnya juga udah wanti-wanti, nyuruh diem aja biar Pemda nggak malu. Nanti SK PNS seratus persennya malah bisa ditahan sama orang dinas lho." (5) Gue refleks mijit pelipis. Niat baik mau nyelamatin nyawa murid malah dipelintir jadi tindakan pembangkangan. Kejujuran ternyata mahal harganya. "Saya bingung, Mas. Dari Rini kecil, saya selalu ngajarin buat jujur. Tapi pas udah jadi abdi negara, kejujuran malah bikin dia terancam kehilangan kerjaan," suaranya makin pelan. Angin siang yang lewat di pelataran masjid bukannya bikin adem, malah kerasa makin pengap dan rasanya nyekik leher. (6) Gue ngeraih air mineral di sebelah gue, neguk isinya yang mulai anget. Tenggorokan ikutan kering denger curhatan bapak ini. "Bapak nggak salah ngajarin kejujuran. Rini juga nggak salah. Sistemnya aja yang udah kebolak-balik, Pak," jawab gue pelan mencoba menenangkan pikirannya yang lagi kalut. Sebagai sesama ASN, gue paham betul posisi Rini. Terjepit antara nurani dan urusan perut. Kadang milih diam itu bukan pengecut, tapi kalkulasi yang realistis demi bisa bayar tagihan. (7) "Terus Rini baiknya gimana, Mas? Kalau dibiarin, itu nyawa anak orang bisa melayang ketimpa genteng lho," tanyanya penuh harap menatap gue. Gue mikir bentar nyari celah aman. "Paling bener pakai jalur whistleblower aja, Pak. Rini fotoin diem-diem kondisinya dari akun anonim aja." "Atau kirim datanya ke akun publik yang biasa nerima aduan warga. Biar viralnya dari luar, bukan dari tangan Rini langsung. Jejak digital Rini bersih dan posisinya di sekolah tetep aman." (8) Pak Trisno manggut-manggut denger saran gue. Wajahnya lumayan mendingan dikit sekarang. "Bener juga ya, Mas. Biar orang luar aja yang ributin. Kasihan anak saya kalau harus maju ngelawan birokrasi pemda. Gaji PNS pertama Rini itu harapan besar buat keluarga kecilnya." Loyal ke negara mestinya ngelindungin rakyat, bukan nutupin aib pejabat. Tapi nyatanya, abdi negara selalu dipaksa merem tiap ada kebobrokan di depan mata mereka demi karir yang aman. (9) Kalau ketahuan bersuara di medsos, langsung dikerahkan barisan pendengung buat nyerang personalnya. Nomor keluarga diteror, dituduh macam-macam tanpa bukti. Ujung-ujungnya, pilihan paling masuk akal buat pegawai rendahan ya cuma diem. Nahan mual tiap ngantor demi bawa pulang beras buat nyambung hidup anak-istri. Azan Asar masih lama. Pak Trisno perlahan berdiri, nepuk-nepuk sisa debu yang nempel di sarung kotaknya sambil tersenyum pait ke arah gue. (10-End) "Saya duluan ya. Mau ngabarin ibunya Rini biar nggak kepikiran terus. Anak itu mending saya suruh ngajar biasa dan jadi peniup peluit aja, biar aman karirnya," ucapnya getir. Gue cuma ngangguk dan diam ngeliatin punggung bapak tua itu yang pelan-pelan menjauh. Matahari siang tadi emang cukup terik ngebakar kulit. Tapi ngeliat kejujuran abdi negara yang gampang dibungkam pakai teror picisan, rasanya negeri ini malah lagi di titik tergelapnya. cc:threads papaforplanet

Indonesia
0
0
0
12
kritikus nasi goreng retweetledi
hilma
hilma@galaxctvs·
Setuju banget sama Raditya Dika: “Kita tidak sepenting itu untuk orang lain. Berhenti memikirkan hal yang di luar kuasa kita. Pendapat orang soal kita itu di luar kuasa kita, nggak usah dipikirin.” Jadi, lakuin apa yang kamu suka karena yang ngejalanin hidup itu kamu ✨
Indonesia
114
3.1K
6.7K
128.3K
.
.@aan__·
Sepanjang streaming mu liverpool volume suara aku gedein bgt. Kalik aja samar2 ada suara teriak “biyajhingaaann” itu pasti dr tirta yg lg di stadion
Indonesia
17
98
1K
34.4K
Mujab MS
Mujab MS@MSMujab22·
Presiden kita gak ngucapin hari pendidikan ya?
Indonesia
552
3K
17.9K
654.8K
Pangeran
Pangeran@pangeransiahaan·
The last time I was on TV talking and presenting football was in 2019. I've retired since and it's been 7 years. No longer a "pundit" or whatever. Football content creating is just a hobby these days. And ive been acting as a mere fan. But the past few weeks have been itching my guts, especially when people are recklessly interpreting the historical and socio-political aspects of football (two things that really interest me). Maybe i should make a return. Maybe
English
40
37
547
34.7K
kritikus nasi goreng retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Selamat fans manutd! Secare gentle kuakui musim ini Liverpool kalah. Home dan away kalah. Posisi juga kalah. Selamat atas kelolosannya ke ucl. Sebuah pengalaman berharga banget bisa nonton derby northwest langsung dari oldtrafford
TIRTA tweet media
Indonesia
389
893
8.8K
150.2K
kritikus nasi goreng retweetledi
Morgan
Morgan@utdscope·
WHAT A GIF😭😭😭❤️❤️❤️
GIF
English
57
3.9K
31.7K
339.6K
kritikus nasi goreng retweetledi
alvin.
alvin.@pengaturant·
Banyak orang lagi silent struggle. Keliatanya fine, ketawa, jalanin hari kayak biasa. Padahal deep down-nya lagi capek-capeknya bertahan. So, be kind. Always. Kita ngga pernah tahu seberapa berat dunia seseorang hari ini.
Indonesia
72
16.6K
31.9K
413.1K
kritikus nasi goreng retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Dan di situ kita belajar satu hal penting: nggak semua hal perlu kita respons. Nggak semua opini perlu kita lurusin. Nggak semua drama perlu kita ikut masuk. Kadang, diam itu bukan kalah, tapi cara kita melindungi energi sendiri. Milih tenang itu juga bentuk kedewasaan, karena kita sadar, hidup kita nggak harus habis buat hal-hal yang nggak membawa kita ke mana-mana. Semakin kita ngerti batasan, semakin kita juga ngerti mana yang layak tinggal, dan mana yang cukup kita lewati aja.
Indonesia
3
157
440
10.3K
kritikus nasi goreng retweetledi
vyooo
vyooo@vyowiz_·
Aku setuju dengan statement ini: "Bahwa hidup akan jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. Not everything is our attention, not everything deserve our energy. Ada banyak hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa harus selalu kita dengar, kita bahas, ataupun kita lihat".
Indonesia
60
14.7K
30.8K
437.5K
kritikus nasi goreng retweetledi
Strootsy
Strootsy@strootsys·
Weekend yang proper Pas hari Kamis ngiranya udah Jumat Lega sadar masih Kamis & besoknya libur Jumat kerasa kayak udah Sabtu Hari ini leha-leha, ternyata jg masi Sabtu Berarti weekend yg pas itu 3 hari ya?
Indonesia
108
2.6K
12.9K
208.5K