yayuk
604 posts








kalo lo dianggap buruk sama orang gapapa emang?

Duka yang dialami bareng-bareng, bisa terasa ringan karna kita punya tempat berbagi. Bisa saling cerita karna ngalamin hal yang sama. Kayak duka kehilangan anak kami. Gue beruntung bisa berduka bareng istri. Tapi ternyata, duka bersama ini pun, akhirnya tetap terasanya sangat pribadi. Dirasakan sendiri. Ditata sendiri dalam hati. Ga sanggup lagi untuk dibagi. Bukan karna pasangan kita ga ada atau ga peduli. Tapi karna kami berdua butuh pulih. Duka seperti ini, bisa datang tanpa aba-aba. Timingnya ga ada yang bisa menduga. Saat rasa duka itu muncul tiba-tiba, lo ga mau narik orang lain dalam luka yang sama. Lo ga mau pasangan mu harus merasakan sedih saat itu juga. Jadi, memproses perasaan pedih itu, akhirnya tetap harus sendiri. Makes sense ya.











