⠀⠀
Welcome home, Newbies! Sebagai sambutan awal, silakan ambil hadiah manis yang telah saya siapkan khusus untuk kalian. Semoga masa belajar kalian penuh dengan kenangan menyenangkan. Sampai bertemu di kelas pertama! 🤍
⠀⠀
⠀
Halo, semuanya!!~
Selamat datang, namaku Ivy. Maaf baru sempat menyapa, yaa!
Salam kenal!!~ Jangan sungkan kalau mau hubungi aku. Semangat buat kelas pertama, belanja— pokoknya selamat memulai lembaran baru ini. ♡
⠀
"Terima kasih atas kelasnya, Profesor. Selamat malam," ucap pemuda itu setelah memastikan presensinya telah terisi. Ia lalu bangkit dari tempat duduknya dan melangkah tenang, kembali ke asrama untuk beristirahat.
"Jika berhasil, maka ujung tongkat bisa mengeluarkan warna, atau bahkan tidak mengeluarkan warna sama sekali," Wrenleigh mengeluarkan lembar presensi ke atas mejanya.
"Kelas sudah di penghujung, jadi saya akhiri kelas kita malam ini, ya," senyum hangatnya kembali terlihat.
"Boleh sambil dinikmati, boleh juga untuk dibawa pulang ke asrama," tutur Wrenleigh seraya kembali ke depan dan area tengah kelas.
"Pengucapannya dengan penekanan di kata LOH dan MOR, al-LOH-ho-MOR-ah. Gerakan tongkatnya seperti huruf 'S', namun terbalik,"
Tangannya kembali menjentik, membuat peri rumah muncul dan membagikan kudapan untuk para murid, para peri rumah itu juga memberikan selembar perkamen mengenai informasi tentang mantra Alohomora.
"Saat mantra Alohomora belum di temukan, mantra pembuka objek yang digunakan dulunya adalah Portaberto, cara kerjanya memecahkan kunci dari pintu, meninggalkan efek lubang berasap di tempat lubang kunci yang seharusnya berada," ia berjalan ke sisi kanan kelas.
"Sebelum kematian Elsrickle, ia sempat tertangkap saat menyusup ke rumah penyihir. Agar dibebaskan, ia menukar pengetahuannya tentang Alohomora pada si pemilik rumah agar dibebaskan. Dia berhasil bebas, dan mantra ini akhirnya juga berhasil tersebar luas di seluruh Britania,"
"Setelah kembali ke tanah kelahirannya di Britania, Elsrickle menggunakan Alohomora untuk meneror London, mencuri dari rumah-rumah milik Muggle maupun penyihir. Nama lain seperti Thief's Friend bukan tanpa alasan," ucapnya menatap salah satu muridnya yang menyimak dengan serius.
@orchidevs "Mantra ini berasal dari Afrika dan kemudian dibawa ke Britania sekitar abad ke-17 oleh seorang penyihir bernama Eldon Elsrickle setelah mempelajarinya dari seorang penyihir Afrika Kuno," jelasnya seraya menjentikkan jari, membuat perkamen beterbangan ke meja masing-masing murid.
"Selamat malam," sapanya memandangi banyak pasang mata. "Selamat datang di divisi dark wizard untuk yang sudah memilih divisi, dan selamat datang juga untuk teman-teman mungil yang baru saja menginjak kastil. Perkenalkan, nama saya Wrenleigh, bisa dipanggil Wren."