🕊

545 posts

🕊 banner
🕊

🕊

@gemanabastala

온리윳댕 :3

RPS. 𓍢ִ໋🌷͙֒ mdni Katılım Ocak 2026
23 Takip Edilen49 Takipçiler
🕊
🕊@gemanabastala·
plis butuh lanjutannya yasa-dani 😭🙏🏻 nyari au daengyut tuh kek oasis di padang pasir, dan makasih kak udah jadi musafir yg … — HAHAHAHA pastii lanjut kok tp sabar ya hehe aku lg berusaha buat bikin alurnya se-make sense mungkin karena pake setting tem… @gema/a/116839882919902958" target="_blank" rel="nofollow noopener">alterspring.org/@gema/a/116839…
Indonesia
0
0
0
9
🕊
🕊@gemanabastala·
bete blm dicium pacarmu yg tiga itu ya? :(
🕊 tweet media
Indonesia
0
0
0
33
🕊 retweetledi
🪶
🪶@notyearning·
deconstructing my faith as a queer woman is one of the most disconcerting experiences i've ever had, and yet it only taught me one thing. 🔗 open.substack.com/pub/chlementin…
🪶 tweet media🪶 tweet media🪶 tweet media
English
2
21
78
9.1K
🕊
🕊@gemanabastala·
@wiishberry YEAYYY happy reading! huhu aku gatau jg knp baru lewat emg twitter algorithm gak ketebak
Indonesia
1
0
1
18
🕊
🕊@gemanabastala·
@nyangcabegaram wakakakak sama sama ett ternyata dah ada translateannya dari dee yak 🤣🤣
Indonesia
0
0
0
14
🕊
🕊@gemanabastala·
@nyangcabegaram 2. (lanjutannya) 🐹 : hah apasihh kemana itu kok sampe ga bisa dihubungi segala 🌷: ke darjo (sidoarjo) 🐹 : MOTHERFUCKER sini sana aja koar koar lu bawa soto aja masih anget sampe tempatnya
Indonesia
0
0
0
19
🕊
🕊@gemanabastala·
@nyangcabegaram 2. 🌷: aku izin slowrespon ya yang mau perjalanan jauh sama anak anak jangan kangen ya ditinggal pacarmu yg ganteng se indonesia raya ini 🐹 : mau kemana kok tiba tiba ngabarinnya mau kemana kamu yang 🌷 : diajak anak2 healing katanya nanti kalo aku susah dihubungi jgn rewel ya
Indonesia
0
0
0
16
🕊
🕊@gemanabastala·
tak akoni si cantik stok sabar e kueceee soale lek aku wis baku hantam ae mbe arek iku
dee@serenadeiv

#syonkul as gay surabaya lagi

Indonesia
1
0
0
133
🕊 retweetledi
dee
dee@serenadeiv·
#syonkul as gay surabaya lagi
dee tweet mediadee tweet mediadee tweet mediadee tweet media
dee@serenadeiv

#syonkul as sastra rona pasangan hits surabaya yang suka ngedate di tunjungan *click alt for translation

Indonesia
1
22
94
3.7K
🕊
🕊@gemanabastala·
@kucingbungul whaaa- 😲 i didn't know it was THIS messy omfg what is wrong with people 😭😭😭
English
0
0
0
112
sha
sha@rikuuuing·
riku themed press ons nail set made by me :3
sha tweet mediasha tweet media
English
19
0
91
2.2K
🕊 retweetledi
icel
icel@lesbioneriku·
#YURIKU: same age season has passed (click show translation to read in english) aku baru saja genap berusia 23 tahun, yang membuat usiaku sudah tidak lagi sama dengan sahabatku. ia baru saja menginjak usia 22 tahun dua bulan lalu, tepat ketika angin musim semi yang segar berembus di tokyo—kota kelahirannya. kehadiran pria ini pun terasa persis seperti musim semi. awalnya keras dan kaku, bagaikan dinginnya musim salju yang perlahan mulai menghangat karena sake yang kuminum saat berusia 21 tahun hanya untuk mengusir dingin yang menusuk tubuh. masih terpatri jelas di benakku saat pertama kali kami bertegur sapa di kota yang benar-benar asing bagiku. aku berasal dari tempat yang dekat dengan laut. aku baru memulai segalanya dari nol ketika usiaku bahkan belum genap 20 tahun. berbanding terbalik dengannya yang tumbuh besar di metropolitan tokyo dan sudah lebih dahulu mengenal seoul sejak usianya masih 19 tahun. meski begitu, pengalaman yang ia miliki tidak pernah membuatku merasa tertinggal. aku tahu ia akan selalu berjalan sedikit lebih dulu dariku, tetapi ia seolah sengaja memperlambat langkahnya agar kami bisa tiba di tujuan secara bersamaan. sahabatku bukan seseorang yang banyak bicara, tetapi kehadirannya selalu terasa. di mataku, ia adalah sosok yang mampu memberiku keyakinan bahwa dunia akan baik-baik saja—seolah aku kembali menjadi remaja berusia 18 tahun yang siap menyambut babak baru dalam hidupnya. semakin dewasa, semakin banyak ujian yang datang silih berganti. namun setiap kali ia datang ke kamarku hanya untuk duduk diam dan mendengarkan semua keluh kesahku, atau sekedar menyebut koleksi swafotoku imut, aku kembali teringat bahwa hidup terkadang dapat dijalani seringan usia 17 tahun, yang berlalu begitu cepat hanya dalam satu kedipan mata. terkadang aku bertanya kepada semesta, mengapa kami dipertemukan dengan cara seperti ini? lalu aku tersadar, seandainya kami bertemu lebih awal, mungkin semuanya tidak akan berjalan seindah sekarang. ego kami saat masih menginjak usia 16 tahun terlalu besar. kami barangkali hanya akan menjadi dua remaja keras kepala yang terus beradu argumen. amarah kami bahkan tidak akan reda hanya dalam waktu 15 menit. semesta rupanya menunggu hingga kami selesai berdamai dengan diri sendiri sebelum akhirnya mempertemukan kami. bukan berarti kami tidak pernah bertengkar. ada saat-saat ketika ia membuatku ingin mengumpat layaknya anak berusia 14 tahun—yang merasa seluruh dunia tidak pernah memahaminya. ia juga cengeng dan sulit ditebak, seperti anak laki-laki berusia 13 tahun yang baru memasuki masa pubertas. sering kali membuatku kebingungan, tetapi pada akhirnya aku selalu berjanji kepada diriku sendiri di bawah ledakan kembang api penghujung tahun, bahwa aku masih ingin menghabiskan 12 bulan lagi bersama dirinya. sebab, segala sumpah serapah dan perdebatan kami tidak akan pernah sebanding dengan hangatnya obrolan pukul 11 malam di balik selimut kamar rumahku di kampung halaman. aku menyayanginya. aku memandangnya dengan caraku sendiri yang hampir bisa kupastikan tidak akan dipahami oleh orang lain. bahkan jika ada 10 orang yang bertaruh di depan wajahku, aku yakin tetap akan menjadi pemenangnya. terdengar berani, tentu saja. sahabatku adalah orang yang mengajariku untuk tidak takut terhadap apa pun. ah, kurasa ia memang benar-benar jelmaan kucing oranye. semua nasihat yang ia berikan terdengar seolah ia memiliki 9 nyawa. atau mungkin ini memang kehidupannya yang ke-8, sehingga ia berbicara seperti seseorang yang memahami segala perkara—padahal modal utamanya hanyalah keberanian yang tidak bisa dibedakan dengan nekat. senin hingga minggu, rasanya aku ingin menghabiskan seluruh 7 hari hanya untuk berbagi cerita dengannya. namun, seiring waktu berjalan, tuntutan menjadi orang dewasa membuat kami tidak lagi leluasa menghabiskan waktu bersama. hidup terasa seperti dadu bersisi 6 yang dilempar secara acak; pada akhirnya selalu ada satu sisi yang menghadap ke atas— [cont.]
icel tweet media
Indonesia
1
43
126
6.2K
🕊
🕊@gemanabastala·
apa ini kok tulisannya blur???.... oh ternyata air mata gw ㅜㅡㅜ THIS IS SO BEAUTIFUL KAK ICEL 💧___💧
icel@lesbioneriku

#YURIKU: same age season has passed (click show translation to read in english) aku baru saja genap berusia 23 tahun, yang membuat usiaku sudah tidak lagi sama dengan sahabatku. ia baru saja menginjak usia 22 tahun dua bulan lalu, tepat ketika angin musim semi yang segar berembus di tokyo—kota kelahirannya. kehadiran pria ini pun terasa persis seperti musim semi. awalnya keras dan kaku, bagaikan dinginnya musim salju yang perlahan mulai menghangat karena sake yang kuminum saat berusia 21 tahun hanya untuk mengusir dingin yang menusuk tubuh. masih terpatri jelas di benakku saat pertama kali kami bertegur sapa di kota yang benar-benar asing bagiku. aku berasal dari tempat yang dekat dengan laut. aku baru memulai segalanya dari nol ketika usiaku bahkan belum genap 20 tahun. berbanding terbalik dengannya yang tumbuh besar di metropolitan tokyo dan sudah lebih dahulu mengenal seoul sejak usianya masih 19 tahun. meski begitu, pengalaman yang ia miliki tidak pernah membuatku merasa tertinggal. aku tahu ia akan selalu berjalan sedikit lebih dulu dariku, tetapi ia seolah sengaja memperlambat langkahnya agar kami bisa tiba di tujuan secara bersamaan. sahabatku bukan seseorang yang banyak bicara, tetapi kehadirannya selalu terasa. di mataku, ia adalah sosok yang mampu memberiku keyakinan bahwa dunia akan baik-baik saja—seolah aku kembali menjadi remaja berusia 18 tahun yang siap menyambut babak baru dalam hidupnya. semakin dewasa, semakin banyak ujian yang datang silih berganti. namun setiap kali ia datang ke kamarku hanya untuk duduk diam dan mendengarkan semua keluh kesahku, atau sekedar menyebut koleksi swafotoku imut, aku kembali teringat bahwa hidup terkadang dapat dijalani seringan usia 17 tahun, yang berlalu begitu cepat hanya dalam satu kedipan mata. terkadang aku bertanya kepada semesta, mengapa kami dipertemukan dengan cara seperti ini? lalu aku tersadar, seandainya kami bertemu lebih awal, mungkin semuanya tidak akan berjalan seindah sekarang. ego kami saat masih menginjak usia 16 tahun terlalu besar. kami barangkali hanya akan menjadi dua remaja keras kepala yang terus beradu argumen. amarah kami bahkan tidak akan reda hanya dalam waktu 15 menit. semesta rupanya menunggu hingga kami selesai berdamai dengan diri sendiri sebelum akhirnya mempertemukan kami. bukan berarti kami tidak pernah bertengkar. ada saat-saat ketika ia membuatku ingin mengumpat layaknya anak berusia 14 tahun—yang merasa seluruh dunia tidak pernah memahaminya. ia juga cengeng dan sulit ditebak, seperti anak laki-laki berusia 13 tahun yang baru memasuki masa pubertas. sering kali membuatku kebingungan, tetapi pada akhirnya aku selalu berjanji kepada diriku sendiri di bawah ledakan kembang api penghujung tahun, bahwa aku masih ingin menghabiskan 12 bulan lagi bersama dirinya. sebab, segala sumpah serapah dan perdebatan kami tidak akan pernah sebanding dengan hangatnya obrolan pukul 11 malam di balik selimut kamar rumahku di kampung halaman. aku menyayanginya. aku memandangnya dengan caraku sendiri yang hampir bisa kupastikan tidak akan dipahami oleh orang lain. bahkan jika ada 10 orang yang bertaruh di depan wajahku, aku yakin tetap akan menjadi pemenangnya. terdengar berani, tentu saja. sahabatku adalah orang yang mengajariku untuk tidak takut terhadap apa pun. ah, kurasa ia memang benar-benar jelmaan kucing oranye. semua nasihat yang ia berikan terdengar seolah ia memiliki 9 nyawa. atau mungkin ini memang kehidupannya yang ke-8, sehingga ia berbicara seperti seseorang yang memahami segala perkara—padahal modal utamanya hanyalah keberanian yang tidak bisa dibedakan dengan nekat. senin hingga minggu, rasanya aku ingin menghabiskan seluruh 7 hari hanya untuk berbagi cerita dengannya. namun, seiring waktu berjalan, tuntutan menjadi orang dewasa membuat kami tidak lagi leluasa menghabiskan waktu bersama. hidup terasa seperti dadu bersisi 6 yang dilempar secara acak; pada akhirnya selalu ada satu sisi yang menghadap ke atas— [cont.]

Indonesia
0
0
1
77
🕊
🕊@gemanabastala·
this is so random but i think sion is tobey spiderman while riku is andrew
🕊 tweet media🕊 tweet media🕊 tweet media🕊 tweet media
English
2
0
5
522
🕊
🕊@gemanabastala·
type shit sakuryo would do
English
0
0
1
46
🕊
🕊@gemanabastala·
@bunihaem he only needs one popcorn
English
1
0
0
39
🕊
🕊@gemanabastala·
@kuruskerinq YESYESYES (but syon better know how to not break her back)
GIF
English
1
0
0
26