Lebih berhati-hati lagi dijalan dan fokus , terlebih saat harus pulang larut malam dan melewati jalan yg rawan .
saran sih mending menginap saja di teman ato sodara.
Sedikit bercerita
Tepat nya Tadi malam Sabtu jam 00 : 20
Sepulang dari ujung berung dari rumah teman bantuin bongkar bal
saya memutuskan pulang ke rumah pada jam 11 lewat ke perumnas pasadana daerah tangsi mekar majalaya dengan mengendarai motor .
*Lanjut dikomen*
kejadian yg baru pertama x dialami selama hidup hampir terbegal bersyukur masih selamat dan yg pasti kapok pulang larut malam .
Oh iya pada saat dilempar saya melihat pergerakan 2 manusia LEMAH dibawah pohon diantara semak semak gelap yg siap menerkam ketika lengah dan terjatuh
yg ahirnya sya dapat mengendalikan motor dan tanpa pikir panjang saya tancap gas se kencang2 nya , sampai akhir nya Alhamdulillah sampai di rumah dengan selamat
dengan hati dan jantung berdebar kencang dan mulai terasa rasa sakit di tangan dan dada kiri karna terkena lemparan
saat sudah merasa tenang motor pun ku gas g terlalu kencang
nah sebelum naik jembatan tiba2 dari arah depan ada lemparan keresek warna merah yg di buntel buntel kira kira segede bola takraw
mengenai tangan dan dada kiri
motor sempat oleng ke kanan hampir menabrak pembatas jalan
ditambah dibelakang ada motor yg mengikuti dan g lama kemudian motor yg dibelakang menyusul di lihat dari jaket ny dia memakai jaket Gojeg hati sedikitnya tenang dan tak lama di perempatan si amang gojeg berbelok ke kanan
saya pun lanjut lurus ke arah jalan cicalengka-majalaya
Dari awal sudah sedikit ragu untuk pulang karna sudah larut malam, dri ujung berung sampai solokan jeruk masih aman walaupun sudah sepi tapi masih ada beberpa motor lewat sedikitny memberi rasa tenang,
pas masuk jalam anyar sangat sepi dan gelap penerangan lampu jalan yg minim.