Givar

8.2K posts

Givar banner
Givar

Givar

@giigipp

a full-time overthinker and wonderer | INFP

bgr-lpg Katılım Temmuz 2023
196 Takip Edilen187 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Givar
Givar@giigipp·
[FRIENDSHIP APPLICATION] Name: Givari Age: 21, 22 this year Occupation: college student Domicile: bgr-lpg Zodiac: Scorpio Height: ±170 Hobby: denger musik, jalan², masak resep dari tiktok (pas di rumah) Fun fact: kuliah IT tapi gk bisa ngoding 😭 (not really a "fun" fact🫠)
Givar tweet mediaGivar tweet mediaGivar tweet media
Indonesia
8
0
17
19K
Givar retweetledi
Givar retweetledi
Prateekaaryan 𝕏
Prateekaaryan 𝕏@AaryanPrateekX·
When I say modern-day dating has become miserable and is more of a humiliation ritual than love, this is what I mean. Look at her texts and the misery in her life. she tried to put in her best effort and wanted to talk to him, but instead, she became meme material on the internet because he wanted some likes and validation.
Himanshu @oyehimanshu0

I replied irritably, and she replied this. Now i feel bad. 🫠

English
150
5.6K
55.5K
2.1M
Givar retweetledi
Galileo
Galileo@glrhn·
Sekolahnya pun layak diapresiasi. Mereka memanusiakan manusia secara langsung tanpa pandang bulu. Jika SMA lain memposting jurusan kuliah dan nama kampus murid-murid mereka, SMA 1 Serang Baru ini lebih realistis. Mereka melihat: 1. Tidak semua lulusan beruntung untuk melanjutkan kuliah. 2. Mereka yang tidak berkuliah, langsung bekerja. Dua hal yang sebenarnya menunjukkan ada yang salah di negara kita. Kuliah seharusnya bisa gratis. Uangnya dari mana? Ah, untuk MBG saja uangnya bisa diada-adakan kok. Masa untuk pendidikan tidak bisa? SMA 1 Serang tidak mengecilkan anak didik mereka yang langsung bekerja. Mereka menampilkan anak didik mereka dengan bangga. Kadang, hal sesederhana ini bisa menyelamatkan seseorang.
txt keabsurdan wni@txtharihariWNI

Baru lulus, langsung jadi driver ojol. Salah? Atau justru lu yang salah nilai dia? Ada yang posting foto wisuda di grup driver Shopee. Komentarnya campur aduk ada yang respect, ada yang kasian, ada yang nyinyir. Dan gue rasa ini layak dibahas pelan-pelan. Yang nyinyir bilang sayang, baru lulus kok jadi driver. Tapi sayang dibanding apa? Nganggur enam bulan nunggu panggilan kerja? Atau kerja kantoran gaji tiga juta tapi habis dipotong BPJS, transport, sama makan siang? Yang pro bilang respect, itu pilihannya. Dan mereka juga nggak salah. Karena jadi driver ojol bukan pekerjaan bodoh. Itu pekerjaan yang butuh navigasi, manajemen waktu, customer service, dan mental baja setiap harinya. Tapi ada satu komentar yang paling jujur "kerja? statusnya aja mitra." Ini bukan nyinyir. Ini fakta pahit. Driver ojol bukan karyawan. Nggak ada pesangon, nggak ada THR wajib, nggak ada jaminan kalau aplikasi tiba-tiba tutup atau algoritma berubah semalam. Jadi siapa yang salah? Bukan si drivernya. Bukan juga yang merasa kasian sama dia. Yang perlu dipertanyakan adalah sistemnya kenapa pekerjaan yang dibutuhin jutaan orang setiap hari masih dianggap pilihan terakhir? Kalau hari ini lu pesen makanan, kirim paket, atau naik ojol, itu semua bisa jalan karena ada orang yang milih kerja itu. Baru lulus atau nggak, tua atau muda mereka yang ngejalanin ekonomi lu sehari-hari. Boleh respect. Boleh kasian. Boleh kritis sama sistemnya. Tapi jangan sampai lu merendahkan orang yang lagi usaha. Karena di negara ini, mau usaha itu udah lebih dari cukup untuk layak dihormati. Sekarang gue mau tanya ke lu kalau lu di posisi dia, abis lulus langsung terjun jadi driver, apa yang bakal orang-orang terdekat lu bilang? Dan menurut lu, mereka bener atau nggak?

Indonesia
1
336
1.2K
35K
Givar retweetledi
dwynna
dwynna@Dwynna_Win·
w pernah lg jalan di scbd nyari mr park trs ada sekuriti ngumpul rame2 (mungkin lg briefing) w tanya aja sekalian 👩:“pak mr park dmn ya?” 👮‍♂️: (dikasih tau arahnya) 👩: “oke makasih pak” *balik badan* 👮‍♂️: “ada yg mau kenalan nih!” (grupnya pada ketawa) 👩: *sebel* coba ngomong lg pak? (pada brenti ketawa. hening.) 👩: td siapa yg ngomong? (diem pada ga nyaman tp w masi confront) 👩: katanya mau kenalan, ayo sini (akhirnya salah satu sekuritinya lngsung arahin w lg ke mr park biar konfliknya ga eskalasi, trs w tinggal) rata2 sbenernya cupu anjir, pada ga ekspek konfrontasi.
𝗱𝗮𝗻𝗻𝘆🫧💚@beyoncegarden

OH SHE ATE THEM UP LMAOOO😭😭😭

Indonesia
59
1.3K
15.7K
623.2K
Givar
Givar@giigipp·
@Dospemz ni negara mau kontrol penuh kayak negara komunis, tapi gaya² nya kayak negara kapitalis
Indonesia
0
0
0
247
Dosen Pembimbing
Dosen Pembimbing@Dospemz·
Inilah yang disebut kejahatan struktural. Ketika negara membiarkan rakyat tetap miskin agar bergantung pada program dasar, ketergantungan itu kemudian dipakai untuk menekan mereka sendiri. Rakyat dibuat tidak berdaya, sementara yang mampu berpikir kritis diintimidasi agar tidak membangun kesadaran dan tidak membongkar cara kerja sistem yang selama ini menindas mereka.
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera

Makin kencang buzerp pemerintahan di apk sebelah🤡

Indonesia
60
5.2K
9.5K
138.9K
Givar
Givar@giigipp·
@tempodotco kalo sampe ngomong gitu, berarti emg ada unsur kesengajaan, intinya rumus menerjemahkan omongan pemerintah itu, selalu yg aslinya adalah sebaliknya
Indonesia
0
0
0
157
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Polisi: Tak Ada Unsur Kesengajaan dalam Blackout Sumatera
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
270
107
658
211.9K
Givar retweetledi
🍉
🍉@azookeeper24·
aku jg dl kaget kenapa bs dua orang experience one relationship differently. tp ya kadang hidup gitu.. akhirnya sadar ya mungkin ada yg satu hidupnya luas, ada yang satu hidupnya ga seluas itu jdnya preoccupied. never justifying hurting others in the process. tp sometimes that's just that, and nothing more.
C☆LLI@wolfiecalli

Indonesia
1
108
826
30.9K
Givar retweetledi
R 🐢
R 🐢@excalilburned·
bener bgt anjeng gw juga ngerasa learning curve freshgraduate dituntut 2x lebih kenceng dibanding tahun-tahun sebelumnya
BSTWN@bystiawan

@IndoWorkAbroad Menurut gue yang hilang bukan cuma jumlah lowongannya, tapi ladder-nya. Dulu junior bisa belajar di company yang growth-nya gila. Sekarang banyak company kecil langsung butuh orang yang udah jadi, padahal tempat belajarnya makin sedikit.

Indonesia
8
1.1K
6.8K
145.2K
Givar retweetledi
Avelino Guido
Avelino Guido@AvelinoGuido28·
Menurut gw tetap nggak ya. Apalagi setelah nonton ini jadi tahu bahwa: a. PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) ini akan literally jadi eksportir tunggal tiga komoditas strategis: batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy. b. Dibentuk dengan kecepatan yang tidak wajar: Akta notaris 18 Mei, SK Kemenkumham 19 Mei, Diumumkan Presiden 20 Mei, total: 3 hari tanpa satu pun rapat publik, tanpa DPR, tanpa asosiasi pengusaha. UU IKN yang kontroversial dan dikritik terburu-buru aja butuh 43 hari. c. DSI emang nggak ngambil aset atau operasional perusahaan masing-masing. Yang "diambil" adalah hak jual langsung ke pembeli luar negeri. Relasi dagang yang dibangun bertahun-tahun, kepercayaan buyer internasional, fleksibilitas negosiasi harga, semuanya hilang. Itu kayak lo punya restoran tapi nggak boleh terima tamu sendiri, mereka cuman bisa nyicip masakan lo dari jauh. Masalahnya kan ada kontrak yang sudah berjalan. - Banyak perusahaan sudah punya kontrak jangka panjang dengan buyer internasional yang ditandatangani jauh sebelum DSI ada - Pemerintah bilang secara lisan "kontrak lama tetap jalan" tapi tidak ada jaminan hukum tertulis sampai sekarang - Dalam hukum perdagangan internasional ada prinsip pacta sunt servanda: kontrak mengikat kedua pihak, tidak bisa diubah sepihak - Kalau buyer luar negeri merasa rekan dagang mereka tiba-tiba diganti ke DSI tanpa persetujuan, mereka bisa gugat lewat arbitrase internasional. Yang kena gugatan perusahaan Indonesia, bukan pemerintah Jadi risikonya datang dari dua arah sekaligus. Dari luar, buyer internasional bisa gugat karena kontrak dilanggar sepihak. Dari dalam, tidak ada mekanisme pengawasan yang jelas untuk DSI itu sendiri. Single buyer, single seller, tanpa audit independen. DSI ambil alih seluruh transaksi ekspor tanpa saingan, jual ke luar negeri tanpa pembanding. Tidak ada yang bisa koreksi kalau mereka main harga. Ironisnya, ini persis modus yang sama dengan transfer pricing yang mau diberantas, tapi sekarang yang melakukannya adalah negara sendiri. Kalau badan ini tidak transparan, kita tidak nutup pintu korupsi, kita cuma mindahin lokasinya ke satu titik yang lebih susah diawasi. Indonesia punya preseden. Badan Urusan Cengkeh era Orba dibentuk dengan niat serupa, ujungnya dibubarkan paksa karena merugikan negara dan petani sendiri. Dibentuk dalam 3 hari, tanpa kajian publik, tanpa jaminan hukum tertulis. Ingat bapak/ibu Pemerintah yang terhormat, yang datang dengan cepat biasanya hancur dengan cepat juga.
tempo.co@tempodotco

BUMN Ekspor Bisa Cegah Penyelewengan? Pemerintah membentuk badan usaha milik negara khusus ekspor untuk mencegah praktik ilegal seperti underinvoicing. Badan baru ini juga diharapkan bisa mencegah kebocoran penerimaan devisa dari ekspor. Simak selengkapnya di program Jelasin Dong! Setiap Sabtu, pukul 14.00 WIB di Youtube Tempodotco dan Spotify Jelasin Dong! #JelasinDong #Tempodotco

Indonesia
42
504
1K
53.8K
Givar retweetledi
saa🖤
saa🖤@highforattacca·
@jojojonghannie "looks ttp keliatan mahal" kalo harga 10 juta looks nya masih kek karung goni mah gua bakar kantornya jir
Indonesia
18
339
6.9K
83.9K
Givar retweetledi
Reza
Reza@rezarezarezare·
@tokotanX mendewakan cici2 tambang problematik itu pun mulai darimana? najis banget mana buzzernya sebanyak KDM
Indonesia
41
266
4K
139.3K
Givar retweetledi
Zakka Fauzan
Zakka Fauzan@zakkafm·
Emang gampang ngomong gini kalo: 1. Privileged 2. Edukasi sangat didukung keluarga 3. Nggak ada hutang bawaan 4. Nggak jadi sandwich generation, apalagi geprek generation Again, titik start setiap orang berbeda-beda. Kuncinya sih di empati.
Azwardi Iqbal@azwardiiqbal

“Jangankan 50 juta, 25 tahun punya tabungan 10 juta udah beruntung banget.” Aku pernah punya temen ngomong gitu dan responku langsung jauhin dia, sirkel pertemanan itu penting. Sedari dini seleksi, karena snow ball effect itu nyata. 30 tahun belum punya 100 juta itu kegagalan finansial.

Indonesia
9
488
1.6K
40.9K
Givar retweetledi
kira ⋆˚₊ 🛸 * . 🪽
Mamaku cerita ada temennya jabatannya tinggi di bank padahal gak s1, aku kasih reality check. Tante itu masuk dunia kerja sekitar 40 tahun lalu, bisa sekolahkan anaknya 2 ke LN semua, pensiun kaya raya modal ijazah SMA aja. Skrg minta gaji umr dgn ijazah s1 aja masih ditolak😂
garu ( ❛ᴥ❛ ).☆*:・@granolish

kalo kalian ortunya white collar, coba bandingin deh jaman mereka kerja dan naik corpo ladder kok dapet benefit macem2 banget, full time juga common ga kontrak 5 taun dulu. ada yg dpt benefit asuransi swasta se keluarga, kacamata gue aja dulu ke-cover..sekarang gue aja bpjs doang

Indonesia
54
2.7K
22.8K
894.1K
Givar retweetledi
odell (tobeli)
odell (tobeli)@odelodely·
let me tell my opinion. manusia itu sendiri kompleks. kita ga bisa ekspektasi mereka berpikir dan lakuin yg sama kayak kita. i've been in that position, not easy, confused? yes, hurt? yes. tapi memaksa mereka untuk mau bicara juga bentuk immaturity, karena kita masing-masing punya hak. that's what i learned. kita juga ga tau lingkungan dia grow up gimana hingga dia lebih memilih begitu. so what i did ya.... menerima. menerima there's incompatibility. kamu berhak bertanya, dia berhak juga untuk tidak bicara apa-apa. it's a free world we live in ✌️. you do you.
ebi@txtebi

gaada yang lebih pengecut dari orang yang tiba2 menghindar & ngejauh gitu aja tanpa ngasih penjelasan padahal dulunya sedeket itu. such a IMMATURE.

Indonesia
77
3.8K
12.9K
344.9K