

Gontho Pramuhargono
11.9K posts

@gonthopramu
We will harvest what we plant









Joko Widodo yang pernah menjadi Mahasiswa fakultas kehutanan UGM tahun 1980, tidak mungkin menjawab pertanyaan sederhana wartawan dengan jawaban yang demikian ini. Jika ada sidang tentang Ijazah, maka video ini akan menjadi salah satu bukti komparatif yang akan saya gunakan yang menunjukkan konsistensi Fungsi Eksekutif Otak yang tidak punya memori tersier apapun tentang riwayat kuliah maupun dalam berpikir koheren. Apalagi Kerangka Konsep dan Proses Berpikir yang dibentuk selama kuliah, apalagi produk UGM, universitas besar dan ternama. Jawaban orang ini sama sekali tidak mencerminkan ketrampilan dalam membentuk conceptual framework yang secara khas dimiliki anak-anak UGM. Jawaban ini sama konsistennya ketika ditanya tentang pak Kasmudjo, tentang KKN, tentang jurusan selama kuliah. Konsisten dalam kebohongan.



“Mau investasi silakan, gak cocok ya cari negara lain.” Kalimatnya terdengar tegas ya? Masalahnya, ini diucapkan saat rupiah megap-megap, investasi melambat, PHK naik, dan negara lagi butuh arus modal. Kombinasi percaya diri dan timing buruk. Seperti orang nolak payung pas awan udah hitam semua. Kalau memang mau pasang standar tinggi buat investor asing, bagus. Tapi pastikan dulu dong.... Apa regulasi sudah jelas? Apa birokrasi udah gak bikin migrain? Dan apa iklim usaha gak berubah tiap ganti pidato pejabat? Karena nasionalisme tanpa stabilitas ekonomi ujungnya cuma jadi slogan mahal. OMON-OMON!













Kalau @jokowi memang alumni UGM kenapa dia gak hadir disini. Sementara wapresnya ketika dia jadi presiden hadir di acara ini.





