key

5.9K posts

key banner
key

key

@grangerovsss

Akun lama disuspend 😮‍💨

unlabeled Katılım Aralık 2024
133 Takip Edilen118 Takipçiler
key retweetledi
dell
dell@cutebberries·
5x gagal jadi presiden, sekalinya jadi presiden, gagal.
Indonesia
98
5.9K
24.6K
228.2K
key retweetledi
Fiersa Besari
Fiersa Besari@FiersaBesari·
Yang lebih buruk dari negara rusak adalah, negara rusak yang menyangkal segala kerusakannya
Indonesia
289
21.2K
46.6K
621.3K
key retweetledi
elly
elly@sunseelly·
cuma di indo, gaji 5jt dianggap gede karna seringnya underpaid
Indonesia
278
7.8K
37.9K
467.4K
key retweetledi
andi
andi@andihiyat·
"Uang ngga dibawa mati" Lagian siapa si yang mau dibawa mati, orang mau dipake pas masih hidup
Indonesia
189
8.5K
27.9K
361K
key retweetledi
'Reii ♡~ 🌵
'Reii ♡~ 🌵@seokbaon·
kalo pada gangerti juga ini mksdnya "saya kan dulu pembunuh, ya mungkin saya akan begitu lagi"
Indonesia
4
9K
23.7K
323.6K
key retweetledi
jepri
jepri@callmejeprian·
semangat kerja guys, tetap bermimpi kaya raya, jangan dengerin prabowo.
Indonesia
503
2.8K
7.5K
64.8K
key retweetledi
kenyu
kenyu@chwenotrchew·
mahasiswa unp gay di DO karena gay, sedangkan pelaku kekerasan seksual di berbagai universitas diapakan? dikasih nilai D 🤣 kapan indonesia bubar ya kira2 ga sabar
Indonesia
61
4.8K
21.3K
241.9K
key retweetledi
bia
bia@bersuwara_·
mbeee💚
bia tweet media
78
1.8K
5.2K
69.5K
key retweetledi
vi er
vi er@vier4x4·
Ya Allah saya mau kaya raya, jangan dengerin prabowo, dia fitnah. 😭😭🙏🙏
Indonesia
99
18.1K
38.8K
365.4K
key retweetledi
willow ✮⋆˙
willow ✮⋆˙@cinnamoanrol·
bisa hidup layak itu menurut gue bare minimum, kalau ‘mimpi’ ya harus setinggi-tingginya. kalau hidup ‘layak’ aja harus jadi ‘mimpi’ berarti emang lu gagal aja menata negara sebagai presiden
Indonesia
27
13.1K
25.6K
220.3K
key retweetledi
dunia kegelisahan
dunia kegelisahan@IndonesiaFedera·
10 Nama Brand Yang Sering Keliru Diucapkan 1. QRIS → kris (bukan kiu-ris) 2. IKEA → i-ke-a (bukan ai-kea) 3. Nike → nai-kee (bukan naik) 4. Porsche → por-sye (bukan porse) 5. Hyundai → hyun-de (bukan hai-un-dai) 6. Nutella → nu-tel-la (bukan na-tel-la) 7. Uniqlo → yu-ni-klo (bukan u-ni-klo) 8. Adidas → a-di-das (bukan a-di-dus) 9. Hermès → air-mez (bukan her-mes) 10. Lamborghini → lam-bor-gi-ni (bukan lam-bor-jini) 11. Pesugihan - > Mu-L-yo-no (bukan mukidi lebih tepat jokow..)
Indonesia
127
1.4K
13.3K
407.7K
key retweetledi
#TanahUntukRakyat
#TanahUntukRakyat@SeknasKPA·
[DARURAT AGRARIA] LUBANG KEDUA! PT. WKS (Sinarmas) kembali MENGGALI JALAN warga Desa Bukit Bakar, Tebo — bukan untuk membangun, tapi untuk MENGURUNG rakyat!
Indonesia
9
804
1.2K
103K
key retweetledi
Dups 💥 // ZZZ TC
Dups 💥 // ZZZ TC@itsDups_·
"Anies cuma bisa ngomong" lah si Wowok ngomong aja ga bisa cuki 😭😭😭
d@ddiyanlestari

@aniesbaswedan @Hujandisenja pas temen gue tau gue vote anies, dia bilang “anies cuma bisa ngomong" padahal, minimal bisa, mampu & cakap ngomong baik & bijak itu emang dibutuhin dari seorang pemimpin, kan? simply, dari cara ngomong aja udah keliatan terstruktur. mikirnya runtut, ga ruwet dan tantruman.

Indonesia
110
16K
60.4K
640K
key retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, DPR baru saja mengusulkan sesuatu yang menurut gue paling sempurna menggambarkan betapa jauhnya jarak antara para wakil rakyat dengan kenyataan rakyat yang mereka wakili. Di tengah rupiah Rp17.700. Di tengah badai PHK yang mengintai. Di tengah guru honorer yang digaji Rp1,5 juta per bulan. Di tengah anggaran pendidikan yang dipotong 44% untuk MBG. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra mengusulkan: Alokasi APBN 2027 untuk membangun 1.000 layar bioskop di desa. Gue perlu berhenti sejenak dan baca ulang itu: Seribu Layar Bioskop Di desa. Dari APBN. Dari uang pajak rakyat. Di 2027. Dan ini yang paling menggelikan: Alasannya mulia. Untuk mendukung rumah produksi kecil di daerah. Untuk menampilkan potensi dan budaya lokal. Untuk memberi akses sinema kepada rakyat desa. Tapi ada satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab dalam rapat itu: Rakyat desa yang gajinya di bawah UMR dengan harga bahan pokok yang terus naik mau beli tiket bioskop pakai uang apa? Dan ini datanya yang harus dihadapkan langsung: 88% kepala rumah tangga Indonesia tidak punya pendidikan S1. IQ rata-rata Indonesia 78,9 hampir juru kunci dunia. Skor PISA Indonesia peringkat 69 dari 81 negara. 50% pegawai Indonesia pernah mengalami stunting waktu kecil yang artinya perkembangan otak mereka terganggu sejak masa paling kritis. Guru honorer yang seharusnya menjadi satu-satunya harapan untuk memutus rantai kebodohan struktural ini — digaji Rp1,5-2,8 juta per bulan. Di bawah UMP. Di bawah standar hidup layak. Dan anggaran pendidikan yang seharusnya mengurus semua ini dipotong 44% untuk program makan siang. Tapi DPR punya solusi: Bukan 1.000 sekolah baru di daerah terpencil yang belum punya akses pendidikan layak. Bukan rekrut 100.000 guru berkualitas dengan gaji Rp40 juta per bulan yang total biayanya hanya Rp50 triliun atau 7% dari anggaran pendidikan yang ada. Bukan perpustakaan desa. Bukan laboratorium sains. Bukan akses internet untuk sekolah-sekolah yang masih mengajar dengan papan tulis kapur. Tapi bioskop. Dan ini logika yang paling sederhana: Dr. Tirta sudah bilang: rakyat yang pintar adalah ancaman bagi penguasa yang tidak kompeten. Karena rakyat yang pintar akan mempertanyakan kebijakan yang tidak ada gunanya. Ahok sudah bilang: kebodohan struktural bukan kebetulan. Ini by design. Tidak ada pemerintah otoriter yang ingin punya warga yang benar-benar cerdas. Mahfud MD sudah bilang: demokrasi tidak akan berhasil sebelum pendapatan per kapita mencapai 5.500 dolar. Rakyat yang masih miskin dan tidak berpendidikan pasti menjual suaranya. Dan sekarang alih-alih memperbaiki pendidikan yang bisa mengubah semua itu DPR mengusulkan membangun bioskop. Rakyat yang tidak pintar tapi punya bioskop jauh lebih mudah dihibur. Jauh lebih mudah dialihkan perhatiannya. Jauh lebih mudah diberi sesuatu yang kelihatan seperti pemberian tanpa benar-benar mengubah kondisinya. Dan ini yang paling menohok: Orang desa yang gajinya Rp2-3 juta per bulan yang harga kedelai dan telurnya sudah naik karena rupiah melemah yang anaknya sekolah dengan guru yang mau resign karena gajinya tidak cukup untuk makan Tidak butuh bioskop. Mereka butuh guru yang digaji layak supaya anaknya tidak tumbuh dengan IQ 78. Mereka butuh sekolah yang layak supaya anaknya bisa bersaing. Mereka butuh sistem pendidikan yang mengajarkan berpikir kritis bukan menghafal untuk ujian. Karena bioskop tidak mengubah nasib. Bioskop hanya menghibur orang yang nasibnya tidak berubah. Dan angkanya bicara sendiri: 1.000 layar bioskop dengan asumsi biaya pembangunan, peralatan, dan operasional bisa menghabiskan ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dari APBN. Uang yang sama bisa dipakai untuk: menggaji 25.000 guru berkualitas selama satu tahun penuh. Atau membangun ratusan perpustakaan desa dengan koleksi buku yang memadai. Atau memberikan beasiswa bagi ribuan anak desa yang putus sekolah karena tidak mampu. Tapi yang diusulkan adalah bioskop. DPR bukan Dewan Perwakilan Rakyat. DPR adalah Dewan Penghibur Rakyat. Rakyat tidak dirancang untuk pintar karena rakyat yang pintar tidak bisa dihibur dengan bioskop. Rakyat yang pintar akan tanya: kenapa anggaran pendidikan dipotong tapi ada uang untuk bioskop desa? Kenapa guru digaji Rp1,5 juta tapi ada dana untuk layar sinema? Kenapa stunting masih 21% tapi kita bahas distribusi film nasional? Dan pertanyaan-pertanyaan itu jauh lebih berbahaya bagi mereka yang duduk di kursi DPR daripada rakyat yang diam di depan layar bioskop desa sambil lupa bahwa hidupnya tidak berubah.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
667
5.6K
11.2K
486.5K
key retweetledi
aochi 🔜 DDAM2026
aochi 🔜 DDAM2026@aochiorta·
kabarnya paspor indo skrg jd paspor terkuat guys 🥹 . . . . …. buat ke surga 💔
Indonesia
175
10.7K
48.4K
393.8K
key
key@grangerovsss·
Ini jaringan kenapa deh? Pake data pribadi jelek, pake wifi juga jelek. Padahal full anjir bar sinyalnya. Kek kenapa lo pada??????
Indonesia
0
0
0
23
key
key@grangerovsss·
'Terimakasih sudah memilih rahim aku' 🥺🥺🥺
Indonesia
0
0
0
9