Mohamad Guntur Romli

122.8K posts

Mohamad Guntur Romli banner
Mohamad Guntur Romli

Mohamad Guntur Romli

@GunRomli

Akun pribadi, tidak mewakili lembaga/partai. Spartan. Salam Perjuangan. Vivere Pericoloso #HubbulWathanMinalIman

Jakarta Katılım Haziran 2009
2.5K Takip Edilen342.4K Takipçiler
Mohamad Guntur Romli
Tragedi Kudatuli: 27 Juli 1996. Puncak Kekejaman & Awal Kejatuhan Rejim Otoriter Orde Baru Soeharto. Kantor PDI yg dijaga massa pro Megawati di Jl Diponegoro 58 diserang massa bayaran & aparat. 30 Juli 1996 Amnesty Int menemukan fakta: 206–241 orang ditangkap. 90 luka-luka. 5–7 orang meninggal. 31 Agustus, Komnas HAM: 136 orang ditahan. 149 luka-luka. 5 orang meninggal. Robert Hefner dlm buku "Civil Islam": 40 orang meninggal. Dan menyebut kejadian itu sebagai "Teror Negara". #30TahunKudatuli #KamiTidakLupa #MegawatiSoekarnoputri
Indonesia
1
5
12
891
Mohamad Guntur Romli retweetledi
Kompas.com
Kompas.com@kompascom·
Koalisi masyarakat sipil MBG Watch menyampaikan kritik terkait program Makan Bergizi Gratis di DPR RI. ~NJ
Indonesia
5
27
55
3.6K
Mohamad Guntur Romli retweetledi
Nakes Puskesmas
Nakes Puskesmas@NakesPuskesmas·
Ini orang cerdas banget mengemas topik permasalahan MBG ini dengan bahasa sederhana, lugas dan berbobot. Mana endingnya bikin sedih juga 😔
Indonesia
85
2.6K
5.1K
102.5K
Mohamad Guntur Romli
Modus "Pencucian Status Hukum" Febrie Mantan Jampidsus. Dari Tersangka Menjadi Saksi. Dari Kepolisian: Tersangka. Dari Kejaksaan: Baru Saksi. Negara Hukum apa Negara Tawar-menawar Hukum?
Indonesia
38
154
450
13.4K
Mohamad Guntur Romli
Kegagalan Pemerintah: Antrean yang Mengular dan Kelangkaan BBM Subsidi di Daerah Antrean BBM yang mengular di berbagai daerah—mulai dari Medan yang meluber ke jalan raya, jalur logistik Pasuruan-Surabaya, hingga Kendari dan daerah-daerah lainnya—bukan sekadar masalah teknis keterlambatan tangki. Ini adalah kegagalan tata kelola migas pemerintah
Indonesia
9
43
142
3.7K
Mohamad Guntur Romli
Kasus Febrie Adriansyah Eks Jampidsus, Apakah Kepolisian dan Kejaksaan Ada Kompromi? Prof Mahfud MD dan ahli-ahli hukum pidana sudah membongkarnya.
Indonesia
7
19
79
4K
Mohamad Guntur Romli
Ibu Megawati Soekarnoputri Terima Dubes Korsel dan UEA di Kediamannya Dubes Korsel dan Ibu Megawati Bahas Upaya Perdamaian Korea Dubes Al Dhaheri Sampaikan Salam dari Putra Mahkota UEA untuk Ibu Megawati Jakarta - Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Yoon Soon-gu dan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri secara terpisah di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026) petang. Dalam pertemuan dengan Dubes Korsel, Ibu Megawati didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, M. Prananda Prabowo, serta Ketua DPP Rokhmin Dahuri dan Ahmad Basarah. Dubes Yoon mengamati ruang pertemuan yang merupakan kediaman Megawati yang terletak di Jalan Teuku Umar tersebut. Dan dia tak kuasa untuk menyatakan keberuntungannya bisa bertemu dengan keluarga Soekarno. "Saya terhormat karena hari ini bisa bertemu Ibu Megawati dan bisa berkunjung ke ruangan ini. Sejarah bangsa Indonesia ada di ruangan ini. Saya melihat banyak foto Presiden Soekarno, foto Ibu Megawati dan saya bertemu dengan Ibu dan anak Ibu secara langsung," kata Dubes Yoon. Ibu Megawati dan Prananda Prabowo tersenyum atas pernyataan tersebut. Saat menyinggung dua Korea, Dubes Yoon sangat mengapresiasi perhatian Ibu Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea. "Ibu Mega punya pengalaman, keahlian serta kedekatan dengan dua negara yakni Korea Utara dan Korea Selatan. Sehingga menjadi modal sebagai perantara bagi kedua negara untuk mau bersama melakukan dialog damai di meja perundingan," sebut Dubes Yoon. Dubes Korsel menyampaikan bahwa yang terpenting saat ini adalah adanya dialog dengan pihak Korea Utara tanpa membatasinya dengan syarat apapun. Sementara itu, Ibu Megawati menjelaskan pengalaman masa lalunya sebagai utusan perdamaian Korea Selatan dari Presiden Korea sejak Presiden Kim Dae Jung, yang berasal dari Partai Demokrat. "Saya saat itu mengusulkan adanya pertemuan dan reuni antarkeluarga yang terpisah akibat terbelahnya Korea di garis batas Pamunjon. Serta mengusulkan adanya kerjasama ekonomi antara kedua negara serumpun," papar Ibu Megawati. Untuk diketahui, Presiden saat ini berasal dari Partai Demokrat, sama dengan Kim Daejung, tentunya posisi tentang Semenanjung Korea sepemikiran dengan Presiden Kim Daejung. Dubes Yoon merasa dengan pengalaman Ibu Megawati dan kedekatannya dengan pihak Korea Utara maka Megawati merupakan tokoh yang tepat menjadi utusan khusus (special envoy) bagi perdamaian kedua Korea. Dubes Korsel berjanji untuk menyampaikan seluruh pembicaraan kepada Presiden Lee Jae-myung. Usai menerima Dubes Korsel, Ibu Megawati lanjut menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri. Di momen ini, pendamping Ibu Megawati bertambah dengan hadirnya Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat Partai Andi Widjajanto dan Direktur Eksekutif Megawati Institute Hilmar Farid. Ibu Megawati dan Dubes Al Dhaheri memiliki kedekatan apalagi pascakunjungan Ibu Megawati ke UEA awal Februari lalu. "Terima kasih telah mampir berkunjung ke rumah saya di Abu Dhabi pada Februari lalu. Saya meneruskan salam hangat dari Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Dia tahu pertemuan ini dan mengirimkan salam hangat kepada Ibu," kata Dubes Al Dhaheri. Diskusi mengalir tidak hanya isu geopolitik terkait konflik yang terjadi di Timur Tengah namun juga kerja sama lebih erat di berbagai bidang. Ibu Megawati pun mendorong kerja sama Pemerintah UEA dengan Megawati Institute antara lain di bidang toleransi beragama, Pancasila, kajian pemikiran tokoh pendiri bangsa kedua negara. Sementara dalam kapasitas Dewan Pengarah BRIN, Ibu Megawati meminta kerja sama BRIN dengan Pemerintah UEA makin diperkuat antara lain penelitian mangrove yang sudah terlaksana di Bali. Foto: Monang Sinaga
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
2
8
28
2.1K
Mohamad Guntur Romli
José Ramos Horta: Sosok Sederhana di Balik Sejarah Besar Tak ada protokol berlebihan, tak ada jarak yang dibangun-buat. Senyum tulus seorang peraih Nobel Perdamaian yg memilih berdiri sejajar dgn siapa saja yg menghampirinya. YM José Ramos Horta @j.ramos.horta, Presiden Timor Leste, adalah cermin dari apa yg ia perjuangkan sepanjang hidupnya: bahwa kebesaran sejati tidak butuh jarak. Usai mengantar Ibu Megawati Soekarnoputri pulang ke Indonesia, momen sederhana ini justru menyimpan makna yg dalam. Bapak Ramos Horta baru saja menganugerahkan penghargaan tertinggi negaranya, Grande Colar da Ordem de Timor Leste, kepada Ibu Mega — sebuah pengakuan atas sikap kenegarawanan dan peran beliau merajut persahabatan dua bangsa yg lahir dari luka sejarah. Namun di balik seremoni kenegaraan itu, Bapak Ramos Horta tetaplah sosok yg bersahaja — mau berfoto, mau menyapa, mau menjadi manusia biasa di tengah kesibukan sebagai kepala negara. Tak hanya itu, Bapak Ramos Horta juga mengantarkan dgn menyupiri sendiri Mini Moke yg legendaris itu musisi Indonesia @OnceOfficial duduk di sampingnya, dan di kursi belakang tampak mantan Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto. Mereka tersenyum hangat, larut dalam kesederhanaan sang pemimpin. Mengantar sampai ke penginapan mereka. Kesederhanaan semacam Bapak Ramos Horta justru mengabadikan kebesaran seorang negarawan.
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
4
8
41
3.6K
Mohamad Guntur Romli
Berziarah ke Taman Makam Pahlawan Seroja Dili Timor-Leste. Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja adalah pemakaman yang dikhususkan bagi prajurit ABRI (kini TNI) dan pejuang integrasi Timor-Timur yang gugur antara tahun 1975 hingga 1999. Kompleks makam utama di Dili menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi sekitar 600 pahlawan integrasi. Ibu Megawati berziarah didampingi oleh keponakannya, yakni Mbak Puti Guntur Soekarno dan Mas Romy Soekarno. Juga rombongan dari DPP PDI Perjuangan dan KBRI di Dili Timor-Leste. Setelah upacara penghormatan singkat. Dengan takzim dan hikmat, Ibu Megawati memimpin hening cipta dan seluruh peserta ziarah mengikutinya. Dalam momen itu, Ibu Megawati secara khusus meletakan karangan bunga di Kompleks TMP Seroja. Kepala Staf Kepresidenan Timor Leste Henriqueta Maria da Silva yang ikut berziarah, juga melakukan hal yang sama. Setelah upacara, Ibu Megawati bergerak ke arah dua makam, dan menaburkan bunga ke kedua makam. Selanjutnya ia tampak memanjatkan doa. Usai berziarah, Ibu Megawati dan rombongan melakukan foto bersama.
Mohamad Guntur Romli tweet media
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
2
5
33
2.8K
Mohamad Guntur Romli
Ada kebijaksanaan yg hanya lahir dari penderitaan yg telah tuntas dimaafkan. Kebijaksanaan itu mewujud dalam diri Kay Rala Xanana Gusmão. Bagi dunia, ia adalah mantan komandan gerilyawan, Presiden dan kini Perdana Menteri Timor Leste. Namun di hadapannya, semua atribut kekuasaan itu luruh, menyisakan sosok Bapak Bangsa yg luar biasa bersahaja. Pernah ditangkap militer Indonesia & dipenjara 7 tahun di Cipinang, ia justru mengenang getirnya masa lalu dengan penuh humor. Sambil berkelakar, ia menyebut dirinya lulusan "Universitas Tertutup Cipinang dgn gelar S7" yg ia tuturkan dlm bahasa Indonesia. Jiwa humanisnya begitu nyata. Saat Ibu Megawati tiba di Dili, ia menyambutnya hangat dan mencium tangannya. Bahkan di Istana, Xanana memilih berdiri di balik pintu, menyalami dan mengajak bergurau setiap tamu yang datang tanpa sekat. Ia bukan lagi sekadar pejabat; ia adalah negarawan sejati yang telah berdamai dengan masa lalu dan senantiasa menatap masa depan dengan cinta. Obrigado Bapak Xanana. Terima Kasih 🙏🙏🙏
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
7
14
86
10.7K
Mohamad Guntur Romli
Pengalaman Menuju Puncak Cristo Rei Kristus Raja di Dili Timor-Leste menaiki 700 anak tangga Setelah kunjungan Ibu Megawati Soekarnoputri yang menerima penghargaan tertinggi dari Presiden Timor-Leste YM Ramos Horta juga PM Timor-Leste YM Xanana Gusmão. #Dili #TimorLeste #CristoRei #KristusRaja #Katolik Selamat Hari Minggu. 🙏🙏🙏
Indonesia
1
5
35
2.6K
Mohamad Guntur Romli
Ziarah ke TMP Metinaro, Hasto Kristiyanto dan Delegasi PDI Perjuangan Hormati Pahlawan Kemerdekaan Timor-Leste Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melakukan kunjungan kehormatan sekaligus ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Metinaro, yang terletak di pinggiran ibu kota Dili, Timor-Leste, Jumat (10/7/2026) pagi. Dalam kunjungan tersebut, Hasto didampingi oleh sejumlah petinggi PDI Perjuangan diantaranya Andi Widjajanto, Elfonda 'Once' Mekel. Setibanya di kompleks makam pahlawan nasional tersebut, Hasto beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran pimpinan komite veteran Timor-Leste. Di antaranya adalah Aleixo Descartes (Wakil Presiden I Dewan Pejuang Pembebasan Nasional/CCLN), Mario Nicolau (Wakil Presiden II CCLN), serta perwakilan dari Kementerian Urusan Veteran Timor-Leste. Turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut Nelson Santos, mantan Duta Besar Timor-Leste untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus (Special Advisor) untuk Presiden Republik Demokratik Timor-Leste, José Ramos-Horta. Dalam sambutan penerimaannya, pihak dewan veteran menyampaikan apresiasi mendalam atas kedatangan delegasi dari Indonesia tersebut. "Kami sangat mengharapkan kehadiran Anda sekalian untuk terus mempererat hubungan historis dan persaudaraan antarkedua bangsa," ungkap perwakilan Timor Leste. Dalam ziarah yang berlangsung khidmat tersebut, Hasto Kristiyanto dan delegasi secara khusus berdoa dan meletakkan bunga di makam tokoh bangsa yang sangat dihormati di Timor-Leste. Yakni makam Francisco Xavier do Amaral – Presiden pertama Timor-Leste (Proklamator Kemerdekaan tahun 1975). Kedua adalah makam Francisco Guterres "Lú-Olo" – Tokoh sentral restorasi kemerdekaan, mantan Ketua Parlemen Nasional, dan merupakan Presiden Keenam Republik Demokratik Timor-Leste yg baru meninggal 26 Juni 2026. Ada juga makam kosong yang dipersiapkan untuk Presiden kedua Timor-Leste Nicolau dos Reis Lobato (24 May 1946 – 31 December 1978) yang masih dalam proses pencarian sampai saat ini. Nama Presiden Nicolau dos Reis Lobato dijadikan nama Bandara Internasional dan Istana Kepresidenan di Timor-Leste.
Indonesia
4
2
16
3.3K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Ibu Megawati Soekarnoputri ziarah Taman Makam Pahlawan Seroja, Dili, Timor-Leste, Jumat 10 Juli 2026. Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja adalah pemakaman militer yang dikhususkan bagi prajurit ABRI (kini TNI) dan pejuang integrasi Timor-Timur yang gugur selama konflik antara tahun 1975 hingga 1999. Kompleks makam utama di Dili menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi sekitar 600 pahlawan integrasi, sekaligus tercatat sebagai pemakaman terbesar milik Indonesia di luar negeri.
Indonesia
6
11
40
2.3K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Ibu Megawati Soekarnoputri ziarah Taman Makam Pahlawan Seroja, Dili, Timor-Leste, Jumat 10 Juli 2026. Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja adalah pemakaman militer yang dikhususkan bagi prajurit ABRI (kini TNI) dan pejuang integrasi Timor-Timur yang gugur antara tahun 1975 hingga 1999. Kompleks makam utama di Dili menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi sekitar 600 pahlawan integrasi, sekaligus tercatat sebagai pemakaman terbesar milik Indonesia di luar negeri.
Indonesia
5
12
46
2.4K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Lawatan Hari Ketiga di Dili, Ibu Megawati Soekarnoputri Berziarah ke Taman Makam Pahlawan Seroja Ziarah ke TMP Seroja Dili, Ibu Megawati Doakan Prajurit Indonesia yang Gugur di Timor Leste Ibu Megawati Ziarah ke Makam Pahlawan Seroja dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto ke TMP Metinaro di Timor Leste Dili - Mengawali hari ketiga kunjungannya di Timor Leste, Presiden kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja, Dili, Jumat (10/7/2026). Pantauan di lokasi, Ibu Megawati yang tampak mengenakan pakaian tenun ikat berwarna biru diadu kerudung berwarna putih tiba di Kompleks TMP Seroja sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Ibu Megawati tampak didampingi oleh keponakannya, yakni Puti Guntur Soekarno dan Romy Soekarno. Ibu Megawati pun langsung mengisi buku tamu. Setelahnya, dilakukan upacara penghormatan singkat. Dengan takzim dan hikmat, Ibu Megawati memimpin hening cipta dan seluruh peserta ziarah mengikutinya. Dalam momen itu, Ibu Megawati secara khusus meletakan karangan bunga di Kompleks TMP Seroja. Kepala Staf Kepresidenan Timor Leste Henriqueta Maria da Silva yang ikut berziarah, juga melakukan hal yang sama. Setelah upacara, Ibu Megawati bergerak ke arah dua makam, dan menaburkan bunga ke kedua makam. Selanjutnya ia tampak memanjatkan doa. Usai berziarah, Ibu Megawati dan rombongan melakukan foto bersama. Taman Makam Pahlawan (TMP) Seroja adalah pemakaman militer yang dikhususkan bagi prajurit ABRI (kini TNI) dan pejuang integrasi Timor-Timur yang gugur selama konflik antara tahun 1975 hingga 1999. Kompleks makam utama di Dili menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi sekitar 600 pahlawan integrasi, sekaligus tercatat sebagai pemakaman terbesar milik Indonesia di luar negeri. Secara terpisah, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto juga memimpin jajaran partainya untuk berziarah dan mendatangi Taman Makam Pahlawan (TMP) Metinaro. Sebagai informasi, kunjungan Ibu Megawati ke Dili kali ini tidak terlepas dari historis 24 tahun lalu. Dimana, putri Bung Karno ini hadir pada, 20 Mei 2002 di Padang Tasitolu, saat menghadiri langsung upacara restorasi kemerdekaan Timor-Leste. Tak hanya itu, pada kunjungannya kali ini ke Dili, Ibu Megawati dianugerahi penghargaan tertinggi dari Pemerintah Timor-Leste, yakni Grande Colar da Ordem de Timor-Leste di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Dili. Ibu Megawati berkontribusi signifikan dalam memperkuat hubungan persahabatan, dialog, dan normalisasi hubungan bilateral pascapemulihan kemerdekaan Timor-Leste. Adapun, perhargaan ini berikan oleh Presiden Timor Leste José Ramos-Horta, dan disaksikan oleh Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão. Ibu Megawati menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah amanat dan janji masa depan yang harus terus dikerjakan oleh Indonesia dan Timor-Leste. "Penghargaan Grand Collar ini bukan sekadar medali. Ini adalah sebuah mata rantai yang saling mengunci. Setiap mata rantai menopang mata rantai berikutnya. Bagi saya, di situlah maknanya: persahabatan Indonesia dan Timor-Leste adalah rantai yang harus terus memanjang—dari satu generasi ke generasi berikutnya, tanpa pernah terputus," tegas Ibu Megawati. Foto Monang Sinaga
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
8
14
47
2.7K