Dukung jika apa yg dilakukan pemerintah benar, kritik jika pemerintah itu salah."
Menurut mba Puan, sikap tersebut menjadi kunci agar PDIP tetap relevan, bermartabat, dan berpihak pd kepentingan rakyat.
Siap laksanakan.🤟
Sebagai Partai Penyimbang, Puan Minta Kader Kritis, Cerdas, dan Solutif.
akarmerdeka.com/sebagai-partai…
Politik bukan sekadar tentang posisi di dalam atau di luar pemerintahan, tetapi bagaimana bisa bekerja dan berdampak untuk rakyat… 😊
Dalam Rakernas PDI Perjuangan di Jakarta, saya mengajak seluruh kader untuk aktif, kritis, dan solutif dalam mengawal jalannya pemerintahan, agar rakyat bisa benar-benar merasakan hasil kerja pemerintah.
Kritis bukan untuk menghambat, melainkan untuk memastikan demokrasi dan nilai-nilai kerakyatan tetap terjaga. Terus setia pada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
SOLID! 🤟🏼🇮🇩
#puanmaharani
Wapres ngurusin starlink. Presiden nyicipin makanan pengungsi. Kita serasa gak punya pemimpin, presiden dan wapres tidak berfungsi.
Presiden dan wapres seharusnya berfungsi untuk melakukan dan memutuskan banyak hal yang lebih besar, bukan ngurusin hal2 kecil.
Ketika presiden dan wapres mengurusi hal2 kecil, artinya mereka memang tidak paham apa yang seharusnya mereka lakukan.
Tahu gak kenapa bantuan dari luar negeri ditolak? Menjaga citra? Bukan! Tapi, menjaga agar jejak kejahatan dia dan gerombolannya di tanah Sumatera itu tak terbongkar oleh dunia internasional.
Momen emosional jurnalis CNN Indonesia saat melaporkan kondisi memprihatinkan pascabanjir di Aceh Tamiang. Meski telah sepekan berlalu, bantuan belum merata hingga warga harus mengibarkan bendera putih. Dedikasi jurnalis dalam menyampaikan kebenaran ini mengingatkan kita akan pentingnya solidaritas bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang di tengah bencana.
Namun apa daya, akhitmya CNN harus menarik konten nya dari media sosial. Siapa yang suruh?
Menururut ngana???
“Saya perintahkan semua tambang dan perusakan hutan dievaluasi,
izinnya dicabut, dan pemiliknya dihukum!”
“Maaf Pak, sebagian milik Bapak dan pendukung Bapak.”
“Ssst… saya cuma omon-omon.
Biar rakyat senang.
Lanjutkan seperti biasa.”
Ribuan dokumen administrasi kependudukan milik warga Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berupa KTP elektronik, Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, dan akta kematian diketahui tidak didistribusikan sejak 2020 hingga 2025 dan ditemukan tersimpan di Kantor Camat Tanjung Morawa.
Camat Tanjung Morawa, Gontar Syahputra Panjaitan, membenarkan temuan tersebut dan menyebut dokumen diduga ditahan oleh seorang pegawai honorer. Pemerintah kecamatan telah melakukan mutasi internal serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Warga yang belum menerima dokumen kependudukan diminta segera melakukan pengecekan dan pengambilan melalui kantor desa masing-masing atau langsung ke Kantor Camat Tanjung Morawa.
🎥IG/kecamatantanjungmorawa
#elshintaviral