wid_oke

423 posts

wid_oke banner
wid_oke

wid_oke

@gw_urip

Jakarta Capital Region Katılım Ekim 2014
81 Takip Edilen16 Takipçiler
Imelda
Imelda@mechnclgrl·
Jajanan favorit kamu apa?
Imelda tweet media
Indonesia
289
38
322
16.3K
BELL🚫
BELL🚫@mudahtertawa_·
isi chat korban dan pelaku.
BELL🚫 tweet mediaBELL🚫 tweet media
BELL🚫@mudahtertawa_

innalillahi, bajingan!!! semoga pelaku lekas tertangkap!!! Seorang perempuan berinisial D diduga menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual oleh seorang pria yang dikenalnya. Peristiwa tersebut dilaporkan telah terjadi pada Selasa, 21 April 2026, dan kini kasusnya sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. kronologi: Berdasarkan keterangan yang dihimpun, awalnya korban kerap bergaul dengan sekelompok teman pria di sebuah lokasi tongkrongan di kawasan Cipondoh. Pada malam kejadian, korban berkumpul bersama delapan orang pria. Kemudian, salah satu pria bernama Ivan (kini buron) mengajak korban berpindah lokasi ke sebuah rumah dengan alasan memperbaiki sepeda motor yang akan digunakan untuk balapan. Di lokasi tersebut, korban diajak membeli minuman. Setelah itu, sebagian dari rombongan pria pulang lebih dulu, menyisakan beberapa orang termasuk korban dan Ivan si terduga pelaku. Korban diduga dipaksa mengonsumsi minvman beralk*hol hingga dalam kondisi tidak sadar. Saat terbangun keesokan paginya sekitar pukul 07.00 WIB, korban mendapati dirinya sudah tidak mengenakan pakai*n, dan hanya ada satu pria di lokasi tersebut. Dalam kondisi masih lemas dan pusing, korban diduga kembali mengalami tindakan kekerasan seksual. Korban disebut tidak mampu melawan karena pengaruh alkohol yang masih dirasakan. Setelah kejadian, korban berhasil meninggalkan lokasi. Namun, permasalahan tidak berhenti di situ. Korban kemudian meminta bertemu kembali dengan terduga pelaku, namun ia membawa senjata taj4m dan diduga melakukan ancaman. Kejadian tersebut juga disebut disaksikan oleh pihak lain. Tak lama setelah itu, terduga pelaku melarikan diri dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Korban akhirnya memberanikan diri untuk menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya. Pihak keluarga kemudian melaporkan kasus ini ke kepolisian, dan korban juga telah menjalani visum. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pencarian terhadap terduga pelaku. (caption copas) sumber: ig tangkot 24 jam.

Indonesia
323
3.2K
26.3K
3.8M
DIM
DIM@frontofmakmum·
@gw_urip @mudahtertawa_ Lo aja cuma blg senayan doang tolol. Lo pikir luas senayan cuma sejengkal? Trus gua harus ngubek senayan nyari muka boti anak babi kek lu? Goblok. Kebanyakan makan duit haram otak lu jadi goblok.
Indonesia
1
0
0
25
DIM
DIM@frontofmakmum·
@gw_urip @mudahtertawa_ Modal bacot senayan senayan doang lgsg ngerasa keras mah orang sinting juga bisa ngomong senayan doang🤣
Indonesia
1
0
1
38
DIM
DIM@frontofmakmum·
@gw_urip @mudahtertawa_ Yaelah tai anak haram sok keras modal bacot senayan2 doang. Moga lo mampus kena perkosa ambe jebol dubur lo
Indonesia
1
0
0
124
wid_oke
wid_oke@gw_urip·
@pelti_nih Jangan percaya, playing victim dia itu. Masih kaya dan punya uang kau, jangan belaga susah..
Indonesia
0
0
0
436
pelti
pelti@pelti_nih·
Pantesan ngebuzzer buat nutupin utang
pelti tweet media
Indonesia
24
49
442
52K
DIM
DIM@frontofmakmum·
@gw_urip @mudahtertawa_ Eh anjing mau itu korban main sama siapa ya ttp ga boleh dirudapaksa goblok. Ketemu gua, gua abisin lo bangsat!
Indonesia
1
0
24
886
wid_oke
wid_oke@gw_urip·
@Urrangawak Statement yang ga pake ilmu sama akal, sebenernya belio orang ato bukan..
Indonesia
0
0
0
45
Cakrawalá Nusantará
Cakrawalá Nusantará@Urrangawak·
Kami gak repot kok justru penting kebersamaan, maaf kami gak percaya ‼️😁😁
Cakrawalá Nusantará tweet media
Indonesia
1.5K
1.2K
4.4K
196.2K
Aulia
Aulia@Auliaryeo·
Fun fact dulu kalau Mbah Slamet didatangi komunitas anker atau diliput media aku as anak kecil suka nontonin sama temen2 ku. Apalagi anak pertamanya (dengan istri yg sekarang) seumuran ku. Dia selalu woro woro dulu kalau dirumah mau ada tamu.
Indonesia
3
36
1.7K
52.4K
Eat Simple
Eat Simple@eatsimple_x·
diantara olahan ayam ini, menurut kamu mana yg paling enakk?
Eat Simple tweet media
Indonesia
502
95
885
36.5K
wid_oke
wid_oke@gw_urip·
@LambeSahamjja Gaji guru di konoha itu kecil, mau swasta atau negeri. Oleh karena itu pasti ada yang namanya pungutan2 seperti itu, entah apapun alasannya, itu untuk menutupi gaji yang kecil itu.
Indonesia
2
0
0
1.7K
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada kasus yang menurut gue perlu lo dengar karena ini bukan cuma soal satu anak di satu sekolah di Pemalang. Ini adalah cerminan dari sesuatu yang jauh lebih besar. Seorang orang tua di Randudongkal, Kabupaten Pemalang sebut saja Bapak ini memposting sesuatu di media sosialnya. Isinya dua hal: kritik terhadap implementasi MBG dan pengingat bahwa sekolah negeri dilarang memungut biaya LKS dan infak berdasarkan aturan pemerintah yang sudah berlaku. Dia tidak menyebut nama sekolah anaknya. Tidak menyebut nama kepala sekolah. Tidak menyebut nama guru siapapun. Tapi anaknya Mas Azhim, siswa SD N 01 Banjarayar dikeluarkan dari sekolah. Yang terjadi secara kronologis: Bapak ini memposting kritik soal MBG dan pungutan liar di sekolah negeri di akun media sosialnya. Kepala sekolah memanggil dia. Dan setelah pertemuan itu anaknya diberhentikan secara sepihak. Tidak ada surat resmi pemberhentian yang prosedural. Tidak ada proses klarifikasi yang fair. Tidak ada mekanisme banding. Satu pertemuan dan anak itu tidak boleh masuk sekolah lagi. Dua bulan lebih Mas Azhim tidak mengikuti pelajaran. Dua bulan lebih seorang anak SD kehilangan haknya atas pendidikan bukan karena dia berbuat salah, tapi karena bapaknya berani bicara. Dan di atas itu semua Mas Azhim juga mengalami bullying. Bukti percakapan yang beredar dan ini yang paling mengejutkan: Ada screenshot percakapan WhatsApp yang beredar. Pihak sekolah melalui salah satu guru membalas pesan si Bapak dengan kalimat yang menurut gue sangat mengungkapkan segalanya: Meskipun njenengan tidak menyebutkan identitas sekolah, tapi kan masyarakat tahu kalau Mas Azhim sekolah di SD N 01 Banjarayar, jadi menggiring opini publik ke SD kami. Berhenti sebentar di sini. Pihak sekolah sendiri yang mengakui bahwa yang jadi masalah bukan tindakan si Bapak secara hukum tapi dampak reputasi ke sekolah. Bukan soal anak yang melanggar aturan. Bukan soal proses belajar yang terganggu. Tapi soal opini publik yang mengarah ke SD mereka. Artinya anak ini dikeluarkan bukan karena dia salah. Tapi karena bapaknya membuat sekolah tidak nyaman di mata publik. Apa yang dilakukan si Bapak itu sebenarnya? Dia mengingatkan bahwa sekolah negeri tidak boleh memungut biaya LKS dan infak. Ini bukan opini. Ini fakta hukum. Permendikbud dan berbagai regulasi turunannya sudah jelas melarang pungutan di sekolah negeri yang sudah mendapat BOS Bantuan Operasional Sekolah. Sekolah negeri mendapat dana BOS dari APBN untuk membiayai operasional sekolah. Dana itu sudah termasuk untuk pengadaan buku, alat tulis, dan kebutuhan belajar siswa. Memungut LKS tambahan di atas BOS adalah pelanggaran regulasi. Si Bapak tidak mengarang. Dia mengingatkan aturan yang memang ada. Dan untuk itu anaknya dikeluarkan. Soal kritik MBG yang dia sampaikan dan ini relevan dengan konteks yang lebih besar: Kita sudah bahas panjang lebar soal MBG dari Rp340 miliar yang menurut Mahfud MD hanya sampai ke makanan dari total triliunan yang dianggarkan, sampai 33.000 kasus keracunan, sampai 1.720 SPPG yang tutup tapi tetap dibayar Rp6 juta per hari. Orang tua yang kritis terhadap MBG bukan musuh program. Mereka adalah orang-orang yang paling langsung terdampak ketika program itu tidak berjalan dengan baik. Anak-anak merekalah yang makan makanan dari program itu. Anak-anak merekalah yang keracunan ketika standar sanitasinya tidak terpenuhi. Mengkritisi MBG bukan kejahatan. Mengkritisi sekolah yang memungut biaya ilegal bukan kejahatan. Tapi di Banjarayar Pemalang melakukan dua hal itu ternyata cukup untuk membuat anakmu kehilangan akses pendidikan. Ini bukan hanya masalah satu sekolah ini adalah masalah sistemik: Yang terjadi di sini adalah penggunaan kekuasaan institusional untuk membungkam kritik warga. Dan yang dikorbankan bukan si orang tua tapi anaknya yang tidak berdaya. Ini adalah bentuk intimidasi yang sangat kejam justru karena targetnya bukan si pengkritik secara langsung. Targetnya adalah orang yang paling dicintai oleh pengkritik itu anaknya sendiri. Kalau lo mau membungkam seseorang tanpa kelihatan melanggar hukum secara terang-terangan sakiti anaknya. Itu yang terjadi di sini. Dan kalimat dari guru itu tadi "menggiring opini publik ke SD kami" menunjukkan bahwa ini adalah keputusan yang diambil secara sadar untuk melindungi reputasi institusi, bukan untuk kepentingan terbaik anak didik mereka. Apa yang seharusnya terjadi secara hukum: Pertama — sekolah tidak punya kewenangan hukum untuk mengeluarkan siswa secara sepihak hanya karena orang tuanya mengkritik di media sosial. Ini melanggar hak anak atas pendidikan yang dijamin Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan UUD 1945 Pasal 31. Kedua — pungutan LKS dan infak di sekolah negeri yang sudah menerima BOS adalah pelanggaran regulasi yang seharusnya dilaporkan dan diinvestigasi oleh Dinas Pendidikan dan inspektorat daerah. Ketiga — bullying terhadap anak karena tindakan orang tuanya adalah pelanggaran serius yang masuk dalam kategori kekerasan berbasis relasi kuasa. Kasus ini sudah masuk ke Polres Pemalang. Dan si Bapak memohon agar Kapolres mengawal proses penyidikan ini agar berjalan sesuai hukum bukan sesuai keinginan pihak tertentu. Yang paling menyentuh dari seluruh cerita ini: Si Bapak menulis: "Saya tidak mampu membayar pengacara untuk mencari keadilan." Dan di sisi lain dia bilang: "Tidak apa-apa, saya bisa mendidik anak-anak walaupun tanpa ada ijazah." Ini adalah seorang ayah yang sudah pasrah dengan sistem tapi belum menyerah pada kebenaran. Yang tahu dia mungkin tidak punya kekuatan finansial untuk melawan. Tapi tetap berjalan karena dia yakin masih ada orang-orang baik yang bisa membantu. Dan si Bapak menutup pernyataannya dengan kalimat yang menurut gue harus diingat oleh setiap pejabat dan kepala sekolah di Indonesia: "Jangan semena-mena dengan jabatan yang kau sandang karena itu semua hanya titipan." Kalau kita bisa marah pada triliunan rupiah MBG yang tidak sampai ke makanan anak-anak kita juga harus bisa marah ketika satu anak SD kehilangan haknya atas pendidikan hanya karena bapaknya berani mengingatkan aturan. Keduanya adalah wajah dari sistem yang sama sistem di mana institusi lebih sibuk melindungi dirinya sendiri daripada melayani mereka yang seharusnya dilayani. Mas Azhim berhak atas pendidikannya. Dan bapaknya berhak atas keadilannya.
Lambe Saham tweet mediaLambe Saham tweet media
Indonesia
365
5.2K
9.1K
477.4K
wid_oke
wid_oke@gw_urip·
@AdamPrabata Bapak saya tidak merokok dok, tapi pembuluh darah jantungnya tetap tersubat dan pasang ring dok
Indonesia
1
0
0
422
dr. Adam Prabata
dr. Adam Prabata@AdamPrabata·
Merokok gak bikin kalian langsung meninggal dunia kok. Tapi bakal membuat pembuluh darah jantung kalian tersumbat pelan-pelan, terus sumbatannya makin banyak, sampai satu titik dimana aliran darah ke jantung kalian berhenti. Nah saat itu kalian akan ngerasain nyeri dada hebat karena sel-sel jantung kalian ngeronta-ronta minta oksigen. Pada suatu kondisi sumbatan di pembuluh darah jantung bisa terjadi total, hingga akhirnya aliran darah ke berbagai otak, termasuk otak dan jantung itu sendiri, terhenti total. Risiko kematian saat itu sangat tinggi. Saat itu mungkin kalian baru mikir, mengapa dulu kalian harus merokok.
dr. Adam Prabata tweet media
Indonesia
16
125
333
11K