had

963 posts

had banner
had

had

@haadysa

lost in my thoughts๑

Katılım Haziran 2020
46 Takip Edilen18 Takipçiler
had retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini? Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye” Ditanya “trus solusimu apa!” Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Indonesia
1.1K
32.5K
76.8K
881.3K
had retweetledi
𝐍𝐨𝐳𝐞𝐥⚚ノゼル
Mahasiswa yang turun cuma 1500 tapi aparat yang diturunin 6000. Ini mahasiswa cuma modal bendera. Aparat modal gas air mata, riot shield, senjata lengkap. Udah kayak mau perang. Pengecut. ACAB!
Indonesia
119
20K
53.6K
382.3K
had retweetledi
Arjuna Arkana ☀️【PANDAVVA】
Sejujurnya gue gak tau ini tulisan akan mengarah ke mana, hanya pikiran random jam 2 pagi setelah melihat demo seharian tadi. If you have time silakan baca or feel free to skip. Gue tumbuh besar di lingkungan yang sekitarnya penuh dengan kemiskinan. Gue sendiri berasal dari keluar yang biasa-biasa saja, mungkin hanya sedikit lebih beruntung dari yang lain. Orang-orang hidup dengan serba kekurangan. Boro-boro punya tabungan atau rencana masa depan, besok pun belum tau gimana caranya dapetin makan. Segala macam cara dilakukan untuk bisa dapat uang tambahan. Dulu kalo pagi suka ada tetangga nenek-nenek, namanya Romlah, sering datang ke rumah bawa jualan kayak jajanan kue atau gorengan, kalo siang ke sore dia lanjut pergi ke sawah. Beliau rajin banget, tapi anak-anaknya pun tetap harus putus sekolah. Ada juga ibu-ibu tetangga yang buka jasa cuci baju, namanya Bu Sop. Orang di kampung gak punya mesin cuci jadi nyucinya masih dikucek sendiri manual. Beliau meninggal dunia karena penyakit kronis dan tidak punya biaya untuk rutin berobat. Pengangguran ada banyak, yang putus sekolah banyak, yang sampai ke perguruan tinggi cuma sedikit sekali. Semuanya terhambat masalah ekonomi. Semuanya terjebak dalam kemiskinan struktural. Yang hidupnya nyaman dan berkecukupan bisa dihitung jari. Gue termasuk yang berkecukupan, tapi tetap ga bisa seenak jidat minta macem-macem ke orang tua. Kalo pengen sesuatu biasanya harus nabung uang jajan sekolah dan beli sendiri. Gue udah gak tinggal di lingkungan tersebut, tapi sampe sekarang gue selalu ingat betapa susahnya kehidupan orang-orang di sekitar gue dulu. Sekeras apapun mereka berusaha dan bekerja mereka gak akan bisa keluar dari kemiskinan tersebut. Entah karena keterbatasan ilmu, kemampuan, atau akses ke informasi dan kesempatan. Mereka gak punya kemampuan untuk mengubah nasib atau memperbaiki kehidupan. Mereka gak tau musti ngapain. Mereka cuma bisa pasrah. Mereka gak peduli siapa yang jadi pemimpin karena buat mereka, siapapun pemimpinnya toh hidup mereka ya begitu-begitu aja. Di setiap masa pemilu, siapa yang bisa ngasih imbalan itulah yang akan dipilih. Mereka gak punya pilihan lain selain menerima. Mereka adalah golongan yang rentan dimanipulasi dan dimanfaatkan. Memang zaman sekarang orang sudah punya smartphone bahkan di daerah. Tapi teknologi tersebut tidak seimbang dengan kemampuan memilah informasi dan berpikir kritis. Belum lagi banyaknya media yang dikontrol, disensor, dan buzzer di mana-mana. Kita, yang punya akses ke pendidikan yang lebih baik, yang mampu berpikir kritis, yang mengerti apa yang sedang terjadi di atas sana, yang bisa melihat kebohongan dan tipu muslihat, adalah wakil mereka. Suara kita adalah suara mereka. Perjalanan mungkin masih panjang, kita mungkin masih butuh banyak belajar, tapi gapapa pelan-pelan aja. Gue tau sangat mudah untuk merasa frustrasi dan putus asa di situasi seperti ini, tapi kita gak bisa buang harapan. Bareng-bareng yok. ---------- Even if I have to die, I will use the only voice I have to make some noise.
Indonesia
160
10.5K
23.1K
281.9K
had retweetledi
ebi
ebi@kisscatto·
dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk para bajingan
ebi tweet mediaebi tweet mediaebi tweet mediaebi tweet media
Indonesia
6
8.7K
15.5K
131.8K
had retweetledi
Rumi
Rumi@ledekrepp·
Rumi tweet media
ZXX
87
52.3K
135.5K
1M
had retweetledi
Senna
Senna@Arnsienna·
Sorry kalau Gue keliatan benci banget sama Prabowo soalnya memang.
Indonesia
0
23.4K
43.5K
374.1K
had retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
Di balik riuhnya demonstrasi malam tadi, ada ruang dialog yang diisi oleh para perempuan hebat yang menyuarakan aspirasinya 🥺🫶 👇
Indonesia
4
9.5K
22.9K
161.6K
had retweetledi
⋆˚࿔ lala gap²⁵ 𝜗𝜚˚⋆
sebagai org dgn ekonomi menengah kebawah, saya butuh pendidikan gratis wok😅😅😅👆🏻
Indonesia
79
9.3K
33.5K
207K
had retweetledi
Serafinus
Serafinus@Serafinusgy·
Kebohongan yg aku lihat hari ini: 1. Mendisdakmen: 43jt guru ingin MBG dilanjutkan. Meanwhile, JUMLAH GURU DI INDONESIA AJA CUMA 3,47 JUTA ORANG. 2. Polisi: BEM UI belum kirim surat pemberitahuan demo. Meanwhile, UDAH SIAPIN 4500 PERSONEL UNTUK PENGAMANAN. Semuanya disampaikan pejabat publik. Di depan umum. Dan tanpa malu. cc:threadrannyafrs
Indonesia
179
21.9K
56.4K
594K
had retweetledi
Je 🧑‍🚀
Je 🧑‍🚀@MewJe15·
Kenapa yaa tiap lihat orang-orang demo gini selalu sedih.... kayak... guys nggak ada yang mau panas-panasan demo sampai taruhannya keselamatan kita seandainya pemerintah bejus mengurus negara.
Indonesia
70
19K
45K
381.1K
had retweetledi
ᢉ𐭩
ᢉ𐭩@etoiledew·
bener bener emosional… we sang indonesia pusaka sebelum mundur
Indonesia
447
47.3K
113.8K
2.2M
had retweetledi
nocturne.
nocturne.@Simfonipetang·
DENGAR SUARA KAMI, DASAR CUMI-CUMI.
nocturne. tweet medianocturne. tweet media
Indonesia
2
2.9K
5.5K
39.8K
had retweetledi
BBC News (World)
BBC News (World)@BBCWorld·
Indonesian students protest in against state spending, fuel price hike bbc.in/4egKwCW
English
300
50.2K
66.9K
1.1M