hhalehere

1.3K posts

hhalehere banner
hhalehere

hhalehere

@haihasbials

don’t be afraid to start over

Katılım Temmuz 2015
96 Takip Edilen14 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
hhalehere
hhalehere@haihasbials·
semoga rasa rendah hati itu akan selalu meliputi:
hhalehere tweet media
Indonesia
0
0
0
383
hhalehere retweetledi
Eve
Eve@claaudyf·
pada nyangka ga si? kalimat “rakyat di desa ga butuh dollar” bakal keluar dari mulut seorang presiden.. padahal itu kalimat yang biasa dikeluarin oleh mulut buzzer yg ga berpendidikan. jujur aja my expectation was low but what the helly?? kedelai 90% aja import, dan dia bisa bisanya ngomong “orang desa ga pake dollar”
Indonesia
231
20.1K
48.4K
521.3K
hhalehere
hhalehere@haihasbials·
besok besok kalo pidato pake teks aja pak, gapapa deh fokusnya ke kertas mulu daripada sibuk ngelawak😩👎
Indonesia
0
0
0
12
hhalehere
hhalehere@haihasbials·
orang sekitarnya presiden tu emang gaada yg bisa ngasi tau dampak naiknya nilai tukar dollar kah? bukan sekedar orang desa gapake dollar aja maksudnya tuh🥲 mana pada ikut ketawa dan tepuk tangan, sick.
Indonesia
0
0
0
27
hhalehere retweetledi
love drops
love drops@lovedropx·
love drops tweet media
ZXX
4
5.1K
18.1K
202.2K
hhalehere retweetledi
biruuw || rest kena limit || sylus dni!!!
dampak pilih persiden anti kritik, ketika ada isu, disepelein bukannya dikaji. that's why don't choose military person, their environment is so sick with seniority
Indonesia
64
27.5K
58K
573.4K
hhalehere retweetledi
mazi
mazi@yelvyah·
seharusnya lo 02 voters tuh ikutan marah sih karna presiden pilihan lo kelakuan nya ternyata bikin negara mau ancur, instead of turning into wowo dickriders acting all delusional like nothing’s wrong and like this country ain’t going to shit under his presidency
Indonesia
211
19.2K
50.6K
585.2K
hhalehere retweetledi
Kr
Kr@karirfess·
Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇 - Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia. - Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas. - Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi. - Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter. - Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri. - Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
The Economist@TheEconomist

Prabowo Subianto is too spendthrift and too authoritarian economist.com/briefing/2026/…

Indonesia
139
28.3K
58.9K
1.1M
hhalehere retweetledi
andi
andi@andihiyat·
Yang ngedumel "ya allahhhhh" tiap liat prabowo pidato boleh retweet
Indonesia
308
65.9K
91.6K
976.8K
hhalehere retweetledi
ً
ً@wtffrio·
ً tweet media
ZXX
10
26.7K
57.7K
667.9K
hhalehere retweetledi
Eve
Eve@claaudyf·
prabowo is the worst president in the history of our country.
English
226
27.3K
56.8K
632.5K
hhalehere retweetledi
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Rupiah Anjlok ke Level 17.600 per Dolar AS, Prabowo: Rakyat di Desa Enggak Pakai Dolar AS "Rupiah begini, dolar begitu. Orang rakyat di desa enggak pakai dolar kok, iya kan?"
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
4K
15.5K
51.2K
3.6M
hhalehere retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
838
16.9K
28.1K
1M
hhalehere retweetledi
yimika|
yimika|@yimikaaaa·
im FOREVERRRRRRRR praying that i get my fairytale ending.. the dream career. the financial freedom. the friends. the family. the peace. the love... just everything tht i truly & genuinely deserve
English
63
26.5K
62.1K
989.4K
hhalehere retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
Bagi yang belum yakin tentang rapor merah Prabowo-Gibran: 1. Nilai tukar rupiah terendah sepanjang sejarah 2. Kabinet tergemuk sepanjang sejarah 3. Presiden paling sibuk ke luar negeri dan wapres paling tidak berguna sepanjang sejarah (51 kunjungan dalam 2 thn, sementara Jokowi 58 dalam 2 periode) 4. Nominal utang & suku bunga APBN terbesar sepanjang sejarah 5. Proyek Korupsi termahal sepanjang sejarah 6. Praktek Nepotisme terparah sepanjang sejarah 7. SDM generasi muda terendah sepanjang sejarah
Indonesian Pop Base@iPopBase

Prabowo says “smart” people are free to leave if they believe the nation is moving toward a “dark age”: “Matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia terang. Ada yang mau kabur, kabur saja. Kau kabur saja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman. Silakan. Mau kabur ke mana. Hei orang-orang pintar, bukalah berita, lihatlah kita ditempatkan sebagai tempat yang paling aman di dunia sekarang. Kabur saja deh. Iya, kabur saja, biar kita enggak gaduh.” (nasional.kompas.com/read/2026/04/2…)

Indonesia
340
30.8K
58.2K
1.3M
hhalehere retweetledi
The Reds Indonesia
The Reds Indonesia@The_RedsIndo·
Prabowo ini bikin semua presiden pendahulunya jadinya terlihat bener kerjanya. SBY itu nilainya 3/10, Jokowi 2/10 tapi Prabowo ini beneran 0/10. Nepotismenya gila. Temennya ditunjuk jadi Menhan yang ngurusin koperasi. Ajudannya dijadiiin Seskab. Adiknya dikasih jabatan multifungsi. Ponakannya dikasih Deputi BI. Ekonomi lagi ambruk-ambruknya tapi presidennya macem gini. Hancur total.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Prabowo tunjuk adiknya, Hashim Djojohadikusumo, sebagai Ketua Satgas Taman Nasional

Indonesia
858
24.3K
61.7K
1.6M
hhalehere retweetledi
¥@N'$
¥@N'$@yaniarsim·
Mau maling anggaran Negara Tapi bawa2 Gizi anak bangsa Kan bangsat si hama serangga botak
¥@N'$ tweet media
Indonesia
86
5.3K
9K
100.8K
hhalehere retweetledi
ꦩꦸꦂꦠꦝ
ꦩꦸꦂꦠꦝ@MurtadhaOne1·
Ada yang bisa nambahin?
ꦩꦸꦂꦠꦝ tweet media
Indonesia
136
6.4K
13.6K
131.1K
hhalehere retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Artis udah pada speak up Influencer juga udah akademisi juga udah mahasiswa juga udah ini emang kagak mau di gubris kek nya
Lambe Saham tweet media
Indonesia
763
19.8K
70.4K
814.6K
hhalehere retweetledi
Bang opik
Bang opik@kipo_opik·
Dulu paling inget pas kampanye pillress pak @aniesbaswedan pernah bilang: kelas menengah adalah kelompok yang sering "terlupakan" oleh kebijakan sosial, krna ga dapet bantuan atau tunjangan Dari pemerintah, padahal mereka rentan terhadap gejolak ekonomi Dan pak anies memaparkan ide - ide nya untuk mendukung kelas menengah ini, tapi Yaa sayang yang menang yg joget-joget 😌
Proxy~@cemungutkitaa

Opini kalian tentang kelas menengah

Indonesia
245
10.7K
37.6K
965.7K