🐝

19.9K posts

🐝 banner
🐝

🐝

@hakimrbg

LOP-SUB-NGW-RBG-JKT.

Twitterland Katılım Haziran 2009
461 Takip Edilen1.2K Takipçiler
🐝 retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
Harvard jalanin satu studi selama 85 tahun. Dimulai tahun 1938. Tracking 724 orang dari remaja sampai tua. Pertanyaan-nya cuma satu: apa yang bikin hidup seseorang bahagia dan sehat? Jawabannya bukan duit. Bukan fame. Bukan kerja keras. Jawabannya bikin banyak orang kaget. Studi ini namanya Harvard Study of Adult Development. Salah satu studi terpanjang dalam sejarah ilmu pengetahuan umat manusia.
Hanif | AI For Productivity tweet media
Indonesia
21
474
1.8K
95.6K
🐝 retweetledi
Aurel
Aurel@shajkesper·
Menurut kalian gimana guys?🤔
Indonesia
116
761
3.9K
468K
🐝 retweetledi
🩺Ruki Yahea V-Doctor🎙
*Inhales* Anak-anak jangan sampai melakukan seks (di luar nikah) dalam bentuk apapun, baik protected maupun unprotected. Period. "Tapi kan tapi kan kita nggak bisa bikin mereka nggak ngeseks sama sekali? B I S A! Makanya, SEMUA lapisan masyarakat tanpa terkecuali harus mencegah biar anak-anak ga terpapar seks di luar nikah Yang ortu, dekat dengan anak dan ngajarin anaknya soal bahayanya (misal, kalau kamu/temenmu hamil, kamu mau nggak hidup berdua selamanya sambil bayarin dia makan/minum/beli baju dll? Tapi AYAH IBU NGGAK MAU BAYARIN) Yang nakes, edukasi semua lapisan masyarakat dengan media apapun (yang aku yakin udah banyak dilakukan, aku sendiri pun gitu). Yang pemuka agama, sampaikan agama dengan bahasan yang menarik, termasuk larangan seks di luar nikah (TIDAK ADA NAMANYA TABU WAHAI GURU). Yang content creator atau influencer, nggak bikin konten (menjurus) seks atau opini yang (menjurus) seks di luar nikah. Masih banyak konten yang ngehasilin duit banyak tanpa menjual seks. Yang masyarakat, JANGAN JOKES SEKSIS (rahimku anget mas, hai cantik/cakep, dll), megang-megang, njawil-njawil, nyubit-nyubit, dll. Yang pemerintah, bikin aturan dan penerapan yang tegas dan nggak pandang bulu. Yang PK (penjahat kelamin), semoga alat kelaminmu terpotong. Ada yang mau menambahkan?
Indonesia
26
692
2.2K
64.6K
🐝 retweetledi
Manchester United Forever
🚨🎙️@StevenRailston: “Bruno Fernandes had plenty of space ahead of him when he picked up the ball to create United's second goal. “He had Mbeumo on his right-hand side and Sesko to his left as he attacked the box. “Mbeumo was the logical choice to pick out with a pass. Fernandes dithered and, for a moment, it looked like his hesitation would prove costly, but he was still able to find Sesko, who finished with power. “Fernandes APOLOGISED to Mbeumo by holding his hands out before embracing Sesko. Mbeumo joined the celebrations, but he wouldn't have been smiling if the chance had been wasted. “The apology showed the kind of leader Fernandes is in the dressing room. He didn't have to say sorry, given that the move ultimately resulted in a goal, but he understood Mbeumo was also in a brilliant position”. #MUFC [MEN]
Manchester United Forever tweet media
English
47
143
3.3K
385.6K
🐝 retweetledi
Ardy Nurhadi Shufi
Ardy Nurhadi Shufi@ardynshufi·
Jadi inget temen saya yang punya bisnis ngasih pendapat tentang kelemahan orang Indonesia dibanding orang Tiongkok dalam berbisnis. < kalau ada orang Tiongkok boleh konfirmasi/bantah ya. 🙏 Orang Indonesia itu FOMO dan bisa "saling bunuh". Musim Es Kepal Milo, semua bikin. Musim Mixue, semua invest. Bulan puasa, semua dagang gorengan dan es buah. Bahkan mereka gak peduli kalau di dekat tempat mereka ada bisnis serupa yang akhirnya menimbulkan persaingan ketat. Nah, masalahnya bukan ikut tren, tapi eksekusinya yang tanpa diferensiasi dan tanpa perhitungan. Karena, katanya, banyak pelaku bisnis Tiongkok, dan ini jadi alasan bisnis di negara Cina maju pesat, justru bermain lebih strategis dan kolektif. Mereka paham bahwa sustain itu lebih penting daripada menang cepat. Contohnya: kalau si A punya toko ATK dan ada barang yang tidak tersedia, dia tidak ragu mengarahkan pembeli ke toko teman atau relasinya yang juga jual ATK. Meski sama-sama ATK, ada diferensiasi misal yang satu fokus di barang A, toko ATK lain di barang B. Secara jangka pendek mungkin dia kehilangan satu transaksi, tapi secara jangka panjang dia membangun trust dan ekosistem. Contoh lain, di beberapa komunitas bisnis mereka, ada semacam pembagian peran. Misalnya satu fokus di supply, satu di distribusi, satu di retail. Mereka tidak semua lompat ke posisi yang sama hanya karena sedang “cuan”. Hasilnya, mereka tumbuh bersama, bukan saling menjatuhkan. Btw, ini bukan berarti semua orang Indonesia seperti itu ya, atau semua orang Tiongkok pasti lebih baik. Tapi pola ini cukup sering terlihat: satu cenderung reaktif dan individual, satu lagi lebih terstruktur dan kolaboratif. Tapi, bisa jadi pernyataan ini salah juga ya ges. Ini hanya mengaitkan dengan postingan di bawah terkait banyak Mixue yang tutup. Dan juga karena saya lagi coba mulai wirausaha, jadi butuh pendapat dari yang lebih expert juga. 🙏
yuswohady@yuswohady

MIXUE TUTUP 428 GERAI Bubble Pecah or Strategi "Cuci Lemak" ala Tiongkok?

Indonesia
226
1.3K
7.4K
1M
🐝
🐝@hakimrbg·
Kemarin ketemu beliau di Sarasehan HKTI di Kementan.. Mantap betul kakak satu ini.. Selisih usia ga jauh lah. 12 tahun aja..
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ada wawancara dari Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda yang menurut gue menarik untuk di simakk..... jadi begini...................... Siapa Sherly Tjoanda dan kenapa dia ada di kursi gubernur: Sherly bukan politisi karir. Dia ibu rumah tangga yang naik menggantikan suaminya Benny Laos yang meninggal dalam kecelakaan kapal saat kampanye Pilkada 2024. Suaminya yang mencalonkan diri. Suaminya yang membangun jaringan delapan partai pendukung. Suaminya yang punya visi besar untuk Maluku Utara. Dan Sherly melanjutkannya. Menang. Dilantik sebagai gubernur pertama perempuan di Maluku Utara. Dari ibu rumah tangga langsung ke kursi gubernur yang bertanggung jawab atas 1,4 juta jiwa. Pertanyaan yang sangat valid: apakah ini kepemimpinan yang lahir dari kapasitas atau dari nama keluarga? Fakta tentang Maluku Utara yang paling menyakitkan: Maluku Utara menyumbang 40-50% produksi nikel nasional Indonesia. Nikel adalah komoditas paling strategis saat ini bahan baku baterai kendaraan listrik yang diperebutkan seluruh dunia. Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara: 34% year on year salah satu tertinggi di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Tapi Sherly sendiri mengakui: rakyatnya belum merasakan pemerataan ekonomi itu. Ini adalah ironi terbesar yang paling jarang dibicarakan. Daerah yang menghasilkan kekayaan alam untuk seluruh Indonesia tapi infrastruktur dasarnya masih memprihatinkan. Dan ini yang paling mengejutkan soal dana bagi hasil: Maluku Utara seharusnya dapat Rp800 miliar dari dana bagi hasil nikel di 2026. Yang diterima: hanya Rp300 miliar. Dipotong Rp600 miliar sekitar 60% oleh pemerintah pusat dalam skema efisiensi TKD. Total pemotongan untuk seluruh provinsi dan 10 kabupaten/kota di Maluku Utara: Rp3,5 triliun. Dan janji pemerintah pusat bahwa potongan itu akan dikembalikan dalam bentuk program kementerian menurut Sherly belum terlalu terasa, khususnya untuk jalan dan jembatan. Ini adalah pengakuan yang sangat serius. Daerah yang menyumbang setengah produksi nikel Indonesia dipotong 60% dana bagi hasilnya. Dan pengembaliannya belum terasa. Soal jalan yang paling konkret: Ketika Sherly dilantik dari 1.000 km ruas jalan provinsi, 550 km belum ada jalannya. Dalam hampir 2 tahun sudah diselesaikan 90 km. Sisa yang harus dibangun: 460 km lagi. Kebutuhan total untuk jalan kabupaten: sekitar Rp8 triliun. Bantuan yang diterima dari Kementerian PU tahun 2025: Rp300 miliar. Selisihnya: Rp7,7 triliun yang tidak ada sumber anggarannya sekarang. Dan tanpa jalan 60% petani Maluku Utara tidak bisa menurunkan hasil panen dari kebun ke pelabuhan. Kopra, kelapa semua terjebak di atas gunung karena tidak ada akses. Yang paling menarik dari pendekatan Sherly: Dia memilih fokus pada satu hal: jalan dan jembatan. Tidak ada program sosialisasi kecil-kecil. Tidak ada paket ceremonial. Seluruh anggaran infrastruktur Rp550 miliar difokuskan ke jalan dan jembatan. Alasannya jelas dan logis: tanpa konektivitas tidak ada pemerataan ekonomi. Setinggi apapun angka pertumbuhan kalau petani tidak bisa ke pasar, itu hanya angka. Dan dia ingin membangun identitas digital per warga database by name by address sehingga bisa tahu secara konkret siapa yang masih miskin, siapa yang sudah sejahtera. Bukan hanya berbicara angka makro yang tidak menggambarkan realita manusianya. Ini adalah pendekatan yang menurut gue sangat tepat dan yang ironisnya jarang dilakukan kepala daerah lain. Soal konflik kepentingan tambang dan ini yang harus dikritisi: Sherly mengakui secara terbuka bahwa dia memiliki tambang. Warisan dari suaminya yang sudah punya IUP sebelum meninggal. Tambang itu baru beroperasi Agustus 2025. Dia bilang: tidak ada yang ilegal. Semua sesuai aturan. Perusahaan dikelola independen oleh direksi. Dia tidak terlibat operasional. Dan argumennya untuk membela diri: Saya gak gila melakukan tambang ilegal sebagai gubernur di saat presiden sedang menertibkan tambang ilegal. Logika itu masuk akal dari sisi risiko hukum. Tapi ada pertanyaan yang lebih mendasar yang tidak ditanyakan di wawancara ini: Bagaimana Sherly memastikan tidak ada conflict of interest dalam kebijakan pertambangan yang dia keluarkan sebagai gubernur sementara dia sendiri pemilik IUP tambang di daerah yang sama? Siapa yang mengawasi izin lingkungan tambangnya? Apakah AMDAL yang dia sebut benar-benar diaudit secara independen? Dan apakah ada mekanisme transparansi yang memastikan kebijakan pertambangan provinsi tidak menguntungkan aset pribadinya? Ini bukan tuduhan. Ini adalah pertanyaan yang harus dijawab secara publik oleh siapapun yang menjabat sebagai gubernur sekaligus pemilik bisnis pertambangan di wilayahnya sendiri. Soal MBG di Maluku Utara dan ini yang paling menggelitik: Maluku Utara punya kuota MBG Rp1,6 triliun per tahun. Tapi faktanya: tidak punya ayam sendiri, tidak punya telur sendiri, tidak punya beras sendiri, tidak punya buah sendiri. Jadi Rp1,6 triliun itu sebagian besar keluar dari Maluku Utara dibayarkan ke provinsi lain yang menyuplai bahan makanannya. Dan kenapa tidak punya peternakan ayam dan telur? Karena ada Pergub lama soal larangan bibit anak ayam saat flu burung yang lupa dicabut selama bertahun-tahun. Sebuah peraturan gubernur yang terlupakan menyebabkan tidak ada industri peternakan di seluruh provinsi selama bertahun-tahun. Sherly baru mencabutnya akhir 2024. Ini adalah bukti nyata tentang bagaimana regulasi yang tidak dievaluasi bisa menghambat ekonomi daerah secara diam-diam selama bertahun-tahun. Soal dinasti politik pertanyaan yang perlu diajukan: Sherly masuk ke politik bukan karena rekam jejak politik atau kompetensi pemerintahan yang teruji. Tapi karena suaminya meninggal saat kampanye. Ini adalah pola yang sangat familiar dalam politik Indonesia: istri menggantikan suami, anak menggantikan orang tua, keluarga mewarisi jabatan. Dan pertanyaan yang selalu harus diajukan bukan untuk menyerang Sherly secara personal tapi untuk kepentingan demokrasi yang sehat: Apakah rakyat Maluku Utara memilih Sherly karena kapasitasnya? Atau karena simpati atas kehilangan suaminya? Dan apakah kedua hal itu adalah basis yang cukup kuat untuk memimpin 1,4 juta jiwa? Sherly sendiri mengakui bahwa progresnya dalam 1,5 tahun "tidak secepat yang dia bayangkan." Fondasinya masih lemah. Birokrasi masih bergerak lambat. Itu adalah kejujuran yang jarang diucapkan kepala daerah. Dan gue menghargai itu. Tapi kejujuran mengakui keterbatasan tidak menghapus pertanyaan tentang apakah sistem yang melahirkan kepemimpinannya adalah sistem yang sehat. Yang paling gue ingat dari seluruh wawancara ini: Sherly bilang sesuatu yang menurut gue adalah kalimat paling jujur dari seluruh wawancara: "Akar dari kenapa saya ada di sini? Karena saya mau menyelesaikan janji politik almarhum suami saya di Maluku Utara. Bukan ambisi pribadi. Bukan karir politik. Tapi janji yang dia rasa harus ditepati. Dan dia membayar harganya: kehilangan suami. Kehilangan waktu bersama tiga anaknya. Belajar birokrasi dan politik dari nol di usia yang tidak muda. Tapi satu kalimat lain yang gue tidak bisa lupakan: "Uang itu bisa dicari, tapi persaudaraan itu tidak boleh putus." Diucapkan dalam konteks konflik antar desa di Halmahera Tengah — ketika ada kematian di hutan, miskomunikasi, pembakaran rumah, dua korban jiwa. Dan responnya adalah: membangun kembali rumah yang terbakar, mengisi ulang kulkas dan TV yang hangus, dan mendorong rekonsiliasi. Itu bukan respons seorang politisi yang kalkulatif. Itu respons seorang ibu. Ini bukan hanya soal Sherly. Ini soal sistem yang merampok kekayaan daerah atas nama efisiensi nasional dan kemudian meminta kepala daerah untuk kreatif mencari solusi dengan sumber daya yang sudah dipangkas. Dan selama sistem itu tidak berubah siapapun gubernurnya, sebaik apapun niatnya Maluku Utara akan terus menjadi daerah yang kaya di atas kertas tapi miskin di lapangan.

Tebet, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
94
🐝 retweetledi
listyantidewi
listyantidewi@listyantidewi·
Privilege itu REAL. Kalau orang tuamu udah punya rumah, koneksi, dana darurat, bahkan "safety net" buat seluruh keluarga, ditambah warisan yang sekian turunan itu.. maka kamu main game kejar yang levelnya beda. Jangan suruh orang lain yg tidak punya privilege utk main di level yg sama kayak kamu. Tapi juga perlu direfleksi, bahwa bare minimum versi kelas menengah hari ini adalah mimpi sebagian orang tua kita 30 tahun lalu.
Kukuh Adi D.@kukuhya

Kenapa ya kebanyakan anak-anak privileged itu suka banget nyuruh nyuruh kita kejar mimpi? Padahal mimpi kita aja itu kayak sehari harinya mereka. Jadi kita harus kerja keras supaya bisa kayak bare minimumnya mereka?

Indonesia
6
449
1.8K
43.3K
🐝 retweetledi
Khanif Irsyad
Khanif Irsyad@khanifirsyad·
Akhir2 ini saya lagi suka dengerin Bunda Elly Risman. Penjelasannya enak didengerin dan gampang dipahami. Topik yg dibahas: pernikahan, keluarga, dan parenting. Apakah untuk nikah, cinta aja cukup? Ini jawaban blio: - Langkah pertama, untuk selalu bersyukur terhadap apa yg dimiliki - Pernikahan itu ibadah terpanjang, cinta aja gak cukup, tapi butuh ilmu dan kesiapan utk terus belajar. - Proses menjalaninya gak boleh tergesa2. Termasuk ketika punya anak - Perlu untuk look in (mengenal diri sendiri, introspeksi, visi ke depan, dll) - Kunci keharmonisan keluarga itu, 3 M (mengenali, menerima, menghargai) sebagai bagian dari look out Isinya daging bgt. Orang kalo ngomong dari hati, bakal sampe ke hati jg. 🥹
Khanif Irsyad tweet media
Indonesia
5
84
361
10.5K
🐝 retweetledi
Bisri Musthofa
Bisri Musthofa@gepengsekali·
@MahameruLee Kita harus mulai mengakui bahwa dunia kerja di Indonesia sudah mulai kehilangan sisi humanisnya. Kita akui saja, gak usah bantah blablabla
Indonesia
30
942
4.7K
123.6K
🐝 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
guys, ada cerita dari Jahja Setiaatmadja Presiden Komisaris BCA yang menurut gue adalah salah satu yang paling menampar soal ekspektasi anak muda zaman sekarang. Bukan karena dia ceramah soal kerja keras. Tapi karena perjalanannya benar-benar tidak ada jalan pintasnya sama sekali. Mulai dari latar belakang yang paling bawah: Ayahnya bekerja di Bank Indonesia selama 33 tahun. Kedengarannya keren tapi bukan sebagai pejabat. Sebagai kasir. Gaji pas-pasan. Tidak lebih. Jahja SD dan SMP jalan kaki ke sekolah. Sementara teman-temannya naik sepeda atau diantar mobil. Dia jalan kaki. SMA pindah rumah lebih jauh. Sekarang bergelantungan di bus. Tidak ada privilege. Tidak ada koneksi. Tidak ada modal apapun selain mau bekerja keras. Soal cita-cita yang tidak kesampaian dan ini yang paling relate: Jahja ingin jadi dokter gigi waktu SMA. Tapi keluarga tidak sanggup bayar kuliah kedokteran gigi. Coba teknik juga mahal. Akhirnya pilihan jatuh ke Ekonomi UI karena itulah yang terjangkau. Bukan pilihan pertama. Bukan impian awal. Tapi dari situlah semuanya dimulai. Pekerjaan pertama dan ini yang bikin banyak orang tidak siap: Setelah lulus dari UI dan diterima di Price Waterhouse kantor akuntan asing yang bergengsi pekerjaan hariannya di hari-hari pertama adalah fotokopi. Karena office boy-nya terbatas, junior seperti Jahja yang kena. Lulus dari universitas terbaik. Kerja di kantor akuntan internasional. Tugas pertamanya: fotokopi. Gaji bulan pertama: Rp60.000. Dia tidak keluar. Dia tidak ngeluh. Dia kerjakan sebaik mungkin. Titik balik yang tidak direncanakan jualan betamax door to door: Karena gaji Rp60.000 tidak cukup Jahja cari penghasilan sampingan. Dia keliling naik motor menjajakan kaset video betamax sewaan ke teman-teman dan kenalan. Suatu hari dia ketemu seorang langganan yang ternyata direktur di Kalbe Farma. "Gaji lu berapa?" "Kira-kira Rp60.000, Pak." "Ikut gua. Langsung Rp150.000." Dua setengah kali lipat. Dari jualan betamax keliling. Karir di Kalbe Farma dan ini yang menunjukkan konsistensinya: Di Kalbe Farma dia naik pangkat setiap dua tahun. Konsisten. Sampai di usia 33 tahun dia sudah menjabat sebagai Direktur Keuangan Kalbe Farma salah satu perusahaan farmasi terbesar Indonesia. Kemudian pindah ke Indomobil Group juga sebagai Direktur Keuangan direkrut oleh headhunter dari Singapura. Momen yang paling mengejutkan downgrade dari direktur jadi wakil kepala divisi: Ketika Andre Halim memintanya pindah ke BCA Jahja siap. Tapi ada syaratnya: "Kamu kan direktur keuangan di Indomobil. Di BCA company-nya lebih luas. Sorry, kamu enggak bisa sebagai direktur. Cukup general manager dengan jabatan wakil kepala divisi." Turun dua level. Dari direktur menjadi wakil kepala divisi. Tapi ada janji: dalam setahun akan jadi kepala divisi. Jahja terima. Dan janji itu tidak ditepati selama lima tahun: Tahun pertama tidak ada kenaikan. Tahun kedua sama saja. Tahun ketiga, keempat, kelima tidak ada perubahan. "Sami mawon," kata Jahja. Bahasa Jawa untuk: sama saja. Tidak ada yang terjadi. Baru di Januari 1996 lima tahun kemudian surat keputusan pengangkatan kepala divisi itu datang. Dan inilah refleksinya yang paling dalam: "Sesudah saya diangkat menjadi kepala divisi, saya baru sadar kalau pada tahun 91 saya dijadikan kepala divisi, saya jadi bos tapi enggak punya fondasi. 5 tahun itu memberikan waktu kepada saya untuk bisa belajar, belajar, mendalami." Dia tidak menyesali lima tahun penantian itu. Dia mensyukurinya. Karena kalau dipromosikan terlalu cepat dia akan jadi bos tanpa fondasi. Dan itu jauh lebih berbahaya daripada menunggu lama. Soal networking yang lebih penting dari gelar: Jahja bilang sesuatu yang menurut gue perlu digarisbawahi: "70% kalau saya boleh kata adalah karena networking, karena relationship." Dia lulusan akuntansi. Ilmu akuntansi 30-40 tahun lalu sama saja dengan sekarang tidak ada yang luar biasa. Tapi networkingnya yang membawa dia ke posisi Presiden Direktur BCA selama 14 tahun. Cara dia membangun networking yang konkret: Setiap kepala divisi dan kepala wilayah yang berada di bawahnya 58 kepala divisi dan 12 kepala wilayah mendapat bunga dan kue kecil di hari ulang tahunnya. Dari Jahja pribadi. Ada seorang kepala divisi dari Tapanuli yang meneleponnya sambil terharu: "Pak, ini pertama kali dalam hidup saya pada waktu ulang tahun saya dapat bunga." Dan cara dia ke cabang BCA? Tidak nanya soal kerjaan. Ngobrol. Selfie bareng teller dan customer service. Tertawa bersama. "Kalau kita datang ke cabang cuma nanya kerjaan, jangan heran mereka juga akan begitu ke bawahannya." Prinsip kepemimpinan yang paling konkret: Satu — kredit ke yang berhak. Kalau anak buah yang usulkan ide bagus sebut namanya. Jangan di-take over. Mereka akan bangga dan makin loyal. Dua — tanggung jawab kesalahan sendiri. Kalau keputusan ternyata salah jangan cari kambing hitam. Tanggung jawab. Tiga — beri kepercayaan bertahap. Beri wewenang dulu. Lihat hasilnya. Kalau 80% benar lepas dia jalan sendiri. Kalau 50% masih salah bimbing lagi. Kalimat penutup yang paling sederhana dan paling dalam: "Jika selalu kita berbuat baik dan berniat baik maka setiap saat adalah saat yang baik. Dan setiap hari adalah hari yang baik." Tapi dia tambahkan: "Niat aja kalau enggak dikerjakan percuma. Niat baik dan berbuat baik." Jahja Setiaatmadja bukan orang yang terlahir dengan privilege. Tidak ada koneksi keluarga. Tidak ada modal besar. Ayahnya kasir selama 33 tahun. Yang dia punya: mau belajar dari bawah. Mau tunggu lima tahun tanpa mengeluh. Mau jualan betamax keliling naik motor waktu gaji tidak cukup. Mau turun jabatan dua level demi kesempatan belajar di tempat yang lebih besar. Dan dari titik-titik itu dia menjadi Presiden Direktur BCA selama 14 tahun. Bank dengan market cap terbesar di Indonesia. Bukan karena beruntung. Tapi karena dia konsisten mengerjakan hal yang benar bahkan ketika tidak ada yang melihat dan tidak ada yang menghargai.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
9
162
513
31.2K
🐝
🐝@hakimrbg·
Sakit jiwa. Ga ada angin ga ada ujan tiba2 akun ultimate dibajak orang kek gini. Ini laporannya harus kemana dan gimana? Subs setaon baru 4 bulan nih. @vidio satu jutaan melayanggg kalo gabisa diurus. MU maen lusa gamau tau harus udah bener neeehhh.
🐝 tweet media
Tebet, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
77
🐝 retweetledi
Tubagus Siswadi W
Tubagus Siswadi W@tb_siswadi·
Jadi.. selama 10 tahun terakhir, cara parenting yang katanya "lembut dan baik" itu TERNYATA gagal total. Iya, gagal. Penelitian di tahun 2025 di Amerika menunjukan: keluarga yang pake aturan tegas—jam malam nggak bisa ditawar, batasan gadget jelas PUNYA HUBUNGAN SAMA ANAKNYA JAUH LEBIH BAIK.
Tubagus Siswadi W tweet media
Bardan - Digital Marketer@bardanslm

gaes menurutmu orang tua yg keras akan menghasilkan anak2 yg lebih sukses gak??? kalau orang tuamu tipe yg kata2nya harus dituruti apa tipe yg santai dan terbuka untuk diskusi??

Indonesia
193
3.9K
12.4K
1M
🐝 retweetledi
🐝 retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Ada sebuah hadits: “Pena diangkat (dibebaskan) dari tiga golongan: [1] orang yang tidur sampai dia bangun, [2] anak kecil sampai mimpi basah (baligh) dan [3] orang hilang akal sampai ia kembali sadar (berakal).” Kalau kalian belajar psikologi, nomor [3] bisa jadi mereka memenuhi. Tapi menghakimi memang lebih mudah.
MASBRO@19BROMAN

Laki-laki tidak bercerita Foto foto saat mau pergi keneraka selamanya👹👹. Awas klo ada yg komplain, semua agama itu mengharamkan bunuh diri jadi jangan komplain kalo orang ini masuk neraka selamanya!! Saya sendiri pun ga tau akan masuk neraka atau pun surga, tapi jangan sampai teman²ku semua ada yg kepikiran untuk Bunuh diri, cukup mreka saja..

Indonesia
244
1.5K
11K
710.5K