SarjanaEmbongan
4.1K posts



Kalau menyewa mobil di Sumbar atau manapun, ambil yg makan supir sudah termasuk saja, nanti rental company yang akan memberikan ke supir, mkn 20-30K/kali makan, kalau sehari ya 60-90K untuk 3x makan. Cara lain, saat berhenti makan langsung kasih uang makan ke supir "uda/pak, ini untuk makan ya" Ya selalu ada supir yang mengambil kesempatan untuk keenakan 😄 Lebih terkontrol pengeluaran anda kalau include. Untuk Sumbar saya rekomen IndoMinang Holiday Mau berhenti di mana juga nurut drivernya wqqq, kalau bisa request Uda Elvit, sudah beberapa kali antar saya dan rombongan, minusnya satu saja Uda ini, kadang bawanya terlalu pelan 😄 Ya jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan, mari kita beri peluang mereka memperbaiki, jangan lupa kasih masukan ke mereka juga setelah pemakaian kalau ada yg dirasa kurang pelayanannya.

Empat terduga pelaku penyirama air keras terhadap Andrie Yunus adalah anggota TNI dari Detasemen Markas Badan Intelejen Strategis TNI (BAIS). Berikutnya adalah secara terbuka dan transparan mengungkap dalang atau aktor intelektualnya.


Andri Yunus dari @KontraS diserang dg siraman air keras tadi malam. Ia mengalami luka bakar sekitar 24 persen meliputi bagian mata, tangan dan dada.

@AgusMagelangan Marketplace e, kesenengan tersendiri untuk bapak2 dalam melipur lara 😀😀😀




Secara komparatif, kelas pengusaha Indonesia jelek, bodoh, dan gaptek. Alasannya, mereka muncul bukan lewat kompetisi Darwin, tetapi lewat kroni-kronian. Salah satu keluarga terkaya adalah keturunan maling yang dulu merampok kayu bulat di Jawa Tengah bareng Kolonel Soeharto. Setelah Reformasi, terjadi deindustrialisasi dan commodity boom dan sepertinya tren ini malah semakin parah. Kelas pengusaha pribumi yang muncul malah lebih busuk, lebih rampok, lebih malas, dan lebih gaptek. Ciri khas pengusaha-pengusaha payah, bodoh, dan gaptek ini adalah sangat sibuk di parpol dan politik, karena hanya dari situlah mereka bisa mendapat uang, proyek, dan tanah. Mereka tidak bisa untung lewat cara lain. Hari ini lebih dari separuh anggota DPR adalah pengusaha semacam ini. Misal, barangkali ada pengusaha perusahaan pesawat yang kualitas maskapainya sungguh jelek dan menyedihkan, sehingga satu-satunya cara bertahan adalah menjadi waketum partai dan mendirikan monopoli lewat situ seperti mafia. Beberapa seperti di Cilegon malah secara langsung merampok pengusaha dan bisnis yang datang. Mereka secara praktis sudah bukan lagi pengusaha, melainkan preman yang hanya bisa merampok dan memalak. Entah mengapa preman-preman semacam ini malah iseng masuk ke asosiasi-asosiasi pengusaha. Mereka tidak mampu dan tidak mau berkompetisi dan berinovasi di pasar yang bebas. Alasannya karena mereka payah, bodoh, lamban, tidak kreatif, dan gaptek. Orang-orang payah dan lamban seperti ini akan langsung dilindas gepeng oleh kegesitan dan kecerdikan kelas pengusaha, kelas STEM, dan kelas manajerial China dari China, yang lahir dari tiga kombinasi maut antara neraka kompetisi Darwin yang tanpa ampun, dukungan kebijakan industri, dan sistem pendidikan.






