Dari kotamu yang dulu
menjadi saksi pada tiap tawa
dan getar jemari,
kini perlahan menutup mata.
Seolah membantuku
dengan cara yang paling sunyi:
mengubur sisa-sisa mimpi
di bawah padam
selimutnya.
#SeninPelangi
-@hendakdisini
Dari kotamu yang dulu
menjadi saksi pada tiap tawa
dan getar jemari,
kini perlahan menutup mata.
Seolah membantuku
dengan cara yang paling sunyi:
mengubur sisa-sisa mimpi
di bawah padam
selimutnya.
#SeninPelangi@PelangiPuisi
Basrah
Jangan tanya
tentang indahnya rupa,
tanyalah
tentang nampan perak
yang memikul fitnah.
Tentang wanita
yang mengubur dunianya,
agar tak jadi jerat
bagi lelaki yang lupa
siapa Tuhannya.
Aku adalah Basrah,
kota yang berduka
atas hilangnya
sepasang mata.
~@hendakdisini
Basrah
Jangan tanya
tentang indahnya rupa,
tanyalah
tentang nampan perak
yang memikul fitnah.
Tentang wanita
yang mengubur dunianya,
agar tak jadi jerat
bagi lelaki yang lupa
siapa Tuhannya.
Aku adalah Basrah,
kota yang berduka
atas hilangnya
sepasang mata.
@PelangiPuisi
Kau menyesapku
dalam-dalam, meniru caranya
mengembuskan asap
ke arah jendela yang terbuka.
Kau ingin paru-parumu
terasa sama dengannya,
merasa sesak yang serupa,
meski hatimu jauh lebih remuk
dipukul rahasia.
#PuisiAmbyar
••• @hendakdisini
Kau menyesapku
dalam-dalam, meniru caranya
mengembuskan asap
ke arah jendela yang terbuka.
Kau ingin paru-parumu
terasa sama dengannya,
merasa sesak yang serupa,
meski hatimu jauh lebih remuk
dipukul rahasia.
#PuisiAmbyar@PemetikAksara
Aku Tidak Gila 2
Jangan panggil aku pulang,
sebab rumah adalah tempat
di mana kau pernah ada,
dan sekarang, rumah itu
ikut pergi bersamamu,
meninggalkanku yang sibuk
menanam air mata
di atas ubin dingin
yang tak kunjung tumbuh
menjadi pipimu.
~@hendakdisini
Aku Tidak Gila 3
Kehilangan adalah tamu
yang tak mau pulang,
yang membunuh ingatan
di dalam kepalaku,
hingga aku lupa
cara membedakan
malam dengan rintihan.
~@hendakdisini
Aku Tidak Gila 1
Kupungut serpihan senyummu
yang tertinggal di retakan lantai.
Orang-orang bilang
aku bicara pada angin,
padahal aku sedang
memaki waktu
yang mencuri wajahmu
dari mataku.
~@hendakdisini
Aku Tidak Gila 3
Kehilangan adalah tamu
yang tak mau pulang,
yang membunuh ingatan
di dalam kepalaku,
hingga aku lupa
cara membedakan
malam dengan rintihan.
@PelangiPuisi
Aku Tidak Gila 2
Jangan panggil aku pulang,
sebab rumah adalah tempat
di mana kau pernah ada,
dan sekarang, rumah itu
ikut pergi bersamamu,
meninggalkanku yang sibuk
menanam air mata
di atas ubin dingin
yang tak kunjung tumbuh
menjadi pipimu.
@PelangiPuisi