AHY ini politikus yang punya semua privilege yang diinginkan politikus:
>Ketum Partai Aktif
>Bapaknya Presiden 2 periode
>Partainya Demokrat masuk parlemen
>Hidup di dunia militer juga dunia sipil
>Kakeknya Pahlawan Nasional
>Kaya Raya
>Wajah Tampan
>Masih Muda
>Punya Jabatan di Pemerintah
>Pinter bahasa ingrris
>Body ideal
>Bisa dekat ke Prabowo-Jokowi-SBY-Megawati
>Istrinya cantik
dll banyak dah.
Tapi kok elektabilitasnya kecil?
Ada yang tau kurangnya AHY dimana? hahaha
cc:fb Jaha Namrezim
@tb_siswadi JANGAN Hanya Jadi penonton, penikmat,bahkan jadi PECUNDANG, Iri Liat Orang Lain SUKSES.
KITA suatu saat, Bisa Jadi Dikasih Kesempatan Yang sama,oleh TUHAN
Dan Tidak menjamin Berprilaku SAMA!
mari FOKUS DIRI SENDIRI, kesampingkan PENCAPAIAN ORANG
Yuk, SEMANGAT dn BERJUANG!!
Kata orang yg tiap hari naik jet , yang ga pernah token listriknya titut titut, yang ga pernah di tagih iuran RT, yg kalo pusing dikit langsung umroh.
Ga ada empati nya, caption soal kebersyukuran, tp di private jet.
Dikeadaan ekonomi yg cekak spt ini.
Gila kali ya ?
@tb_siswadi Nggak usah iri hati.
Bukan pejabat negara/BUMN.
Beliau nikmati atas kerja kerasnya,
Sedekah dia juga nggak keitung.
Liat Diri Sendiri !!
Yuk sama sama berkerja keras, biar bisa kyak dia, Sedekah kayak dia, nikmati pencapaian kayak dia. Utk menginspirasi. SEMANGAT
Pertanyaan netizen:
"Doktif, yang di perut pak JW itu alkes apa?"
Kalau melihat dari tanda dan gejala yang sama-sama kita lihat, praktis sejak bulan April 2025 hingga sekarang, dan saya asses adalah Penyakit Autoimun Agresif, maka dugaan saya alat itu adalah CAPD.
Ini adalah assessment dari seorang Dokter atas pertanyaan para netizen.
Karena berulangkali saya sampaikan, saya mengkhawatirkan kesehatan pak JW, terlepas dari saat ini kita berseberangan, padahal bukan maksud saya untuk menjadi lawan beliau atau apa. Yang saya lakukan adalah menegakkan kebenaran soal ijazah, kalau dengan itu beliau tersinggung dan memusuhi saya ya kita lihat saja bagaimana kebenaran itu akan membela dirinya sendiri.
Kembali soal penyakit.
Penyakit Autoimun Agresif yang perjalanan penyakitnya kurang dari 6 bulan menuju terminal stage, dengan gejala perubahan kulit yang agresif, gatal luarbiasa, sarkopenia atau otor mengecil dengan cepat menimbulkan kelemahan dan kehilangan berat badan , kerusakan organ-organ agresif terutama ginjal dan sistem imun, antara lain Lupus Nephritis grade IV-V, Rapid Progressive Glomerulonephritis (RPGN), Scleroderma Renal Crisis, yang bisa merusak ginjal dalam hitungan minggu hingga bulan.
Sebagai Dokter dan sesama manusia, saya khawatir terhadap kesehatan beliau.
Ketika kondisi Autoimun sangat agresif, dan menyerang organ-organ dengan cepat terutama ginjal, maka CAPD sama sekali tidak mendukung.
Justru yang hoax adalah, orang yang mengatakan ini hanya Alergi Kulit biasa yang menyerang akibat kunjungan ke Vatikan.
Sekali lagi ini sakit berat, berat sekali.
Lebih baik segera rawat intensif ke Rumah Sakit terbaik di dunia, mungkin di China, karena pak JW masih ada hubungan darah dengan China jadi bisa relate kalau butuh donor darah atau donor ginjal.
Apakah negara masih memfasilitasi mantan Presiden untuk mendapatkan perawatan terbaik?
Hari ini, saya berkunjung untuk bersilaturahmi dengan Dosen Pembimbing Akademik saat kuliah di Fakultas Kehutanan UGM, Bapak Ir. Kasmudjo. Di usia 75 tahun, beliau masih sehat dan penuh semangat. Semoga Allah SWT senantiasa memberi kesehatan dan kekuatan kepada beliau.
@MafiaWasit Dan apapun yang terjadi yang mencoreng nama baik AREMANIA. Tak akan merubah cinta dan Kebanggaan kita tehadap Arema.
Sanksi? Siapa takut. Salah? Yaa kami memang salah. Mari kita memperbaiki dan lebih baik lagi untuk kedepan.
“Hanya ada satu negeri yang menjadi negeriku. Ia tumbuh dengan perbuatan, dan perbuatan itu adalah perbuatanku.” -Rene de Clercq, dikutip oleh Bung Hatta dalam pledoinya di Den Haag tahun 1928.
Jangan putus asa dan jangan pernah menyerah untuk Indonesia. Kata Bung Karno: Tetaplah bersemangat elang rajawali! :)