Sabitlenmiş Tweet
heynissin
6.3K posts

heynissin retweetledi

Pasien usia 70 thn stroke
“Bu, ini ibunya darah tinggi ya, rutin kontrol?”
“Gak ada dok katanya normal”
“Sedang minum obat darah tinggi gak?”
“Ya dulu pernah dok minum, sekarang sudah enggak”
Keith Siau@drkeithsiau
What do you commonly see in clinical practice that leads to this reaction?
Indonesia

dah jarang bgt make hijab paris/segiempat semenjak nemu hijab inner square yang instan inihh✨🫶🫠 no pusing2 dan satset s.shopee.co.id/gM1OyZw55
Indonesia

@heynissin boleh tau details cpu, ram dan ssdnya kak?
Indonesia
heynissin retweetledi

yang kulakukan selama ini: pathophysiological-based differential diagnosis.
keluhan dan temuan klinis pasien dijabarkan ada a, b, c, d kemudian ditarik garisnya: kelainan terkait a apa, terkait b apa dst. biasanya akan terlihat kalau ada benang merah yang saling terhubung



Foreign body@CorpusAlienumm
I think our medical training and exams should be like this. Terutama untuk ujian akhir semester or PBL ya. Kalau uji kompetensi yaa oke aja dgn format yang sekarang. Rather than membiasakan dengan vignette soal yang mengarahkan ke 1 jenis diagnosis penyakit. Jadi agar terlatih sejak awal punya ddx yang luas. Wawasan soal Ddx yang luas ini penting, untuk menghindari miss diagnosis.
Indonesia
heynissin retweetledi







