Clueless

866 posts

Clueless

Clueless

@hi_clueless

Rahasia

Katılım Eylül 2023
60 Takip Edilen4 Takipçiler
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@MiskinTV_ Dan publik pun masih suka kegocek AI. Sad
Indonesia
0
0
0
964
SobatMiskinTV
SobatMiskinTV@MiskinTV_·
Kirain potingan adegan film korea. Siapa gerangan dirinya?
SobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet mediaSobatMiskinTV tweet media
Indonesia
638
170
3.3K
1.4M
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@tham878 Saya mau liat rekening koran nya dia bisa gak ya?
Indonesia
0
0
0
58
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@ch_chotimah2 Mirip Bu Mega sblm kalah pilpres yaa.. Diam adalah emas. Padahal mah gak ngerti. 🤣
Indonesia
0
0
2
218
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Itu bukan irit bicara tapi ga ngerti, takut ditanya macam2, ga bisa jawab, mending diam dan kabur.🤭 Beda dgn wapres dulu pak JK, konflik aja dia datangi, hadapi dan damaikan aplg cuma wawancara. Kalo yg skrng, wawancara aja menghindar aplg mau seperti pak JK, ga mungkin bisa.😂
Indonesia
184
237
623
107.4K
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@ardisatriawan Tugas belajar itu kemauan siapa sih? Kl kemauan Ibu nya kok ya ga mikir financial planningnya, kl ditugaskan, apa ga bisa minta pending?
Indonesia
0
0
1
753
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
"Pak TU Kampus" "Iya gimana?" "Ini kok saya dapet UKT tertinggi? Penghasilan Orang Tua saya gak segede itu?" "Coba saya cek, kasih nama sama NIM?" "Debi Pak, ini NIM saya." "..." "Ini ibu kamu PNS? Dosen?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Waduh, kalau PNS emang biasanya UKT tertinggi, memang gitu aturannya di kampus ini." "Hah? Terus gimana Pak?" "Coba kamu apply KIPK. Ini dicek ya syaratnya." *** "Bu Dinas Sosial." "Iya gimana?" "Saya mau cek orang tua saya di desil berapa di DTSEN, saya mau daftar KIPK." "Minta NIK orang tua ya." "Ini Bu, tolong dicek" "Sebentar ya" "..." "Ini ibu kamu PNS? Dosen?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Waduh, kalau PNS pasti kehapus dari DTSEN. Dari jaman DTKS juga rutin diapus. Perintah menteri sosial. Memang aturannya gitu." "Hah? Terus gimana Bu?" "Coba kamu pakai surat keterangan tidak mampu atau slip gaji ortu buat daftar KIPK." *** "Pak Lurah, saya mau minta SKTM buat daftar KIPK" "Kamu bukannya Debi, anaknya Bu Lala, dosen di kampus itu?" "Iya Pak" "Lah, penghasilannya bukannya lumayan?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Bentar saya cek dulu aturannya, Ibu PNS kan ya?" "Iya Pak" "Saya kemarin dapet instruksi dari Pemda sini, katanya kalau PNS gak boleh dapet SKTM. Jadi saya gak berani keluarin." "Hah? Terus gimana Pak?" "Coba langsung pakai slip gaji Ibu ke Dikbud." *** "Bu Dikbud." "Iya gimana?" "Saya mau daftar KIPK, cuma data ortu saya gak ada di DTSEN sama Pak Lurah gak bisa ngeluarin SKTM. Jadi pakai slip gaji." "Sebentar saya cek ya." "Ini slip gaji ibu kamu? PNS? Dosen?" "Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada." "Waduh, kalau PNS emang gak bisa daftar KIPK. Kemarin pejabat tim teknis KIPK udah bilang kalau PNS gak boleh sama sekali." "Sama sekali Bu? Gaji Ibu saya cuma segini?" "Iya. Bahkan Golongan I juga gak boleh. Memang aturannya begitu." "Hah? Terus gimana Bu?" "Coba ke bank aja sama Ibu, siapa tahu bisa ada pinjaman" *** "Bu CS Bank" "Iya gimana?" "Saya mau ajukan pinjaman buat bayar UKT anak saya" "Baik Bu, saya cek dulu" "..." "Bu Lala, setelah kita cek penghasilan dan riwayat finansial, kita gak bisa kasih pinjaman." "Kenapa Bu?" "Mohon maaf Pak, resiko gagal bayarnya tinggi. Saya gak berani Bu, nanti saya yang kena." "Waduh, terus gimana ini Bu?" *** "Pak TU kampus, saya gak bisa dapet KIPK Pak" "Udah coba pinjam bank?" "Gak bisa Pak, penghasilan Ibu saya gak cukup." "Coba ini, perusahaan fintech yang kerjasama sama kampus" *** "Mas fintech, kalau saya pinjam 12.5 juta buat UKT, saya mesti nyicil berapa?" "Sekitar 1.3 juta per bulan selama setahun" "Wah jatuhnya 15.5 juta dong? Bunganya 3 juta sendiri?" "Iya Mbak" "Waduh, itu segede biaya hidup saya euy. Gak mampu bayarnya" "Memang aturannya segitu pinjaman kita." *** "Pak TU Kampus" "Iya gimana?" "Misalkan saya mau nunda kuliah jadi tahun depan, buat ngumpulin duit dulu, bisa gak?" "Jadi gak daftar ulang pertama?" "Iya." "Gak bisa, kalau udah lulus ujian tahun ini, kamu diblacklist dari ikut ujian lagi tahun depan." "Hah?"
Indonesia
506
6.3K
28.2K
1.2M
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Yg ga nurut ditendang, yg nurut dipelihara, dan jadi utang Budi, apa seperti itu? Dan apakah hny di TNI? Gatot Nurmantyo Ungkap Alasan Diganti dari Panglima TNI: Tak Turuti Jokowi saat Promosikan Perwira. tribunnews.com/nasional/78247…
Indonesia
36
212
683
25.8K
Eko cahyo Putro
Eko cahyo Putro@Sammi86Pilang·
Setuju @Kemenkomdigi_id: Pernyataan Amien Rais fitnah & ujaran kebencian. Namun publik bertanya: Kenapa standar ganda? Kenapa terlihat sangat tegas dan cepat saat menyoroti pihak oposisi, tapi terasa sangat lemah, lambat, atau bahkan diam saat menyikapi hal serupa yang datang dari lingkaran pemerintah? Keadilan seharusnya buta, bukan memandang siapa lawan atau kawan. Bukan begitu bu menteri @meutya_hafid ? #PSIPolitisasiAgama news.detik.com/berita/d-84710…
Eko cahyo Putro tweet media
Indonesia
60
83
212
19.7K
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Pak @adearmando61 panik, minta 40 ormas yg mau melaporkannya unk diskusi, bahkan dia tuduh 40 ormas Islam itu seperti ikutin Kadrun dulu, pdhl dialah yg seperti Kadrun. #PSIPolitisasiAgama Termul ini lucu, minta ajak diskusi, tapi mereka sendiri dari awal ga ada yg mau ajak pak JK diskusi, mereka langsung serang dan lapor pak JK, merekalah yg seperti Kadrun. Coba ngaca siapa yg menyebarkan potongan video tersebut, lalu main lapor? Itukan kelakuan kalian sama seperti kadrun dulu.😝😂
Indonesia
309
208
545
34.6K
Anak ogi
Anak ogi@Anak__Ogi·
Bro @DedynurPalakka partaimu trending topik no 1 dan Grace Natalie petinggi partaimu no 5 karna mainkan isu agama. Kamu dan Jokowi nabimu pasti bangga.😂🤣 #PSIPolitisasiAgama
Anak ogi tweet media
Indonesia
24
50
88
5.9K
txtdarialter
txtdarialter@textfromalter·
altr! M29, Straight, Corporate Worker, Jakarta lagi mau nambah mutual yang suka ngobrol sama nimbrung di tweet. Akun ku gembokan, leave a trace nanti aku dm ya dengan proof yang jualan skip dulu yaa kakak kakak
txtdarialter tweet media
Indonesia
222
3
182
23.3K
Tita
Tita@Tita83079013·
Ini lah Si licik @Pak_JK , harusnya lebih gentle dong
Tita tweet media
Indonesia
137
46
203
5.7K
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@ch_chotimah2 Ah itu mah si Din aja, ud ketauan dus modus nya 😂
Indonesia
0
0
0
12
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@Mjuncht @wa999971260 @KakekHalal Soal isu gender saya kurang setuju, karena saat itu pemilih Presiden adalah anggota MPR bukan masyarakat umum. Memainkan isu gender dikalangan terbatas dan terpelajar rasanya gak mempan.
Indonesia
0
0
0
90
Kentang medan 🥔
Kentang medan 🥔@Mjuncht·
@wa999971260 @hi_clueless @KakekHalal Tidak lebih ke isu gender, sebelum hasil voting Megawati sdh unggul dr gusdur saat dipilih MPR tapi saat poros tengah masuk (Amin dkk) yg dr partai basis agamis isu gender pun digoreng berujung saat voting Mega kalah dgn 313 suara. Isu gender digoreng lg di pilpres berikutnya.
Indonesia
1
0
0
256
KakekHalal
KakekHalal@KakekHalal·
Berapa kali Presiden Megawati melakukan reshuffle pada kabinetnya ? Jawabnya : tidak pernah. Mega dilantik menjadi Presiden RI pada 23 Juli 2001. Selama 18 hari Mega melakukan seleksi terhadap calon pembantunya di Kabinet Gotong Royong. Setelah yakin, Mega kemudian melantik para menterinya itu pada 10 Agustus 2001 yang terdiri dari 3 menteri koordinator & 30 menteri teknis. Sangat ramping yang dampaknya kinerja menteri di era Mega sangat efektif. Mereka adalah orang-orang yang terbaik di bidangnya baik menteri di sektor ekonomi, sosial, politik, keamanan, HAM, hukum & kesejahteraan. Buktinya dengan tim ini, Mega berhasil mengatasi krisis multidimensi di Indonesia dari tahun 2001-2004. Setiap kebijakan yang diambil oleh para menteri haruskan dijalankan untuk kepentingan rakyat. Setiap menteri harus pula bekerja sebagai sebuah tim yang kompakm Begitu pesan Mega saat melantik para pembantunya itu. Banyak pujian kepada Mega akan kepiawiannya dalam memilih tim kerjanya. Tentu dasarnya adalah profesionalisme & disiplin. Bahkan karena efektinya kinerja setiap menteri di kabinet di era Mega, kabinet ini akhirnya dijuluki "The Dream Team". Mega saat itu memilih timnya dengan objektif. Ia mengabaikan faktor sentimen pribadi. Pun sebelum melantiknya tentu ada selentingan suara-suara sumbang dengan mengatakan : "Menteri yang ini orangnya Habibie, menteri yang ini orangnya Gus Dur, menteri yang ini orangnya Soeharto" Namun, apakah Mega terpengaruh ? tidak sama sekali. Ia tetap teguh pada pendiriannya asal bekerja dengan baik & benar pasti akan dipertahankan. Itu sebabnya kabinet Mega dinamakan Kabinet Gotong Royong. Bekerja bersama & sama-sama bekerja. Namun dari Bulan Maret-Mei 2004, ada tiga menteri yang mundur dari jabatannya yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jusuf Kalla (JK) & Agum Gumelar. Ketiganya mengundurkan diri dalam rangka mengikuti kontestasi elektoral Pemilu 2004 sebagai Capres maupun Cawapres. SBY maju sebagai Capres sementara JK & Agum Gumelar maju sebagai Cawapres. Dan barangtentu, mundurnya ketiganya tidak bisa disebut sebagai reshuffle. Pasalnya konsep reshuffle sifatnya top-down sebagai hak prerogatif Presiden RI.
KakekHalal tweet mediaKakekHalal tweet mediaKakekHalal tweet mediaKakekHalal tweet media
Indonesia
91
174
1.3K
191.4K
MANTO
MANTO@KangManto123·
Capek banget ya ternak ternak itu, udah adu domba agama A vs B, bayar buzzer sana-sini buat serang pak JK… eh ujung-ujungnya malah para pemuka agama kompak dukung JK Gagal total, kasian, capek di kalian doang 🤪🤪
MANTO tweet media
Indonesia
31
107
276
4.1K
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@PaltiHutabarat Ini mah tergantung siapa di pihak siapa. Better bawa ke hukum, adili, clear!
Indonesia
0
0
1
156
Satyam Eva Jayate!!!
Satyam Eva Jayate!!!@PaltiHutabarat·
HKBP Akhirnya Menyatakan Ceramah Jusuf Kalla Tidak Menista Agama Kristen dan Meminta Jemaat Tidak Terprovokasi Provokatornya Kader-Kader PSI Yang Menggunakan Isu SARA Karena Jusuf Kalla Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Aslinya
Indonesia
66
636
1.7K
21K
Clueless
Clueless@hi_clueless·
@DokterTifa Isu Ijazah memang tidak penting, tapi membuat fitnah, gaduh, memecah belah, tentu hrs dipertanggung jawabkan ya Tif 😅
Indonesia
0
0
1
124
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
Budi Arie sebut Isu Ijazah Jokowi tidak substantif alias tidak penting Kalau memang tidak substantif, ngapain Jokowie laporkan saya dkk ke POLDA tanggal 30 April 2025 setahun lalu. Nah malah jadi makin terang-benderang, kan Ijazahnya abal-abal, 709 dokumen dengan riwayat pendidikannya morat-marit, malah lalu sejarah keluarganya pun jadi ikut diubek-ubek. Saya mengingatkan Pak Jokowi sama dengan saya mengingatkan Rismon si Omon-Omon: Kalau punya Ijazah palsu itu diem, sssttt jangan berisik! jangan sok petetang-petenteng, Jangan sok lopar-lapor malah akhirnya urusan makin blangsak ngga keruan. Saya memang punya kepentingan meneliti Ijazah Jokowi untuk menegakkan kebenaran, bukan untuk menghina ataupun merendahkan. Kalau punya Ijazah asli, ya tinggal ditunjukkan saja, beres. Ngapain pakai lapor polisi segala. Nah kan jadinya ambyar. Jadi kelihatan skripsi palsunya, transkrip palsunya, koran KR palsu, KKN palsu, Registrasi palsu, foto-foto palsu dll dkk malah jadi keumbar-umbar. Hal sama terjadi pada Si Omon. Koar sama gertak sini, teriak-teriak, lha malah kebongkar Ijazah palsu bahkan surat kematian palsu. Soal surat kematian palsu itu betul-betul ngga habis pikir. Moon Mon.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
246
986
2.8K
39.6K
Chusnul ch💞timah
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2·
Kalo pak JK #JuruDamai, Jokowi pantas disebut #JuruGaduh
Chusnul ch💞timah tweet media
Chusnul ch💞timah@ch_chotimah2

Awal kegaduhan ini dari Jokowi saat dia lemparkan tuduhan tnp bukti soal orang besar. Akhirnya ternaknya mulai memfitnah ibu Mega, SBY, Puan, AHY, Rizieq, dan terakhir #JusufKalla sbg dalang ijazah palsu. Orang2 yg diam ga tau apa2 diseret krn Jokowi, jahat banget. Orang tenang tiba-tiba diserang, lalu saat pak JK balas beri nasehat, termul malah tambah ngamuk. Ucapan kejujurannya diplintir, nasehatnya dianggap gangguan, kehadirannya dipersepsikan sbg ancaman. Ga salah selama ini aku sebut termul itu sakit jiwa. #JuruDamai

Indonesia
114
87
206
5.7K