restikarunia

3.4K posts

restikarunia banner
restikarunia

restikarunia

@hi_reztt

bukan pendiam, im just not good at starting conversations.

Katılım Nisan 2012
993 Takip Edilen88 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
restikarunia
restikarunia@hi_reztt·
Gabisa yura, keknya aku gagal lagi yang ini😭
Indonesia
0
0
0
150
restikarunia
restikarunia@hi_reztt·
@citttgn Hati hati guys, temen gue ditipu ama diaaaa. Please be aware ☺️
English
3
0
3
142
restikarunia retweetledi
sosmed keras
sosmed keras@sosmedkeras·
Momen ketika udah cape kerja, mau resign, tapi masih butuh duit
sosmed keras tweet mediasosmed keras tweet media
Indonesia
483
13K
64.7K
1.1M
restikarunia retweetledi
Yogi Natasukma™
Yogi Natasukma™@SoundOfYogi·
Gue bingung Yg jadi WNA kan anaknya? Napa orang tuanya mesti balikin sana LPDP? Dia korup apa begimana dah?
Akuratco@akuratco

Dwi Sasetyaningtyas, seorang alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), menjadi sorotan publik setelah videonya yang menyinggung status kewarganegaraan Indonesia viral pada Februari 2026​. ​Pernyataan kontroversialnya mengenai paspor anak dan status Warga Negara Indonesia (WNI) memicu gelombang kritik dan kekecewaan di kalangan warganet. ​ Polemik ini berujung pada tuntutan pengembalian dana beasiswa LPDP yang pernah diterimanya. ​Dwi Sasetyaningtyas merupakan lulusan Teknik Kimia dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2008. ​Setelah menyelesaikan studi sarjana, ia melanjutkan pendidikan magister (S2) di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda, dengan jurusan Sustainable Energy Technology. Pendidikan S2 ini dibiayai sepenuhnya oleh negara melalui skema beasiswa LPDP pada tahun 2015. ​Ia dikenal sebagai pegiat gaya hidup berkelanjutan dan merupakan pendiri platform Sustaination. ​ Dwi Sasetyaningtyas juga dikabarkan sedang menempuh studi doktoral (DPhil) di University of Oxford, Inggris, mendampingi suaminya yang juga sedang menempuh studi S3 di kampus yang sama. ​Studi S3 yang sedang dijalaninya ini tidak menggunakan dana dari LPDP. ​Kontroversi bermula pada pertengahan Februari 2026 ketika Dwi Sasetyaningtyas mengunggah momen penerimaan paspor Inggris untuk anak keduanya. "Aku tahu dunia terlihat enggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. ​Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," ucap  Dwi Sasetyaningtyas yang kemudian viral di media sosial. ​ Pernyataan ini dianggap merendahkan identitas kewarganegaraan Indonesia dan memicu perdebatan mengenai etika serta tanggung jawab moral sebagai penerima beasiswa negara. ​ Warganet menilai narasi tersebut kurang bijak disampaikan oleh seorang awardee LPDP, mengingat beasiswanya dibiayai oleh negara. ​Menanggapi gelombang kritik, Dwi Sasetyaningtyas memberikan klarifikasi tertulis pada Kamis (20/2/2026), dan menyatakan telah menuntaskan kewajiban pengabdiannya kepada Indonesia selama enam tahun, terhitung sejak 2017 hingga 2023. ​Secara administratif, ia menegaskan tidak melanggar kontrak hukum dengan negara. ​Ia juga telah meminta maaf secara terbuka atas kegaduhan yang terjadi, mengakui pernyataannya lahir dari rasa lelah dan frustrasi pribadi tanpa niat merendahkan kedaulatan negara. ​Pihak LPDP menyayangkan tindakan Dwi Sasetyaningtyas yang tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa. ​ Meskipun secara hukum kewajiban pengabdian telah terpenuhi, LPDP menegaskan bahwa nilai-nilai nasionalisme dan integritas tetap menjadi poin utama yang diharapkan dari setiap alumni. ​Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga turut menyoroti kasus ini dan menyesalkan sikap Dwi Sasetyaningtyas. ​Ia memastikan bahwa Direktur Utama LPDP telah berbicara dengan suami Dwi Sasetyaningtyas, dan disepakati untuk mengembalikan semua dana beasiswa yang telah diterima dari LPDP. ​Purbaya menyatakan bahwa pihaknya masih akan menghitung jumlah dana yang harus dikembalikan, lengkap dengan bunga yang ada. ​Selain itu, Purbaya mengultimatum akan melakukan blacklist terhadap yang bersangkutan, sehingga tidak dapat bekerja di lingkup pemerintahan.

Indonesia
353
87
1.5K
1.4M
restikarunia retweetledi
ً
ً@problemetik·
ً tweet mediaً tweet mediaً tweet media
ZXX
384
113.9K
357.1K
6.4M
restikarunia retweetledi
Starseed
Starseed@TheeStarseed·
Starseed tweet media
ZXX
143
40.6K
119.3K
2.1M
restikarunia retweetledi
andi
andi@andihiyat·
2025 isinya: 25% nyari duit 25% tidur 50% Yeeee si anjing
Indonesia
18
700
1.5K
64.8K
restikarunia retweetledi
Yura Yunita
Yura Yunita@yurayunita·
Bisa survive di 2025 aja tuh udah hebat banget.
Indonesia
85
4.8K
6K
235.1K
restikarunia retweetledi
Timnas Xtra
Timnas Xtra@TimnasXtra·
Indonesia finished 2nd at the 2025 SEA Games with 333 medals, the nation’s best non-host result since 1995. • 91 gold 🥇 • 111 silver 🥈 • 131 bronze 🥉 Thank you, Team Indonesia 🇮🇩❤️
Timnas Xtra tweet mediaTimnas Xtra tweet media
English
35
1.6K
6.9K
167K
restikarunia retweetledi
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
Edgar Xavier Marvelo announces his retirement from professional wushu following his gold medal win at his final SEA Games.
Indonesian Pop Base tweet media
English
30
400
3.8K
106.1K
restikarunia retweetledi
King Purwa
King Purwa@BosPurwa·
🔥🔥🔥
King Purwa tweet media
QME
120
5.3K
20.7K
500.4K
restikarunia retweetledi
Indonesian Pop Base
Indonesian Pop Base@iPopBase·
A man confronts Prabowo Subianto during his visit to North Sumatra.
English
2K
25K
81.4K
4.4M
restikarunia retweetledi
bakso aca
bakso aca@momzchulo_·
bakso aca tweet media
ZXX
345
23.7K
72.5K
944.6K
restikarunia retweetledi
Boy Candra
Boy Candra@dsuperboy·
Orang yang dipilih karena kasian ternyata tidak punya rasa kasian.
Indonesia
108
5.9K
12.1K
252.1K
restikarunia retweetledi
jek
jek@jek___·
gak semua-semuanya pengalihan isu, emang banyak aja orang bermasalah di negara ini
Indonesia
81
1.2K
3.5K
77.5K
restikarunia retweetledi
diaa ❀
diaa ❀@dioctoberrr·
GOLD MEDAL & NEW WORLD RECORD FROM RIZKI JUNIANSYAH!!!🥇🇮🇩 #SEAGames2025
English
213
5.7K
23.4K
786.4K
restikarunia retweetledi
A. Ainur Rohman
A. Ainur Rohman@ainurohman·
Video terindah dr SEA Games hari ini. Luar biasa memang kultur skateboard ini. Seolah semua orang memahami dedikasi, latihan keras, jatuh, terluka, frustrasi saat mempelajari trik2 sulit. Hingga empati tumbuh, hingga sebuah kemenangan kompetitor dirayakan bersama2 seolah kemenangan diri sendiri.. 📽: Basral Graito via Afandy Dharma/Instagram
Indonesia
48
1.8K
5.3K
188.7K