Dosen salah satu Perguruan Tinggi di Jambi digrebek istri Sah saat dikamar kost dengan seorang mahasiswi
Jambi - Warga kawasan Telanaipura, Kota Jambi, dibuat geger dengan peristiwa penggerebekan seorang oknum dosen dari salah satu perguruan tinggi di Jambi oleh istri sahnya. Penggerebekan tersebut terjadi di sebuah kamar kost saat sang dosen didapati bersama seorang perempuan yang diketahui berstatus mahasiswi.
Menurut informasi yang beredar, sang istri mendatangi lokasi setelah mencurigai adanya hubungan terlarang. Saat pintu kamar dibuka, keduanya didapati berada di dalam ruangan, sehingga memicu keributan yang sempat menarik perhatian warga sekitar.
@eunoiaaa___v@bersuwara_ Bedain penguasa Ama rakyat goblok , pengusaha itu punya amanah jaman nabi juga rakyat pada jahiliah tapi karena pemimpin nya bagus yah harusnya bisa di ubah
@bersuwara_ Warganya suka nembak SIM, donlod film di link haram, minum akohol tapi tegas 'yang haram cuma babi', main judol, suka nonton bokep, kecing sembarangan, buang sampah sembarangan 🤣🤣🤣
Warganya suka ngelakuin dosa kecil, dikumpulin... balesannya dapat Presiden dg nilai 11/100
@piyakpiyakbear@Xbacottetangga Otak lu yg di pake goblok ,Jagan mentang mentang korban dia kaga boleh salah kalo dikit dikit di belain capek ,lu pikir kasus kaya gini pertama kali ? Banyak kasus serupa emang dasarnya tolol ,salah pergaulan
Keadilan untuk ‘D’: Jangan Biarkan Pelaku Berkeliaran! 🚨⚖️
Sebuah kejadian memilukan menimpa seorang gadis (inisial D) di wilayah Cipondoh, Tangerang. Berawal dari ajakan nongkrong biasa, peristiwa ini berubah menjadi mimpi buruk yang menghancurkan masa depan korban.
Kronologi Kejadian:
• Selasa, 21 April 2026: Korban diajak oleh pelaku utama (Ivan) ke rumahnya dengan alasan ingin memperbaiki motor untuk balapan.
• Mencekoki Minuman: Di lokasi tersebut, Ivan diduga mencekoki korban dengan minuman beralkohol hingga korban mabuk berat dan tidak sadarkan diri.
• Kondisi Memprihatinkan: Saat terbangun pukul 07.00 pagi, korban mendapati dirinya dalam keadaan tidak berbusana. Ivan diduga melakukan tindakan asusila saat korban tidak berdaya, bahkan dalam sebuah pesan singkat, pelaku mengklaim korban “dipakai” oleh banyak orang untuk menakut-nakuti/merendahkan korban.
• Pengancaman & Kabur: Ketika korban mencoba meminta pertanggungjawaban, pelaku (Ivan) justru membawa senjata tajam untuk mengancam korban. Hingga saat ini, pelaku utama dilaporkan telah melarikan diri (kabur).
Upaya Hukum:
Pihak keluarga telah resmi melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Tangerang Kota dengan dugaan pasal berlapis: Pelecehan Seksual, Pengancaman, dan Pencemaran Nama Baik (UU ITE) karena adanya penyebaran foto korban saat tidak sadar. Bukti visum dan laporan polisi sudah diproses, namun pelaku utama masih belum tertangkap.
🚨 KAMI MEMOHON KEADILAN!
Kami meminta pihak berwajib @polrestangerang@resmob_pmj untuk segera bertindak tegas menangkap pelaku utama yang masih buron. Jangan biarkan predator seperti ini berkeliaran dan mencari korban baru!
Mohon bantuan teman-teman untuk SHARE postingan ini agar kasus ini terus dikawal hingga tuntas dan pelaku segera mendekam di balik jeruji besi.
Via ig infocipondoh
@beetlem4nia Masa sih anak lawan anak kecil aja gak bisa apalagi udh SMA pelaku nya SMP Kelas 1🤭🤭🤭 titit nya juga masih kecil itu mah🤣🤣🤣🤣 yg anak SMA nya juga berlebihan nih padahal banyak juga anak SMA pacaran yg ga beres
Melihat situasi darurat seperti gigitan hewan berbisa tentu membuat panik dan niat baik serta tindakan cepat dari orang-orang di sekitar korban dalam video tersebut sangat patut diapresiasi. Namun, dari kacamata medis, ada beberapa miskonsepsi yang perlu diluruskan agar penanganannya aman dan tepat.
Pertolongan Pertama pada Gigitan Cobra: Mitos vs Fakta Medis
Kepanikan saat melihat teman tergigit hewan berbisa (seperti ular atau serangga beracun) itu sangat wajar. Tindakan cepat kawan-kawan di video ini patut diacungi jempol! Namun, yuk kita bedah penanganannya dari sisi medis agar kita semua lebih siap jika menghadapi situasi serupa.
✅ YANG SUDAH TEPAT: Imobilisasi (Pembidaian)
Tindakan membalut tangan dengan perban dan kayu (bidai) adalah langkah yang BENAR. Ini disebut teknik pressure immobilization. Tujuannya agar otot di area yang tergigit tidak bergerak. Kenapa? Karena racun menyebar melalui kelenjar getah bening yang terpompa oleh pergerakan otot. Semakin diam, semakin lambat racun menyebar.
❌ MITOS YANG HARUS DILURUSKAN: Air Kelapa Menetralkan Racun. Di sinilah kita harus hati-hati, air kelapa muda TIDAK BISA menetralkan racun atau bisa di dalam darah. Air kelapa memang juara untuk menggantikan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi, tapi ia bukanlah penawar racun (antivenom). Mengandalkan air kelapa saja untuk gigitan berbisa bisa berakibat fatal.
Tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan air kelapa mampu menetralisir bisa ular Kobra. Racun Kobra (Naja spp.) adalah campuran kompleks protein, enzim, dan toksin yang bekerja secara sistemik terutama sebagai neurotoksin (menyerang sistem saraf) dan sitotoksin (merusak jaringan sel). Kandungan dalam air kelapa tidak memiliki mekanisme biokimia apapun untuk menghambat atau menetralisir toksin tersebut.
Hingga saat ini, satu-satunya pengobatan yang terbukti efektif untuk keracunan bisa ular adalah terapi antivenom.
Penelitian tentang netralisasi bisa Kobra (Naja atra) yang dipublikasikan di jurnal ilmiah menunjukkan bahwa antivenom monovalen spesifik Naja atra pada konsentrasi 0,75 U/mL mampu secara signifikan mengatasi efek neurotoksik dan miotoksik dari bisa ular tersebut sesuatu yang jelas tidak bisa dilakukan oleh air kelapa.
@noucampline Gimana yah ,modelan gini mau di pukul duluan yg ada malah jadi tersangka berujung di penjara, seandainya hukum di Indonesia pake logika beh enak bener mukulin org kaya gini 🤣🗿
Pelajaran mahal buat kita semua di hari Selasa (21/4) ini dari kasus T-A (19) & S-E (26) di Bandar, Batang. 🏛️✨
Privacy is the ultimate luxury. Jangan biarkan momen privat jadi konsumsi publik. Ingat, jejak digital itu abadi & pernikahan bukan cara instan menghapus proses hukum. ⚖️
Be a class act: Stop sebar ulang, jaga martabat. Stay elegant, stay smart. 🛡️💎
#BandarMembara#BatangHits#BijakBersosmed#DigitalEthics
💚 cw // kiss, 18+
Sender first kiss di usia otw 23. Udah berekspektasi kalau first kiss nya cuma kecup manja. Ehhh ternyata dicip0k dong. Kaget banget tiba-tiba lidahnya masuk ke mulut sender😭😭😭 btw kami berdua sama-sama pemula
Itu kan ada motor roda tiga buatan pabrik merk 'Tossa' pak, yang lebih stabil dan memang sesuai dengan peruntukannya.
Ngapain sih pake gimmick2 ginian?
Sering Kali Dilecehkan 2 Karyawan Hotel, Siswi Magang Ungkap Kejadian Yang Membuatnya Trauma‼️
Seorang siswi magang/PKL di Greenotel Cilegon diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh dua karyawan hotel. Kasus ini mencuat setelah korban melapor ke Polres Cilegon dengan pendampingan Komnas Perempuan Banten. Peristiwa tersebut memicu keprihatinan publik terkait perlindungan bagi pekerja magang di lingkungan kerja.
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap terlapor, sementara manajemen Greenotel menyatakan bahwa pelaku bukan lagi karyawan aktif. Organisasi mahasiswa seperti GMNI Cilegon juga menyuarakan keprihatinan dan menuntut adanya tanggung jawab dari pihak hotel.
📌 Sumber: SuaraBanten.id (8 April 2026), RubrikBantenTerkini (8 April 2026), Selatsunda.com (8 April 2026).