hilda

5.7K posts

hilda banner
hilda

hilda

@hildarekaa

Katılım Ekim 2014
440 Takip Edilen358 Takipçiler
hilda retweetledi
F
F@cowosukamatcha·
untuk perempuan yang ga sengaja baca tweet ini, semoga jalanmu dipermudah, niat baikmu diperlancar, dan doa-doa baikmu terkabulkan.
Indonesia
117
1.6K
6.6K
58.8K
hilda retweetledi
putqal🌻🦖
putqal🌻🦖@americanoaddctd·
Qs. Albaqarah - 216. " Jika di kabulkan berarti baik. Jika tidak berarti ada yang lebih baik " Karna filosofi berdoa itu, meminta, bukan memaksa.
Indonesia
218
2.5K
7K
74K
hilda retweetledi
Hanif | AI For Productivity
Hanif | AI For Productivity@hanifproduktif·
iPhone lo dimaling? Find My gak bisa bantu banyak karena dia cuma kasih lokasi. iPhone lo bisa otomatis kasih foto muka pencurinya + lokasi GPS + lock HP lo + matiin Airplane Mode yang pencuri coba nyalain pake Shortcuts. Gini caranya:
Indonesia
2
316
2.1K
81.2K
hilda retweetledi
nadtzy
nadtzy@nadaeladela·
To all married women, Jangan tinggalkan astaxanthin, collagen peptides, creatine dan magnesium. Trust me, you won't regret it.
nadtzy tweet media
English
297
1.2K
5.5K
273.2K
hilda retweetledi
muklas
muklas@mukaikhlas·
STRESSS😭😭😭😭😭
muklas tweet media
English
496
14.4K
82.7K
766.5K
hilda retweetledi
sora
sora@cfeeaddct·
sora tweet media
ZXX
319
8.4K
33.8K
269.1K
hilda retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Bu Rani Anggrini Dewi konselor pernikahan 25 tahun lebih, sudah menikah 44 tahun bilang sesuatu yang menurut gua adalah penjelasan paling nyesek yang pernah gua dengar tentang kenapa banyak perempuan menyesal setelah menikah. Dan ini bukan opini. Ini dari orang yang setiap hari duduk berhadapan dengan pasangan-pasangan yang pernikahannya sedang hancur. Jawabannya satu kalimat mereka masuk ke pernikahan tanpa tahu siapa diri mereka sendiri. Dan begitu mereka masuk semua yang membentuk identitas mereka sebelumnya karir, mimpi, ambisi, pengembangan diri pelan-pelan hilang. Bukan karena dirampas. Tapi karena struktur pernikahan yang mereka masuki memang tidak dirancang untuk menampung itu semua. Bu Rani bilang polanya sangat konsisten dari ribuan kasus yang dia tangani. Perempuan menikah. Anak lahir. Semua fokus beralih ke peran sebagai ibu dan istri. Pengembangan diri berhenti. Dan di suatu titik entah dua tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian mereka bangun dan bertanya siapa saya sekarang? Saya sudah S1, saya pernah kerja, saya punya mimpi. Sekarang saya cuma masak ngurus anak, dan menunggu suami pulang. Dan yang membuat ini sistemik dan bukan hanya nasib buruk individu adalah satu fakta yang Bu Rani sebut dengan sangat tegas orang tua Indonesia sekarang sudah sadar untuk menyiapkan anak perempuannya. Mereka kirim ke universitas terbaik. Dorong untuk berkarir. Ajarkan untuk mandiri secara finansial. Tapi mereka lupa menyiapkan anak laki-lakinya. Hasilnya adalah collision yang tidak bisa dihindari. Perempuan yang sudah berkembang menikah dengan laki-laki yang masih membawa mindset bahwa suami harus dilayani, urusan rumah tangga dan anak adalah urusan istri, dan suami harus selalu lebih tinggi dari istri dalam segala hal. Dua orang dengan level perkembangan yang sangat berbeda masuk ke satu institusi. Dan perempuannya yang selalu diminta untuk menyesuaikan diri ke bawah bukan laki-lakinya yang didorong untuk naik ke atas. Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh cerita ini. Banyak perempuan yang menyesal bukan karena suaminya jahat. Bukan karena pernikahannya penuh kekerasan. Tapi karena perlahan-lahan tanpa ada satu momen dramatis yang bisa ditunjuk sebagai titik balik mereka kehilangan diri mereka sendiri. Dan begitu mereka sadar bahwa yang hilang itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun termasuk oleh suami yang mencintai mereka itulah penyesalan terdalam yang Bu Rani temui dalam kasusnya setiap hari. perempuan yang menyesal setelah menikah bukan perempuan yang salah pilih pasangan. Mereka adalah perempuan yang masuk ke struktur yang tidak pernah dirancang untuk menampung mimpi mereka. Dan selama struktur itu tidak berubah selama anak laki-laki tidak disiapkan dengan cara yang sama dengan anak perempuan angka penyesalan itu tidak akan turun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
286
8.5K
24.5K
1.1M
hilda retweetledi
tomtom
tomtom@tomijasman06·
“Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu.” 🤍 QS. Ad-Dhuha: 3
Indonesia
3
3.3K
12.7K
127.7K
hilda retweetledi
gara
gara@anggarasamvdr·
reminder today🥹
gara tweet media
English
55
984
3.6K
41.6K
hilda retweetledi
Kinan 🧚🏻
Kinan 🧚🏻@cheese_nastar·
Ternyata istidraj yang mengerikan itu bukan hanya dicabut nikmat ibadah, nikmat khusyu’ saja. Tapi juga dicabutnya kepekaan, hilangnya rasa cukup, matinya rasa peduli. naudzubillahimindzalik
Indonesia
12
1.2K
6.5K
58.4K
hilda
hilda@hildarekaa·
niatkan kita bekerja mencari rejeki halal
Indonesia
0
0
2
14
hilda
hilda@hildarekaa·
baiklah kalo sekarang itung itungan masalah kerjaan, sayapun bisa ☺️
Indonesia
0
0
0
8
hilda retweetledi
lou
lou@lounoiree·
1000% lebih pilih COKELAT daripada KOPI / TEH 🙋🏻‍♀️ Ini review jujur dari beberapa merk yg aku pernah coba, kebetulan skrg lagi minum WINDMOLEN 🫶
lou tweet medialou tweet media
Indonesia
38
579
5.1K
196.2K
hilda retweetledi
zeaa
zeaa@zeaidenn·
MBAAAAKK KAMU BENER2 BAIKK SIH 😭😭 BISA BISANYA BOCORIN CARA SEMBUHIN RADANG TENGGOROKAN TANPA OBAT😭🫵🏻
zeaa tweet media
Indonesia
305
8.3K
59.2K
1.5M
hilda retweetledi
julii-
julii-@ulianpuyy·
PLISS BUAT CEWE-CEWE YANG MAU NIKAH🙏🏻 coba deh rutin minum cranberry juice, greek yogurt, oatmeal, dan kegel + stretching.. ini tipe self care yg nanti bikin kamu mikir, “gila, knp gue dari dulu ga coba”
julii- tweet mediajulii- tweet media
Indonesia
13
1.1K
8.3K
156.2K
hilda retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Terkait kasus rame2 d grup wa. Hikmah yang diambil, tolong Biasakan jangan bercandaan mesum, karena bercandaan tersebut akan menjadi kebiasaan yg dibawa terus menerus sampe dewasa. Kalo ngacengan itu dikontrol. Bukan ngacengan sak nggon2. Otak kok isine kenta kentu
Indonesia
1.5K
41.9K
149.7K
2.6M
hilda
hilda@hildarekaa·
capek bgt cari uang 😭
Indonesia
0
0
1
43
hilda retweetledi
Adjie Santosoputro
Adjie Santosoputro@AdjieSanPutro·
- Sang Penyaksi Nafsu Ngaceng - Ramai soal pelecehan seksual di medsos. Ini buat semua laki-laki. Ngaceng, nafsu itu wajar. Tapi saat gitu, jangan dilawan, tapi juga jangan dipuaskan, jangan melecehkan, maksa orang buat ngentot. Benar-benar sadari ngaceng, nafsu itu. Jadilah sang penyaksi nafsu ngaceng. Jangan lari, nggak perlu “ini salah” atau “harus disalurkan”. Karena itu bikin konflik batin yg malah ngasih energi ke nafsu. Sadari tanpa pelarian, nggak ditekan, nggak disalurin secara membabi buta, maka nafsu mengendur secara alami.
Indonesia
69
788
3.3K
364.2K
hilda retweetledi
darkgreyyy
darkgreyyy@hihelloanyeongs·
@sosmedkeras Setelah memasuki dunia kerja, ketersinggungan dipanggil bu, mba, dan panggilan2 lainnya udah ga relevan lagi. Asal ga dipanggil dgn nama binatang aja udah lah jgn nambah2i beban pikiran dgn hal yg ga perlu!
Indonesia
25
142
1.8K
66K
hilda retweetledi
vanilatte
vanilatte@itssoyaa_·
sedang menyukai kalimat ini: "apapun yang kita pilih ada resikonya, bahkan saat kita tidak memilih pun ada resikonya
Indonesia
388
9.7K
26.4K
421.9K