Hana retweetledi
Hana
21 posts

Hana retweetledi

bye temen temen, sampai ketemu lagi🙏🏻

tempo.co@tempodotco
Perjanjian Dagang: RI Wajib Ikut jika AS Boikot Negara Lain
Indonesia
Hana retweetledi
Hana retweetledi
Hana retweetledi
Hana retweetledi
Hana retweetledi

Hello! I'm opening commission chibi YCH for couple. ^^
I accept oc x canon as well, you can DM me if you're interested, or order from my Vgen : vgen.co/OranyeCale
#YCH #chibi #commissionopen

English
Hana retweetledi
Hana retweetledi

KEEP ALL EYES ON SUMATRA
KEEP ALL EYES ON SUMATRA
KEEP ALL EYES ON SUMATRA
KEEP ALL EYES ON SUMATRA
KEEP ALL EYES ON SUMATRA
SUMATERA BUTUH STATUS
#BENCANANASIONAL
#NATIONALDISASTER
Jejak digital.@ARSIPAJA
English
Hana retweetledi

Hana retweetledi

@dsuperboy Kemarin aku cuma marah.
Bangun pagi ini masih penuh amarah.
Lalu baca ini, aku menangis.
Affan, maaf.
Negara ini gagal melindungimu.
Mungkin kali ini Tuhan yang bisa.
Kami minta maaf…..
Indonesia
Hana retweetledi

@txtdrimedia Dia suruh kita percaya, sementara itu dia sendiri kasih mantan koruptor penghargaan. Muak banget gue sama pemerintah.

Indonesia
Hana retweetledi
Hana retweetledi

TETAP BERISIK WALAUPUN AKUN KITA AKUN KPOP!!! INDONESIA LAGI TIDAK BAIK-BAIK SAJA🇮🇩🥀
#demoburuh #DemokrasiTanpaAnarki
Gedung DPR RI, POLISI PEMBUNUH

Indonesia
Hana retweetledi
Hana retweetledi

Warga-warga sekalian, hari ini segenap warga Pati bergerak untuk menjadi contoh bagaimana warga menunjukkan kuasa dan daulatnya.
Mari kita berikan doa, dukungan dan gaung suara #PatiMelawan ke seluruh dunia!
Perlawanan #DimulaiDariPati

Indonesia
Hana retweetledi

Hari ini, Tom divonis 4,5 tahun penjara. Keputusan yang amat mengecewakan bagi siapa pun yang mengikuti jalannya persidangan dengan akal sehat, meski sayangnya tidak mengejutkan.
Selama proses berjalan, berbagai laporan jurnalistik independen dan analisis para ahli telah mengungkap kejanggalan demi kejanggalan dalam dakwaan. Fakta-fakta di ruang sidang justru memperkuat posisi Tom, tapi semua itu diabaikan. Seolah-olah 23 sidang yang telah digelar sebelumnya tak pernah ada. Seolah-olah bukti dan logika tak diberi ruang dalam proses peradilan.
Jika kasus sejelas ini saja bisa berujung pada hukuman penjara, jika seseorang seperti Tom yang dikenal dan terbukti integritasnya di pengadilan, terbuka dan disorot publik perkaranya, masih bisa dihukum semena-mena, maka bayangkan nasib berjuta lainnya yang tak punya akses, sorotan, atau kekuatan serupa.
Vonis hari ini adalah penanda bahwa keadilan di negeri ini masih jauh dari selesai. Demokrasi belum kokoh berdiri. Kita dihadapkan pada keraguan mendasar tentang kredibilitas sistem hukum, dan tentang keberanian negara menegakkan kebenaran. Ketika kepercayaan terhadap proses peradilan runtuh, maka fondasi negara ikut rapuh.
Senin lalu, Tom menyampaikan dalam dupliknya bahwa ia belajar tentang makna kata tawakkal, tentang berusaha sekuat tenaga lalu menyerahkan hasilnya pada Tuhan. Sayangnya hari ini, hasil itu belum berpihak padanya. Tapi ini bukan ujung. Ini satu babak dari perjuangan panjang untuk menghadirkan keadilan yang belum tuntas dan akan terus kita jalani bersama.
Tom dan tim pengacara masih mempertimbangkan respon terhadap putusan ini. Tapi satu hal yang jelas, kita akan terus mendukung penuh langkahnya untuk mencari keadilan sampai titik akhir. Apapun yang akan ia hadapi ke depan, kita terus pastikan bahwa Tom tidak akan pernah berjuang sendirian.

Indonesia















