hsy
24.6K posts

hsy retweetledi

WATCH OUT INDONESIA.
The US is putting massive pressure on Indonesia right now as part of its desperate plan to contain China.
The goal?
Turn Indonesia into a US client state that helps enforce an extended blockade around the Malacca Strait >> choking off China’s main energy lifeline.
We’re already seeing the signs: a flood of new hit pieces on the Prabowo government popping up everywhere.
Polymarket (that classic US psyop betting tool) is suddenly running projections on regime change.
Western-controlled media outlets are sliding into DMs with Brian Berletic and myself, fishing for angles >> because we were among the few who called out the last color revolution attempt and exposed the Soros/NED funding networks behind the 2025 unrests.
This is coordinated.
There’s a clear plan to destabilize Indonesia and flip it fully into the Western camp.
Don’t be surprised when your feeds (including X) get flooded with more and more negative coverage of the Indonesian government >> “authoritarian,” “corrupt,” “unstable,” the usual script.
Indonesia is too important: biggest Muslim country, strategic geography, resources, and balancing act between powers. The US doesn’t like that independence.
They want control over those sea lanes for any future Taiwan or South China Sea showdown.
Stay vigilant, Indonesia.
Separate real domestic issues from foreign-funded chaos.
The hybrid war playbook is in full swing >> info ops, NGOs, media smears, and political pressure.
Don’t let them turn your country into the next pawn.




English

@aniesbaswedan HARAMNYA MENGGUNJING KESALAHAN PEMERINTAH DAN BAHAYANYA!!
✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahuloh
"Jika engkau menggunjing pemimpin, atau menteri, atau raja; artinya engkau membangkitkan kemarahan hati rakyat terhadap pemerintah mereka. Hal ini akan menyebabkan
Indonesia

PRABOWONOMICS Vs Neoliberal: Menjawab The Economist!
Dalam dua tulisan terbarunya, majalah The Economist kembali mengayunkan gada kritik klasiknya terhadap Indonesia. Melalui artikel berjudul "Indonesia, the biggest Muslim-majority country, is on a risky path" dan "Indonesia’s president is jeopardising the economy and democracy", media benteng liberalisme barat ini menyuarakan kecemasan mendalam: Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto dianggap sedang melangkah ke jalur berbahaya karena memperkuat intervensi negara, mengaburkan batas disiplin fiskal, dan mengonsolidasikan kekuatan politik.
Namun, jika kita menembus kabut kecemasan tersebut, kita akan mendapati sebuah bias lama yang usang. The Economist sedang melihat Indonesia menggunakan kacamata usang cetak biru Konsensus Washington (Neoliberalisme). Mereka gagal memahami satu hal mendasar: bagi Indonesia, terus berjalan di atas rel ekonomi liberal murni bukanlah sebuah pilihan keselamatan, melainkan sebuah jaminan untuk terjebak selamanya dalam kutukan negara pendapatan menengah (Middle-Income Trap).
Prabonomomics hadir bukan untuk merusak ekonomi, melainkan sebagai tesis tandingan (counter-thesis) yang berani untuk menata ulang struktur ekonomi nasional demi keadilan sosial.
Kekeliruan Paradigma Pasar Bebas: Belajar dari Sejarah.
Selama puluhan tahun, resep neoliberal mendikte negara-negara berkembang untuk menjadi "murid yang patuh": buka pasar selebar-lebarnya, batasi peran negara hanya sebagai wasit, privatisasi sektor publik, dan biarkan modal global mendikte arah pembangunan.
Hasilnya? Indonesia terjebak menjadi eksportir bahan mentah. Kita mengalami deindustrialisasi dini, di mana kontribusi manufaktur terhadap PDB terus menyusut. Kita kaya akan nikel, tembaga, dan bauksit, namun nilai tambah terbesar dari kekayaan alam tersebut dinikmati oleh negara-negara industri maju di Barat dan Asia Timur. Pasar bebas murni, dalam realitasnya, melanggengkan ketimpangan struktural dan menciptakan apa yang disebut para ekonom sebagai commodity curse (kutukan komoditas).
Ketika Presiden Prabowo memilih untuk keluar dari jebakan ini, langkah tersebut tidak lahir dari ruang hampa ideologis. Ini adalah kalkulasi pragmatis yang berakar pada konstitusi Pasal 33 UUD 1945: bahwa bumi, air, dan kekayaan alam harus dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat.
Tiga Pilar Prabowonomics: Melawan Skeptisism Barat.
Kritik The Economist runtuh ketika dihadapkan pada logika pembangunan jangka panjang yang diusung oleh Prabowonomics, yang bertumpu pada tiga pilar utama:
1. Investasi Manusia (SDM) Bukan Pemborosan Fiskal.
The Economist cemas terhadap program-program sosial masif seperti Makan Bergizi Gratis dan perumahan rakyat, menuduhnya sebagai ancaman bagi batasan defisit anggaran 3%. Ini adalah cara pandang akuntansi jangka pendek, bukan ekonomi pembangunan.
Dalam Prabowonomics, memberi makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil adalah investasi infrastruktur manusia terpenting untuk memotong rantai stunting. Bagaimana sebuah negara bisa melompat menjadi negara maju jika angkatan kerjanya mengalami malnutrisi kronis? Belanja ini adalah restrukturisasi modal manusia (human capital) yang akan menaikkan produktivitas nasional 10 hingga 20 tahun ke depan. Disiplin fiskal tetap dijaga, namun anggaran dikelola secara ekspansif-terukur, bukan hemat defensif yang mencekik pertumbuhan.
Indonesia

hsy retweetledi

Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia

Di tengah berbagai pendapat tentang MBG, ada banyak cerita dari anak-anak yang menerima langsung manfaatnya. #mbg
Indonesia
hsy retweetledi

[IMBALAN 50 JUTA RUPIAH]
Kami adalah organisasi dari Jepang yang mengadakan event stay SEMALAMAN di rumah angker (Real, bukan settingan). Saat ini kami berencana mengadakan event serupa di Indonesia.
Kami sedang mencari properti atau rumah yang benar-benar angker dan banyak penampakan hantunya untuk kami beli.
Kriteria Properti:
• Berhantu / Angker (Banyak gangguan gaib)
• Bekas kejadian tertentu (Rumah sengketa/berdarah)
Jika Anda memiliki informasi yang tepat, silakan hubungi kami:
📧 takada548963@gmail.com
Reward: Rp 50.000.000
(Akan dibayarkan jika kami resmi membeli properti tersebut setelah proses survei).
Mohon bantuannya.
Terimakasih.
※Foto-foto di bawah ini adalah beberapa properti angker yang saat ini sedang kami gunakan untuk event di Jepang.



Ali 👊🏻@mhuseinali
Loker seram nih ges wkwk. Tugasnya cuma melek dari jam 11 malem sampe jam 4 pagi selama tiga hari. > Gak boleh tidur > Gak boleh bawa HP > Gak boleh buka pintu atau jendela > Wajib nyalain lilin tiap beberapa waktu > Bayarannya sekitar Rp 16 juta rupiah. Apply?
Indonesia

@Ableh_Kusut @SeputarTetangga Bapak saya pake nex hampir ngga pernah ke bengkel, cuma bisa pake 12 tahun aja. Soalnya tahun lalu dimaling orang pas solat subuh. Kalau ngga dimaling masih dipake terus tu
Indonesia

@SeputarTetangga Suzuki Nex II Crossover
Tp hati2 jgn terlalu percaya ma garansinya.
Bilangnya garansi 3th tp sampe 5th motornya gak rusak2.

Indonesia
















