caroline🍉

10.9K posts

caroline🍉 banner
caroline🍉

caroline🍉

@hufflepuffbabee

pure bliss

Katılım Temmuz 2018
259 Takip Edilen130 Takipçiler
caroline🍉 retweetledi
Eve
Eve@claaudyf·
katanya “gamau pilih anies, cuma pinter ngomong” lah ini udah ngomong aja ga becus, kerja juga ga bener. minimal yang kalo kita kritik ga ngatain kita bodoh.
Indonesia
194
21.7K
59.9K
458.6K
caroline🍉 retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada pernyataan Prabowo yang menurut gue paling berbahaya yang pernah gue dengar dari seorang presiden soal mata uang negaranya sendiri. Dan dia ngomong ini bukan di forum terbatas. Bukan slip of the tongue. Tapi di depan ribuan rakyat dengan penuh keyakinan: Mau dolar berapa ribu kek kalian di desa-desa kan enggak pakai dolar. Yang pusing yang suka ke luar negeri. Ini bukan candaan. Ini adalah cara berpikir yang sangat berbahaya. Gue mau kasih lo contoh nyata negara yang pemimpinnya pernah berpikir persis seperti ini. Dan apa yang terjadi setelahnya. Zimbabwe ketika presiden bilang rakyat desa tidak butuh mata uang yang kuat: Robert Mugabe selama bertahun-tahun bilang kepada rakyatnya bahwa pelemahan nilai mata uang adalah konspirasi Barat. Bahwa rakyat desa yang tidak bertransaksi dalam dolar tidak perlu khawatir. Hasilnya? Inflasi Zimbabwe mencapai 89,7 sextillion persen per tahun di 2008. Orang membawa uang keranjang penuh hanya untuk beli roti. Petani di desa yang "tidak pakai dolar" mendapati hasil panennya tidak bisa dibeli siapapun karena harga berubah setiap jam. Tabungan seumur hidup hilang dalam semalam. Mereka akhirnya menyerah dan menggunakan dolar Amerika sebagai mata uang resmi. Mata uang mereka sendiri sudah tidak ada nilainya sama sekali. Venezuela ketika pemerintah melarang rakyat khawatir soal kurs: Hugo Chavez dan Maduro selama bertahun-tahun meyakinkan rakyat bahwa kurs tidak relevan bagi rakyat kecil. Yang penting ada subsidi. Yang penting ada program sosial. Hasilnya? Inflasi Venezuela mencapai 1.000.000% di 2018. Dokter, guru, insinyur semua yang punya pendidikan dan bisa pergi pergi. Lebih dari 7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya. Rakyat desa yang "tidak pakai dolar" itu akhirnya mengantri berhari-hari untuk dapat sekarung tepung. Mereka juga akhirnya terpaksa bertransaksi dalam dolar di pasar gelap karena mata uang mereka sendiri tidak dipercaya siapapun. Dan sekarang kembali ke Indonesia yang ternyata sangat relevan: Prabowo bilang rakyat desa tidak pakai dolar. Tapi benarkah demikian? Kedelai bahan baku tempe dan tahu yang dimakan rakyat desa setiap hari 90% diimpor dari Amerika Serikat. Harganya ditentukan dalam dolar. Ketika rupiah melemah dari Rp13.000 ke Rp17.000 — harga kedelai naik. Harga tempe naik. Harga tahu naik. Penjual tahu dan tempe di desa yang "tidak pakai dolar" itu langsung merasakan dampaknya di meja makan mereka. Gandum bahan baku roti, mie instan, biskuit yang dikonsumsi rakyat desa 100% diimpor. Harganya dalam dolar. Pupuk yang dipakai petani desa untuk bercocok tanam sebagian besar bahan bakunya diimpor. Harganya dalam dolar. Obat-obatan generik bahan bakunya sebagian besar diimpor dari China dan India. Harganya? Dalam dolar. Rakyat desa tidak pegang dolar secara fisik. Tapi seluruh kehidupan mereka dari makan pagi sampai obat yang mereka minum harganya ditentukan oleh kurs dolar. Dan inilah yang paling miris: Presiden yang seharusnya menjaga kepercayaan pasar terhadap mata uang negaranya justru dengan entengnya bilang kurs dolar tidak relevan bagi rakyat. Padahal kepercayaan itulah yang membuat rupiah bisa stabil. Kepercayaan itulah yang membuat investor mau masuk. Kepercayaan itulah yang membuat rakyat tidak lari ke dolar dan emas seperti yang sekarang terjadi dan dikhawatirkan oleh ekonom-ekonom kita. Ketika presiden sendiri tidak menganggap serius pelemahan mata uangnya sinyal apa yang dikirim ke pasar? Sinyal apa yang dikirim ke investor asing? Sinyal apa yang dikirim ke rakyat yang tabungannya dalam rupiah? Bandingkan dengan pemimpin yang serius: Lee Kuan Yew dari Singapura negara tanpa sumber daya alam apapun menjadikan kestabilan mata uang sebagai prioritas utama pemerintahannya. Dia tahu bahwa kepercayaan terhadap mata uang adalah kepercayaan terhadap negaranya secara keseluruhan. Hasilnya? Singapura hari ini punya GDP per kapita lebih dari 80.000 dolar. Rakyat Singapura yang "cuma pedagang kecil" pun hidupnya jauh lebih sejahtera dari rakyat kita yang punya sumber daya alam berlimpah. Bukan karena Singapura kaya alam. Tapi karena pemimpinnya tidak pernah menganggap remeh nilai mata uangnya. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek, di desa kan tidak pakai dolar" bukan pernyataan yang menunjukkan ketenangan seorang pemimpin. Itu adalah pernyataan yang menunjukkan ketidakpahaman atau lebih buruk lagi, ketidakpedulian terhadap bagaimana ekonomi nyata bekerja di tingkat paling bawah. Rakyat desa tidak pegang dolar. Tapi rakyat desa makan tempe dari kedelai impor yang harganya dalam dolar. Rakyat desa bertani dengan pupuk yang bahan bakunya dalam dolar. Rakyat desa berobat dengan obat yang bahan bakunya dalam dolar. Ketika presiden tidak peduli dengan kurs yang tidak peduli bukan hanya presidennya. Tapi seluruh sistem di bawahnya ikut tidak peduli. Dan ketika seluruh sistem tidak peduli dengan nilai mata uangnya sendiri kita tinggal menunggu giliran menjadi Zimbabwe atau Venezuela berikutnya. Semoga kita tidak sampai di sana. Tapi pernyataan seperti ini tidak membuat gue yakin bahwa kita sedang bergerak menjauhi arah itu.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
800
15.5K
26K
904.3K
caroline🍉 retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Just info saja.. Keledai kita mayoritas impor => dollar naik, harga tahu-tempe naik Gandum kita mayoritas impor => dollar naik, harga gorengan akan naik Pakan kita masih banyak impor => dollar naik, harga unggas akan naik Hewan ternak masih banyak impor => dollar naik, harga daging akan naik Energi kita masih impor => ga hanya bensin, plastik pun naik => bahan kebutuhan sehari2 (consumer goods) itu juga akan naik Jelaslah orang kampung pasti kena dampak jika dollar melemah. Bukan cuman orang kota dan yang hobi ke luar negeri seperti yang Presiden bilang. Saya ga mau perjelas lagi, silakan teman-teman menilai sendiri pernyataan ini. Semoga ga otw 17.845 ya guys. Aamiin!
Abul Muzaffar tweet media
Jejak digital.@ARSIPAJA

Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"

Indonesia
150
5.2K
8.6K
554K
caroline🍉 retweetledi
The Reds Indonesia
The Reds Indonesia@The_RedsIndo·
SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini. Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
txtdaripodcast@txtruangpodcast

"mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa desa ga pake dolar, yang pusing yang sering keluar negri" guys, boleh nyerah jadi WNI ga sih kalo pemimpinnya aja kyk gini???😭😭

Indonesia
629
24.4K
50.9K
1.2M
irbahsalss
irbahsalss@kforkinsley·
Absen yang makan chikuro pake nasi
irbahsalss tweet mediairbahsalss tweet media
Filipino
440
214
5.3K
395.7K
۫
۫@oftensullen·
💕
۫ tweet media
QME
533
27.8K
176.9K
2.2M
caroline🍉 retweetledi
catatansiemak.com 🇵🇸
catatansiemak.com 🇵🇸@sitihairul·
@Allebbellaa Ga perlu ada trauma untuk lemah iman, orangnya aja yg memang goblok. Kalo akalnya jalan ga bakalan dia melakukan perbuatan asusila malah sekarang ngenalin anak2nya ke gaya hidup plengernya. Orang kyk gini jangan dikasih panggung
Indonesia
1
110
3.3K
150.2K
caroline🍉 retweetledi
smol silly cat
smol silly cat@Catsillyness·
Us
smol silly cat tweet mediasmol silly cat tweet media
35
2K
11.7K
172.3K
caroline🍉 retweetledi
Ayo Kita Bahas
Ayo Kita Bahas@Ahmaadnajib·
Tiga kali nonton film Interstellar. Dan yang ketiga ini justru yang paling bikin aku diam lama setelah credits film habis. Ada satu pesan yang mungkin tidak bisa aku lupakan Murphy menatap kamera dan bilang ia tidak akan mengirim pesan lagi. Bukan karena marah, bukan karena menyerah. Tapi karena usianya kini sudah sama dengan usia ayahnya saat pergi meninggalkannya. Seorang anak yang menua melampaui ayahnya sendiri yang masih hidup (atau tidak). Aku tidak siap untuk itu. Bahkan disaat metonton yang ketiga kalinya. Dan yang lebih menyesakkan ini bukan fiksi murni. Ini fisika. Di dekat lubang hitam Gargantua, gravitasi begitu ekstrem sampai ia secara harfiah melambatkan waktu. Bukan metafora, bukan efek dramatis. Setiap jam di orbit Gargantua setara dengan tujuh tahun di Bumi. Ini yang disebut Gravitational Time Dilation dan Einstein merumuskannya bukan dari teleskop, tapi dari kertas dan pena, hampir seratus tahun yang lalu. Waktu bukan jam yang berdetak sama di seluruh semesta. Ia adalah dimensi elastis, bisa ditekuk, bisa diperlambat. Cooper tidak "absen" selama puluhan tahun karena lalai. Ia berada di tempat di mana waktu berjalan dengan hukum yang berbeda. Dan tidak ada yang bisa ia lakukan untuk mengubahnya. Persis seperti kita yang kadang merasa "ketinggalan" dari orang-orang bukan karena tidak peduli, tapi karena kita masing-masing berjalan di ritme waktu yang berbeda. Dan ini yang membuat aku merinding lebih dalam lagi. Jauh sebelum Einstein lahir. Jauh sebelum ada persamaan relativitas. Al-Qur'an sudah bicara tentang ini dengan cara yang kalau kamu baca ulang sekarang, akan terasa berbeda. di QS. Al-Hajj: 47 "satu hari di sisi Tuhan setara 1.000 tahun perhitungan manusia". kemudian QS. Al-Ma'arij: 4 "perjalanan malaikat dalam skala 50.000 tahun". Dua angka yang berbeda. Dua skala yang berbeda. Ini bukan inkonsistensi ini deskripsi tentang gradasi gravitasi dan dimensi yang berbeda-beda. Semakin dekat dengan pusat semesta, semakin lambat waktu berjalan. Persis seperti yang terjadi di Gargantua. Dan malaikat? Tercipta dari Nur cahaya. Dalam fisika, objek yang bergerak mendekati kecepatan cahaya mengalami time dilation ekstrem dari sudut pandang sang cahaya, waktu nyaris berhenti. Perjalanan yang bagi manusia terasa ribuan tahun, bagi mereka mungkin hanya sekejap. Dan kisah Ashabul Kahfi tiba-tiba punya dimensi baru: 309 tahun berlalu di dunia luar, tapi tubuh mereka tidak menua. Bukan keajaiban melainkan mereka berada di kondisi di mana waktu berjalan berbeda. Lalu, ini yang benar-benar menggeser cara aku memandang hidup. Kalau waktu bukan garis lurus melainkan hamparan spacetime fabric maka masa depan bukan sesuatu yang "belum ada." Ia sudah ada, di koordinat yang belum kita capai. Kita bukan menunggu waktu datang. Kita yang berjalan melintasi hamparan yang sudah terbentang. Di Tesseract, Cooper melihat setiap momen hidup Murphy bukan sebagai kenangan atau mimpi tapi sebagai ruang fisik yang bisa ia sentuh. "Sudah", "sedang", "akan" dalam dimensi yang lebih tinggi, tiga kata itu adalah satu benda yang sama. Kalau begitu, apakah perpisahan itu nyata? Atau kita hanya terpisah oleh perbedaan frekuensi detak waktu? Dan pertanyaan terakhir yang belum bisa aku jawab: Jika "keabadian" di akhirat adalah kondisi di mana kita keluar sepenuhnya dari dimensi waktu masuk ke dalam singularity di mana tidak ada "sebelum" dan "sesudah" maka mungkin surga dan neraka bukan soal kapan, tapi soal di mana kamu berada dalam struktur realitas. Takdir sudah "selesai" di dimensi lain dan kita tinggal menjalaninya? Atau di hamparan ruang-waktu ini masih ada ruang untuk kita belokkan garisnya? Aku belum tahu jawabannya. Tapi aku tahu satu hal: Interstellar bukan film tentang luar angkasa. Ini film tentang betapa kecilnya kita dan betapa anehnya kita tetap peduli satu sama lain meski terpisahkan oleh dimensi.
Ayo Kita Bahas tweet media
Indonesia
45
644
2.1K
85.3K
caroline🍉 retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
Bukti kuat bahwa negara gak kerja, gak hadir, salah pilih prioritas, bebal, culas, pongah, dan empatinya jatoh. Kapan terakhir kali kamu liat presiden unggah konten perihal Aceh? Saat sholat ied? Saat diskusi harga sumur bor 150jt dan dianggapnya murah? Atau saat ia berkelakar di atas podium bahwa saat pemilu ia tak memenangkan suara di Sumatera, tetapi mengklaim ia dan pemerintahannya tetap 'mati-matian' untuk proses pemulihan bencana? Kapan? Inilah Aceh saat ini, masih seperti ini. Semoga lekas pulih, Aceh. 🥀
Humanies Project@humaniesproject

Selamat sore dari Gayo Luwes, Aceh.

Indonesia
103
17.3K
31.7K
574.8K
caroline🍉 retweetledi
ᶻ 𝗓 𐰁 🐄 𐰁 𝗓 ᶻ
seminggu sblm mens pasti gw mengalami fase di mana gw makan porsi shrek, migrain 2 hari nonstop, ngantuk ga ketolong padahal udah ngopi, dan hasrat membara untuk mukulin semua orang
Indonesia
270
9.5K
28.9K
520.5K
caroline🍉 retweetledi
Nas
Nas@keotsune·
Aku jadi keinget kata-kata yang kalo nggak salah, “once you’re in love, you will slowly become someone you love.” Not an exact copy, but it’s more like you will adopt something from them… bisa jadi kebiasaan, cara bertutur kata, even sesimpel vocab yang dipake pacar pun bakal—
pawpaw@dewteechild

sadam and his personality @dewteechild/bandung-206ce0fdb8c0" target="_blank" rel="nofollow noopener">medium.com/@dewteechild/b…

Indonesia
129
5.7K
29.1K
601.1K
caroline🍉
caroline🍉@hufflepuffbabee·
KENTO YAMAZAKI GANTENGGGGG BGT HWA!
Indonesia
0
0
0
40