
AHY soal usul Menteri PPPA agar gerbong KRL wanita dipindah ke tengah, bukan di paling depan dan belakang: "Artinya, memang belum pernah terjadi sebelumnya ada tubrukan antara KRL dari belakang dihantam oleh Kereta Api Jarak Jauh dan kebetulan yang paling belakang adalah kereta khusus wanita. Jadi, pasti ada concern mengapa justru yang paling rentan, yang kita siapkan secara khusus selama ini gerbongnya, justru yang mendapatkan bisa dikatakan risiko yang paling tinggi. Ini juga bagian yang akan terus kita evaluasi. Tapi yang jelas adalah laki-laki (dan) perempuan sama saja, tidak boleh menjadi korban dalam insiden apapun. Jadi, yang kita fokuskan adalah bukan perempuan dan laki-lakinya, tetapi bagaimana sistem transportasi kereta dan transportasi publik lainnya ini aman, selamat, menghadirkan rasa aman (dan) nyaman. Safety first itu bukan hanya menjadi jargon, tetapi benar-benar bisa kita terapkan dengan baik." Sumber: Doorstop Menko AHY di RSUD Bekasi






















