hvc

2.1K posts

hvc banner
hvc

hvc

@hvclypse

Jakarta Capital Region, Indone Katılım Ağustos 2020
133 Takip Edilen38 Takipçiler
hvc retweetledi
aespa pics
aespa pics@aespapic·
THIS INSANE PICTURE OF AESPA
aespa pics tweet media
English
1
5.8K
31.1K
2.5M
hvc
hvc@hvclypse·
@firhidz menurut gua ga ada saham yg bakal bertahan selamanya sebagai top 1 marketcap di ihsg. bisa liat secara historical bahwa trend investasi tiap zaman selalu tidak kaku terhadap perubahan atau bisa dibilang dinamis
Indonesia
0
0
1
4.2K
hvc
hvc@hvclypse·
hvc tweet mediahvc tweet mediahvc tweet media
ZXX
0
0
0
36
hvc
hvc@hvclypse·
for my dearest
hvc tweet mediahvc tweet mediahvc tweet mediahvc tweet media
English
1
0
0
37
hvc
hvc@hvclypse·
got hurt again but lesson learned.
hvc tweet media
English
0
0
0
46
hvc retweetledi
rara
rara@tuancala·
menurut gw titik tertinggi bucin itu ketika lo dengerin lagu kesukaan orang yang lo suka, walaupun genrenya bukan favorit lo. kayakkk you have no idea about the song, but bc your lover loves it, you start to love it too
Indonesia
1K
17.6K
62.6K
2.1M
hvc retweetledi
will?
will?@bilbybrangle·
@vintagemapstore Okay okay, I’ll get back into Crusader Kings again today I promise
English
0
1
39
4.4K
hvc
hvc@hvclypse·
hvc tweet mediahvc tweet media
ZXX
0
0
0
58
hvc retweetledi
Johan
Johan@Adityapandeydev·
"The day a blind man sees, the first thing he throws away is the stick that has helped him all his life."
English
276
14K
177.7K
3M
hvc retweetledi
Boring_Business
Boring_Business@BoringBiz_·
Oil and gas investors waiting for the market to open on Monday
English
291
5.1K
61.3K
2.3M
hvc retweetledi
Elle 𓆩𓆪
Elle 𓆩𓆪@chobomseulrene·
SHUT UP THIS SHOT IS SO BEAUTIFUL
Elle 𓆩𓆪 tweet media
English
5
7.5K
24.8K
173.2K
hvc retweetledi
슬린
슬린@seurrene_·
red velvet @ wendy's encore concert 🩵💛🩷💜💚 wendy mentioned irene's comeback 💞 they are also asking for red velvet's comeback LOL wendy: first of all, irene unnie has a comeback.. and after that, we have to too.... AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA 👀👀👀👀👀
English
8
3K
8.3K
202.6K
hvc retweetledi
Elle 𓆩𓆪
Elle 𓆩𓆪@chobomseulrene·
They look so happy being with each other again after a long time... the smiles are so genuine
English
3
1.4K
4.4K
48K
hvc retweetledi
reina🩷☔️
reina🩷☔️@AWHlTENIGHT·
the stage the audience 🩵 🩷💛💚💜
reina🩷☔️ tweet mediareina🩷☔️ tweet media
English
2
1.9K
5.6K
53.4K
hvc retweetledi
Danyel 🇮🇩🇺🇸 #SetopPerang
i miss this nigga and his sober analysis
S. B. Yudhoyono@SBYudhoyono

HARI-HARI YANG MENENTUKAN SEJARAH AMERIKA DAN IRAN: PERANG ATAU DAMAI? Jenewa kota yang indah, damai dan saat ini hawanya sejuk. Namun, jam-jam ini, hari-hari mendatang, kota yang penuh legenda ini bisa menjadi saksi sejarah. Bisa melahirkan sebuah “game change” yang berimplikasi besar pada perkembangan dunia. Di penghujung Februari 2026 ini, tengah berlangsung sebuah perundingan dan negosiasi yang sangat penting. Juru runding Amerika Serikat tengah melakukan pertemuan tidak langsung (melalui mediator) dengan juru runding Iran. Banyak kalangan yang tengah menunggu hasil negosiasi itu, utamanya bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah. Sukses atau gagal? Bawa kedamaian, atau sebaliknya menyulut terjadinya peperangan yang dahsyat? Semua tahu bahwa negosiasi, utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak. Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang. Para juru runding juga harus cerdas membaca pikiran kedua pemimpin yang memberikan mandat pada mereka, Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei. Membangun “harmoni” antara juru runding dengan para bosnya mungkin juga sesuatu yang tidak mudah. Sebagai seorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam resolusi konflik, baik pada tingkat nasional maupun internasional, saya mesti mengatakan bahwa sebuah negosiasi itu sangat melelahkan. Perlu kesabaran, kecerdasan, dan keuletan. Siap untuk berkompromi serta bersedia untuk sebuah “take and give”. Keinginan dan sasaran yang digariskan oleh kedua pemimpin negara juga harus sangat dimengerti. Khusus negosiasi Amerika-Iran ini, saya mengamati bahwa kedua pemimpin mereka, Donald Trump dan Ali Khamenei memiliki “uniqueness”. Keduanya memiliki ego, ambisi dan juga “personal interest”. Trump khawatir kalau sampai gagal, reputasi serta “legacy” indah yang ingin diraih bisa hancur berantakan. Ali Khamenei juga khawatir kalau sengketa sengit dengan Amerika ini, jika nasibnya naas, bisa berakhir dengan pergantian rezim dan “he must go”. Berarti, ini merupakan “survival interest” buat pemimpin Iran itu. Banyak pihak yang memprediksi atau menyimpulkan jika perundingan ini gagal, maka perang besar pun akan segera meletus. Ibaratnya kondisi sudah matang. Tinggal menunggu komando Trump dan Khamenei. Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah. Ada catatan penting bagi seorang “commander-in-chief” untuk mengambil jalan perang guna memenuhi kepentingan nasionalnya. Pertama, apakah perang itu harus dilaksanakan atau masih ada opsi yang lain? Inilah yang sering disebut “war of necessity” dan “war of choice”. Pada akhirnya, kedua belah pihak akan menentukan berperang atau menempuh jalan lain. Kedua, negara siap berperang kalau kalkulasi rasionalnya menjamin bahwa perang dapat dimenangkan. Baik Trump maupun Khamenei harus bisa meyakinkan dirinya sendiri, dengan menggunakan logika dan akal sehatnya, bahwa perang yang ia pilih memang akan bisa dimenangkan. Karena perang terkait dengan nasib dan masa depan rakyat yang dipimpinnya, yang memberikan mandat dan kepercayaan, suara mereka mesti didengar. Pertimbangan dan saran para jenderal dan petinggi militer juga mesti diindahkan, jangan terkubur dengan ego pemimpin yang kelewat tinggi. Bagi Amerika yang boleh dikatakan terus sesumbar untuk menghancurkan Iran (meskipun belakangan Iran juga mengobarkan dan menjanjikan ancaman), perlu dipikirkan dalam-dalam sebelum mengambil keputusan untuk berperang. Maksud saya, jangan-jangan bagi Amerika menang perangnya sulit dicapai, kemudian “exit” atau mengakhiri peperangan juga tidak mudah dilakukan. Ingat kembali pengalaman pahit ketika melakukan peperangan di Vietnam, Irak dan Afghanistan. Ingat, Iran adalah Iran. Iran bukan Irak dan bukan Afghanistan. Terakhir, ada pesan dari seorang warga Indonesia dan juga warga dunia melalui media ini. Bukan hanya untuk Presiden Trump dan Ayatullah Khamenei, tetapi juga untuk seluruh pemimpin politik di dunia yang di tangannya ada sebuah tombol untuk memulai peperangan. Begini pesan saya. Para perwira dan para prajurit itu juga punya jiwa, punya keyakinan, punya akal sehat, dan tentunya punya harapan. Kalau soal berkorban untuk nusa dan bangsa, tentara selalu siap mengorbankan jiwa dan raganya. Hal itu tidak perlu diragukan. Selama 30 tahun saya mengabdi di dunia militer, lima tahun saya pernah bertempur untuk Sang Merah Putih. Namun, sukses sebuah peperangan juga ditentukan oleh apa yang ada dalam hati dan pikiran para prajurit. Ada kalimat indah yang mesti diingat oleh para pemimpin politik – presiden atau perdana menteri – “Soldiers will not fight and die, unless they know what they fight and die for” (Prajurit tidak bertempur dan siap untuk mati, kecuali mereka tahu untuk apa mereka bertempur dan mati) *SBY*

English
17
402
3.9K
203.7K
hvc retweetledi
와니랑
와니랑@wanirang221·
웬디 언니 너무예뻐용💕💕💕💕
와니랑 tweet media
한국어
0
100
445
6K
hvc retweetledi
F9 leader simp
F9 leader simp@sseungwann·
udah seanak band ini tapi ntar balik ke grup suruh bananana banananana 😭
F9 leader simp tweet media
Indonesia
22
520
4.6K
95.8K