Setiap lagu punya cerita. ‘Narasi Hati’ adalah caraku menyampaikan luka, rindu, harap, dan kehilangan. Dengarkan jika hatimu juga pernah bicara seperti ini.
#NarasiHati#Hydaviopen.spotify.com/album/0kjlLqHD…
Ave Neohistorian!
Mehran Karimi Nasseri, pria asal Masjedsoleyman, Iran, merantau kuliah ke Universitas Bradford, Inggris pada tahun 1973. Karena terlibat dalam gerakan anti Pahlavi selama kuliah, Pemerintah Iran mencabut kewarganegaraannya pada tahun 1977. Setelah berkeliling Eropa mencari suaka dan ditolak sana-sini, ia memperoleh status pengungsi dari Komisioner Tinggi PBB Untuk Pengungsi (UNHCR) Belgia.
Nasseri memutuskan pergi ke Inggris pada tahun 1988 melalui Perancis. Ketika menaiki kereta api menuju Perancis, tasnya yang berisikan dokumen-dokumen kepengungsiannya kena copet. Akibatnya, Imigrasi Bandara Inggris kemudian menolak kedatangannya dan menerbangkannya kembali ke Bandara Charles de Gaulle, Perancis.
Nasseri tidak dapat menuju Inggris maupun sekedar keluar dari bandara Perancis. Mengurus ulang dokumennya juga mustahil, karena peraturan mengharuskannya hadir langsung ke Belgia. Petugas Bandara bingung harus mendeportasinya kemana, karena Nasseri berstatus “Stateless”. Alhasil, Nasseri hanya bisa terjebak di Terminal 1 Bandara Charles de Gaulle. Sembari menanti keajaiban, Ia pun beradaptasi dengan lingkungan sosial bandara, mulai dari mandi, makan, tidur, hingga menghabiskan waktu dengan membaca, dan menulis autobiografinya.
Penantiannya menemui titik terang. Pada 1999, UNHCR Belgia bersedia mengirimkan dokumen-dokumen pengungsiannya melalui Pos dan Pemerintah Perancis bersedia memberinya izin tinggal. Sayangnya, karena jiwanya telah melekat dengan Bandara, Nasseri justru tidak senang dan membuat berbagai alasan-alasan agar tetap bisa tinggal di Bandara.
Pada 2006, Nasseri jatuh sakit dan dilarikan ke rumah sakit. 18 tahun rekornya sebagai “Terminal Man” pun berakhir. Setelahnya, Nasseri tinggal di Perancis dengan statusnya sebagai pengungsi. Mengejutkannya, Nasseri memilih tinggal di bandara menjelang akhir hidupnya dan wafat di sana pada 12 November 2022 akibat serangan jantung.
Penulis: Jonathan Tsai
Editor: Ivan Fauzan
Referensi:
Merhan, Alfred (2004). The Terminal Man. Corgi Adult.
# sender sedang ingin mengenal artist baru, lagu baru, suasana baru, karena sudah enough dengan playlist sama. so gimme recommendation artist/song yang bikin kalian "PLEASE DENGERIN INI!!"