Ichsananda D@ichsa·6 NisSejak kapan ya semua ibu mulai melupakan dan kehilangan apa-apa yg menjadi favoritnyaÇevir Indonesia00010
Ichsananda D@ichsa·28 AraMungkin orang akan melupakan tapi ingatanku tak pernah akan lupa. Tumpukan serpihan sendu yang terpahat satu demi satu akan menjadi debu jika aku mau.Çevir Indonesia00024
Ichsananda D@ichsa·28 AraRatu, bisakah kau pulang ke masa itu? Kembali beradu menjemput sendu? Membawa kursi yang selalu dirindu, menjadi nomer satu tanpa berseteruÇevir Indonesia00122
Ichsananda D@ichsa·28 AraLalu kamu bertanya, apakah ratu? ataukah garisan lalu yang terlanjur tertulis tapi tak berarti.Çevir Indonesia00022
Ichsananda D@ichsa·28 AraKamu tahu dimana tempatmu, disana, disudut pintu di tutup sendu. Bersuara lantang bak komandan regu, samar terdengar bak suara jeritan prajurit serbu.Çevir Indonesia00018
Ichsananda D@ichsa·28 AraHabislah ruang untuk mengadu, ketika diam dan lelah menyelimuti maka tidur mungkin jalan untuk kembali.Çevir Indonesia00022
Ichsananda D@ichsa·21 ŞubKok enak jadi temenmu dapet baikmu, dapet senyummu dapet pertolonganmu. Kamu memang baikÇevir Indonesia00028
Ichsananda D retweetlediFiersa Besari@FiersaBesari·6 ŞubBukannya enggak capek, tapi enggak kelihatan capek ajaÇevir Indonesia2367.7K22.5K1.4M162
Ichsananda D@ichsa·19 AraSuka tidak suka, mau tidak mau ya cuma bisa jalani saja kan.Çevir Indonesia00030