たまごっち Tamagotchi
18.9K posts

たまごっち Tamagotchi
@ikhwanfr26
26| kayaknya fans Liverpool | kadang serius | akun lucu - lucuan

@danskuss enggak tau lagunya. 🥲 share dong kak






Pak Waduh... 🤦🏻 Ternyata KAI Cuma Operator, Bukan Pemilik Sinyal‼️🤦🏻 Siapa yang baru tahu kalau sistem persinyalan kereta itu bukan dipegang PT KAI? 🤔 Banyak yang ngira KAI pegang kendali penuh, padahal secara aturan (UU 23/2007), DJKA Kemenhub-lah sang pemilik prasarana. KAI tugasnya fokus di operasional dan disiplin masinis. Bahkan ada fakta menarik: 📍 DJKA Kemenhub: Pegang ~40% porsi (Sinyal & Regulasi). 📍 PEMDA: Urusan perlintasan sebidang. 📍 KAI: Urusan operasional kereta. Menteri Perhubungan pun kabarnya lagi mewacanakan pengalihan kelola prasarana ke KAI biar lebih efisien. Gimana menurut kalian, lebih baik dikelola satu pintu atau tetap bagi-bagi tugas seperti sekarang? .... Amien Rais, eMBeGe, GA VIP, Batam Cirebon



Legenda Liverpool yg akan terus kukenang Benar2 penggendong The Reds pada masanya Kesetiaannya tak perlu diragukan lagi Gol2nya berkelas dan ikonik bagi fans bola era 2000an The one and only, Steven Gerrard Apa yg km ingat ttg dirinya?



Kabar berhembus! Dony Tri Pamungkas menarik minat klub asal Polandia, Legia Warszawa. Waktunya abroad Don?


Iya, bener lg. Wota ganteng mentok pamer tusut aja ramenya, abis itu ilang





Selain penyerang brilian, akan selamanya mengingat Frederic Kanoute sebagai manusia yang baik, juga muslim yang taat. Pada 2006, Sevilla yang ia bela baru saja berganti sponsor dari Stevenson ke situs judi 888. Respons Kanoute? Menolak tegas. Dalam beberapa pertandingan, tulisan 888 yang terpampang pada jersi ia tutup dengan lakban. Penolakan itu sempat bikin heboh Spanyol. Terlebih, Kanoute tiba di Sevilla sebagai pemain yang baru saja "diselamatkan". Ini berkaitan dengan statusnya yang kala itu kalah saing dari Jermain Defoe di Spurs, yang memaksanya pindah ke tim lain. Apa boleh buat, untuk Kanoute, identitasnya sebagai muslim adalah harga mati. Jadi ia tetap dengan pendiriannya. Jalan tengah baru diperoleh setelah Sevilla mengizinkannya untuk tidak terlibat di aktivitas sponsor apapun, dengan syarat tidak lagi menutupi logo sponsor pada jersi. “Aku tak pernah menyesal telah menjadi seorang Muslim,” kata Kanoute suatu kali. Bukan kali itu saja Kanoute tidak ragu menunjukkan statusnya sebagai Muslim. Aksi lain bisa kita lihat dari selebrasi sujudnya tiap kali mencetak gol. Atau ketika ia memperlihatkan kaus bertuliskan 'Palestina' saat mencetak gol ke gawang Deportivo La Coruna pada 2009. Atau saat ia mendonasikan sekian ratus ribu Euro untuk eksistensi satu-satunya masjid di Sevilla yang terancam tutup. Atau lewat aksi-aksi sosialnya di Mali. Kita juga melihat identitas Kanoute dari ucapannya dalam banyak wawancara dengan media-media ternama Eropa. Misalnya, kepada The Guardian, Kanoute berkata bahwa sepak bola adalah platform yang tepat untuk memengaruhi publik dengan nilai-nilai yang dia yakini benar, seperti saat ia mengumandangkan dukungan untuk Palestina. "Selama niatmu benar-benar murni, aku pikir adalah hal yang bagus untuk melakukannya dan mengundang terciptanya aksi-aksi serupa," tegas Kanoute.

















