TarikTambang
21.8K posts

TarikTambang
@ilhamdhi
|| 📲 : +62 || https://t.co/Fe2iD092Bb






Semarak HUT ke-78 BKN semakin terasa lewat Turnamen Tenis Meja yang penuh semangat, sportivitas, dan kebersamaan. 🏓✨ #HUT78BKN

Mohon dibaca pelan-pelan ya teman-teman.


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Siti Hafsa diduga melakukan intimidasi kepada korban dugaan pemerkosaan berinisial P (18). Korban merupakan pekerja rumah tangga (PRT) di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo. P jadi korban dugaan perkosaan yang dilakukan Candra (32) keponakan istri Irham Kalenggo, Nurlita Jaya. Tindakan bejat pelaku dilakukan di rumah pribadi bupati Irham Kalenggo di Jl Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, pada Selasa (12/5/2026) malam. Usai insiden, korban melaporkan kejadian itu ke Polresta Kendari. Siti Hafsa ternyata menyusul korban. Ia menemui P dan menawarkan agar berdamai dengan menikahi keponakan Kadis Kesehatan Konsel itu. "Dia datangi korban di polres, dia bilang, dek kenapa kamu tidak menikah saja dengan ini pelaku," ungkap kuasa hukum korban, Fadri Laulewulu kepada kendarihariini, saat dikonfirmasi, pada Senin (18/5/2026). Fadri bilang, korban menolak keras tawaran itu. Sebab, disamping karena akan menjadi masalah baru, pelaku juga telah memiliki istri dan satu anak. "Jelas korban tidak mau," tegas Fadri. Selain tawaran menikah, kepada korban, Siti Hafsa juga mengiming-imingi uang senilai Rp 25 juta untuk modal kuliah dan seekor sapi jika mau berdamai dengan pelaku. "Ambil mi uang peohala Rp 25 juta sebagai biaya kuliah mu. Dan ko ingat, kalau kasus ini berlanjut, namanya Bupati Konsel akan rusak, akan tercoreng," kata Fadri meniru pernyataan Kadis PPPA kepada korban. Menurut Fadri, tindakan Kadis PPPA Konsel di luar kewenangannya. Pasalnya, lokasi kejadian berada di Kota Kendari. Ditambah lagi, kasus ini tak berkaitan dengan urusan kedinasan. "DP3 ini seharusnya melindungi dan berpihak kepada korban. Bukan malah terkesan membela pelaku dan menyudutkan korban dengan pilihan damai. Kadis ini sangat tidak kompeten dengan jabatannya," kesal Fadri. Kadis PPPA Konsel, Siti Hafsa tak merespons pesan Whatsapp jurnalis kendarihariini saat dihubungi sejak Minggu (17/5/2026).

bapaknya nina resmi menjadi ketua umum divisi sporty gjls demi memaksimalkan kegiatan olahraga dan kesehatan para anggota gjls😭 ga nyangka adnan feast adalah seorang gjlser sejati dan lucu banget lagi blio🤣🤣 trus nemu komen "ditunggu nadin sepatan ft nina duet hip"😂


Difitnah gakmau kaya raya, rumangsane 3 juta dibagi 30 hari ki enak opo pie 😞






















