william

1.1K posts

william banner
william

william

@inabhorrent

Jakarta Capital Region Katılım Nisan 2019
490 Takip Edilen48 Takipçiler
william
william@inabhorrent·
indonesia emas 2045? indonesia berak 2045
Indonesia
0
0
1
14
Ricky Ho
Ricky Ho@rickyho_1989·
I still remember @KemenkeuRI Mr. Purbaya Yudhi Sadewa saying not too long ago, “I could strengthen the rupiah in one night.” The contrast today is stark. Confidence is not built on statements. It is built on credible policy, fiscal discipline, and consistent execution. Markets test that credibility in real time, and right now the response suggests that confidence is being questioned rather than reinforced.
Jejak digital.@ARSIPAJA

English
21
342
1K
52.3K
Si Paling Gen Z
Si Paling Gen Z@txtdarigenz97·
BNI Mengeluarkan Press Release untuk Memastikan Pengembalian Dana Tapi Setelah : • 2 Bulan kasus ini naik • Podcast" di YouTube • Cuci tangan ganti staff • Uang 700M keluar dari BNI Thankyou buat @LambeSahamjja dan teman" lainnya yg udah bantu viralin kasus ini 🙏
Si Paling Gen Z tweet mediaSi Paling Gen Z tweet mediaSi Paling Gen Z tweet media
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
142
4K
12.1K
597.1K
rommy
rommy@rommybrother·
@inabhorrent @txtdarigenz97 @LambeSahamjja Udah jelas ada internet . tinggal manajemen gerejanya google BNI deppsito investment. Kan muncul tata caranya. Mungkin satu gerejanya tolol makanya ga ngeh kalo kena tipu
Indonesia
1
0
0
210
rommy
rommy@rommybrother·
@inabhorrent @txtdarigenz97 @LambeSahamjja Tolol2. Jelas2 kasusnya off book. Ibarat elu kenal kadis dijanjiin proyek trus ga dapet masa kantornya yg mau ngembaliin ..mash ada aja orang tolol
Indonesia
1
0
0
504
rommy
rommy@rommybrother·
@txtdarigenz97 @LambeSahamjja Ini kasusnya penipuan individu bukan kesalahan sistem bni. Ibarat elu udah kluarin iuran sampah tapi sama ketua RT di tilep. Tukang sampahnya ngamuk. Ya ketua RT harus ganti rugi. Bukan warga. Salut sama BNI nya
Indonesia
7
0
1
4.2K
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
@WhosFall2 Hai Kak WhosFall2, terima kasih atas perhatian yang diberikan🙏. Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara. Perlu kami sampaikan bahwa kejadian di Aek Nabara merupakan tindakan oknum yang dilakukan di luar sistem, kewenangan, dan prosedur operasional resmi BNI. Sejak awal, BNI telah secara proaktif mengidentifikasi indikasi tersebut dan melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum. Saat ini, BNI terus berkoordinasi secara intensif guna memastikan proses hukum berjalan secara objektif, profesional, dan tuntas. (1/2)
Indonesia
4
0
2
5.6K
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
No way tipu-tipu! Awas ada "SMS palsu" dengan sender mengaku atas nama BNI!🚨​ Selalu hati-hati dan waspada jangan sampai tertipu oleh SMS palsu yang mengaku dari BNI ⚠️ Di era digital kayak sekarang, penipu makin kreatif lho ngeluarin jurus tipu-tipunya. Salah satunya lewat SMS yang kelihatan “resmi” mengaku dari BNI, padahal ini "jebakan" yang minta kamu klik link palsu atau install aplikasi berbahaya. Para penipu juga berani mencantumkan nama-nama perusahaan atau instansi terpercaya untuk bikin kamu makin percaya dengan isi pesan di SMS palsu itu.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet mediaPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet mediaPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet media
Indonesia
524
7
45
228.3K
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
@Bhaggava Halo Kak bhaggava, dengan senang hati perihal apa yang bisa mimin bantu? Yuk Kakak infoin secara detail ya Kak 😊. Tetap waspada dan jangan asal klik link, email atau dokumen yang gak dikenal dan selalu jaga kerahasiaan data pribadi Kakak. Pastiin Kakak hubungi akun resmi Media Sosial BNI, WA BNI 0811-588-1946, BNI Call 1500046 dan email bnicall@bni.co.id untuk dapetin informasi perbankan. Semoga infonya dapat membantu dan sehat selalu Kak. Semoga momen liburan Kakak bareng keluarga penuh kebahagiaan Kak 😊. Tks.CX-Ivara
Indonesia
3
0
0
8.3K
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
@syafirahSJ Hai Kak syafirahSJ, terima kasih atas perhatian yang diberikan 🙏. Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara Terkait informasi yang beredar, BNI menegaskan bahwa proses penyelesaian kasus Paroki Aek Nabara dilakukan secara bertanggung jawab dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Saat ini, BNI masih menunggu kelengkapan dokumen dari pihak terkait sebagai dasar verifikasi untuk memastikan jumlah kerugian yang valid. Tanpa data yang lengkap dan sah, proses validasi belum dapat dilakukan. Perlu diketahui juga, peristiwa ini merupakan tindakan oknum di luar sistem perbankan resmi BNI dan tidak mencerminkan operasional BNI. Dalam hal ini, BNI juga merupakan pihak yang terdampak.
Indonesia
13
0
1
8.5K
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
@gintingard Hai Kak gintingard, terima kasih atas perhatian yang diberikan 🙏. Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara. Perlu kami sampaikan bahwa kejadian di Aek Nabara merupakan tindakan oknum yang dilakukan di luar sistem, kewenangan, dan prosedur operasional resmi BNI. Sejak awal, BNI telah secara proaktif mengidentifikasi indikasi tersebut dan melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum. Saat ini, BNI terus berkoordinasi secara intensif guna memastikan proses hukum berjalan secara objektif, profesional, dan tuntas. Kami juga menegaskan bahwa produk yang disebutkan bukan merupakan produk resmi BNI. Seluruh layanan perbankan hanya dilakukan melalui mekanisme dan kanal resmi yang terstandarisasi serta tercatat dalam sistem.
Indonesia
76
0
9
20.6K
william
william@inabhorrent·
@BNI yg punya bni bijinya satu
Indonesia
0
0
0
19
william
william@inabhorrent·
@BNI bank penipu
Indonesia
0
0
0
30
william
william@inabhorrent·
@BNI mau dibikin -100% apa sekalian?
Indonesia
0
0
0
27
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Peningkatan layanan BIFast BNI telah selesai dilakukan! 🎉 Nasabah kini dapat kembali menggunakan layanan BIFast dengan normal. Terima kasih atas kesabaran dan pengertiannya selama masa peningkatan ini. Nikmati kemudahan bertransaksi dengan BIFast! Info lebih lanjut dapat menghubungi BNI Call 1500046 #BNI46 #BIFast #PeningkatanLayanan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tweet media
Indonesia
298
1
9
98.3K
william
william@inabhorrent·
@BNI saham bni gue turun 20% ajg
Indonesia
0
0
0
63