𝕀𝕟𝕒𝕪
1.1K posts

𝕀𝕟𝕒𝕪
@inayeka
🤗💫 Love everything that deserves to be loved ● Suka Buku





What do you commonly see in clinical practice that leads to this reaction?






Perpisahan di tempat kerja atau momen resign sebenarnya bisa jadi kesempatan untuk pamit dengan cara yang lebih bermakna, bukan hanya ke rekan kantor, tapi juga ke orang-orang yang selama ini hadir di keseharian kita. Dulu, saat saya resign, saya menyempatkan diri berpamitan dengan banyak orang, bapak warung lele langganan, tukang parkir di masjid, satpam di lobi, penjual kopi, OB, cleaning service, hingga akhirnya ke rekan kantor. Menariknya, justru dari mereka, warga sekitar saya merasakan kehangatan yang tulus. Ada yang memeluk, ada yang terlihat benar-benar sedih, bahkan ada yang sampai meminta maaf sambil bersedih. Rasanya sangat haru, tanpa dibuat-buat. Dari situ saya sadar, memanusiakan sesama itu penting, termasuk kepada mereka yang sering kali luput dari perhatian. Bahkan dulu, kalau usaha mereka sedang sepi, saya sengaja mengajak teman-teman kantor untuk meeting santai di sana nyambi “ngopi”, tapi sekaligus membantu meramaikan. Sekarang kalau diingat, momen-momen itu justru yang paling memorable. Ada rasa rindu pada suasana sederhana, tapi penuh kehangatan seperti itu.


















