Sabitlenmiş Tweet
Indri Vebrilia
4K posts

Indri Vebrilia
@indrivebrilia
🤷 Mostly talking to myself. And complaining
Pemberley Katılım Şubat 2011
228 Takip Edilen476 Takipçiler
Indri Vebrilia retweetledi
Indri Vebrilia retweetledi

udah resmi yah;
Pemerintah fix terapin WFH bagi ASN di setiap hari Jumat.
Tujuannya bagus : hemat BBM & energi di saat harga minyak global lagi kyk skrg.
Tapi...Yang bikin khawatir :
Kalau cuma kasih arahan “WFH setiap Hari Jumat ” tapi ga ada tugas yang TEGAS, TERUKUR, dan JELAS;
takutnya malah bukan WFH.
Jadinya malah Extra Free time menjelang weekend.
Ini Long Weekend yang disamarkan.
Nanti yang terjadi:
Jalanan tetap macet karena orang pada tetepa bepergian; tadinya mau hemat pengunaan BBM eh malah lebih boros,
Efisiensi? wkwkwkw
WFH long weekend “libur Jumat plus”?
kenapa gak Kamis atau Rabu gitu? supaya Jumat datang kantor udah bisa langsung check hasil kerjaan WFH kemaren.
😂
Indonesia

@MariaMaylisaa Pencurinya mau bikin rumah cokelat kayaknya 😭
Indonesia
Indri Vebrilia retweetledi
Indri Vebrilia retweetledi

"Gaji lu berapa per bulan?" tanya Tante Rina dengan tatap tajamnya.
"0,18 detik MBG, Tante," jawabku pelan tak berani menatap matanya karena malu.
Namun aku sedikit mendongak kepala melihat sedikit daripada raut wajahnya. Ia tersenyum tipis, terkesan merendahkan.
"Heh, anak tante ya sudah jadi direktur perusahaan multinasional. Gajinya 8,64 detik MBG, lho. Kamu ini sudah dewasa tapi masih menyusahkan orangtua!"
Rentetan kata-katanya menusuk hati dalam kalbu paling dalam, tetapi itu menyalakan api yang bersinar menyala-nyala dalam hatiku. Kugenggam tanganku dan berteriak kencang dalam hati, "KELAK GAJIKU SEKITAR 1 MENIT MBG!"

Mikael Dewabrata 📊@MikaelDewabrata
Sekalian aja lah kalkulatornya, terserah. Nih: kalkulatormbg.lovable.app
Indonesia

Ada temen gw yang kerja di kantor pusat kawasan Gatot Subroto.
Posisinya udah Director level, belasan tahun hidup di dunia corporate.
Tiba-tiba dia announce di townhall kecil tim:
Dia pindah ke Malang.
Resmi relokasi base kerja ke sana.
Alasannya kedengeran dewasa banget.
“Gw mau deket sama orang tua. Kerja tetap serius, tapi hidup nggak cuma soal meeting room dan traffic.”
Gaji dia di Jakarta 55 juta.
Take home sekitar 47 jutaan.
Semua orang mikir: aman lah, mau tinggal di mana juga tetap tajir.
Perusahaan approve.
Tapi ada satu kebijakan yang jarang dibahas detail:
Regional Pay Adjustment Scheme.
Intinya simpel:
Base salary dan allowance mengikuti indeks biaya hidup sesuai lokasi penugasan resmi.
Dia tanda tangan addendum digital sambil jalan ke meeting berikutnya.
Scroll. Klik. Done.
Bulan pertama resmi berkantor dari Malang, gaji masuk.
Take home: 31,2 juta.
Turun lumayan jauh.
Dia nggak ngamuk.
Cuma chat gw satu kalimat:
“Ini final ya? Bukan sementara?”
Gw sempat duduk bareng dia di Zoom hampir sejam, bongkar satu-satu breakdown dari HR.
Yang hilang:
• Big City Incentive 4 juta
• Executive transport allowance 3,5 juta
• Urban living premium 2,2 juta
Yang muncul:
• Regional adjustment buffer 1,5 juta
• Area operational support 900 ribu
Di Jakarta dulu pengeluarannya kira-kira begini:
• Apartemen pusat kota 16 juta
• Supir + operasional mobil 6 juta
• Lifestyle & networking event 8–10 juta
• Total bisa nyentuh 38–40 juta
Di Malang sekarang?
• Rumah dua lantai sewa tahunan kalau dibagi per bulan sekitar 7 juta
• Mobil tetap ada tapi tanpa supir, operasional 2 juta
• Makan enak, ngopi, hangout paling 3–4 juta
• Total sekitar 14–15 juta
Secara angka?
Sisa uangnya justru lebih longgar.
Tapi dia tetap merasa ada yang “lepas”.
Karena 55 juta itu bukan cuma soal cash flow.
Itu simbol.
Simbol bahwa dia main di liga elite ibu kota.
Simbol bahwa dia masuk ruangan dan orang otomatis respek.
Sekarang nominalnya turun.
Egonya ikut goyang.
Dia sempat bilang di telepon:
“Rasanya kayak downgrade ya?”
Gw jawab pelan:
“Downgrade itu kalau tanggung jawab lo dikurangin.
Ini cuma lokasi kerja yang berubah.”
Empat bulan berlalu.
Update terbaru?
Dia tiap pagi bisa sarapan sama orang tuanya.
Sore olahraga tanpa harus mikirin macet.
Weekend nggak lagi habis di mall, tapi ke gunung atau kebun apel.
Dan yang nggak disangka:
Dia mulai investasi waktu buat bikin advisory kecil untuk bisnis manufaktur lokal.
Fee per proyek 20–30 juta.
Sekarang sebulan bisa ambil satu atau dua proyek ringan.
Total penghasilan?
Balik lagi bahkan kadang lewat dari masa Jakarta.
Tapi yang paling beda bukan nominalnya.
Ekspresinya.
Waktu terakhir gw video call sama dia, dia bilang:
“Dulu gw takut kalau nggak di Jakarta, karier gw mengecil.
Ternyata yang mengecil cuma gengsi.
Yang membesar itu hidup.”
Yang berubah bukan cuma kota.
Tapi standar tentang apa itu “naik level”.
Indonesia
Indri Vebrilia retweetledi


Pernah di WA mantan, “mas anakku sakit, boleh ya aku tanya obatnya apa?”
Aldhitama Ramadhan@AldhitamaR
kalo pasiennya mantan, walau triage hijau tetep jelek dimata kita mah.
Indonesia
Indri Vebrilia retweetledi

Presiden MBG: Israel harus dijamin keamanannya….
Yang terjadi secara rutin dan berkala:
Suppressed News.@SuppressedNws1
ISRAEL IS BOMBING GAZA AGAIN. 20 PALESTINIANS KILLED SINCE DAWN TODAY!
Indonesia
Indri Vebrilia retweetledi

Setelah Netanyahu kembali menegaskan tidak akan mengakui berdirinya negara Palestina, maka dengan kata lain, posisi pemerintah kita dalam hal ini mendukung aneksasi Gaza sepenuhnya. Mana kita diminta bayar pula.
Titik terendah jadi WNI. Thanks 02 voters. This shit is on you.
Board of Peace@BoardOfPeace
The Board of Peace welcomes Indonesia as a founding member of our growing international organization.
Indonesia








