Sabitlenmiş Tweet
ɪᴄ
1.1K posts

ɪᴄ retweetledi

18 tahun. Itu tuntutan jaksa buat seseorang yang udah ngabisin waktu bertahun-tahun mencoba memajukan negara ini. Terlepas dari kamu setuju atau gak sama pandangan politiknya, coba deh renungin baik-baik angka itu.
Ini bukan kejadian yang pertama kali. Indonesia itu punya pola yang diam-diam menghancurkan: orang-orang pinter, kompeten, dan punya niat tulus masuk ke pemerintahan, tapi ujung-ujungnya malah dihancurin sama sistem. Gak selalu karena mereka bersalah, tapi seringnya cuma karena kehadiran mereka "dianggap mengganggu".
Tapi anehnya, kita terus-terusan nyuruh anak-anak muda terbaik kita: "Masuk dong ke pemerintahan. Mengabdi dong buat negara. Bawa perubahan."
Siapa juga yang mau kalau mereka ngelihat langsung kejadian kayak gini di depan mata?
Siapa pun dalang di balik semua ini, mereka sama sekali gak lagi ngelindungin Indonesia. Mereka justru lagi ngajarin satu generasi orang-orang berbakat kalau jalan paling aman itu ya mending diam aja. Atau sekalian pergi ke luar negeri.
Buat yang suka nyinyir, "Ya udah, pergi aja sana!", tolong berhenti nutupin ego kalian dari kenyataan. Banyak kok orang Indonesia yang super cerdas dan bener-bener cinta sama negara ini. Mereka tetap stay di sini. Mereka ngebangun sesuatu. Mereka nyari cara lain buat berkontribusi di luar pemerintahan, karena masuk ke dalam sistemnya itu terlalu bahaya.
Tapi ini realita yang lebih pahit: sehebat apa pun startup, kreator, atau inovator kita di kancah dunia, KALAU pemerintahnya tetap korup dan gila kuasa, KALAU aturannya gak ngelindungin rakyat atau gak ngasih ruang buat industri berkembang dengan sehat, terus kita sebagai masyarakat bisa berharap apa?
Ini momen yang sedih banget buat Indonesia. Bukan cuma karena ada satu orang yang lagi diadili, tapi karena pesan yang ditangkap sama semua orang pintar dan idealis yang lagi ngelihatin kasus ini: bahwa negara ini sepertinya belum siap buat ngelindungin orang-orang yang berani membawa perubahan.
Indonesia
ɪᴄ retweetledi
ɪᴄ retweetledi

See? Anggaran 4 hari MBG bisa sangat berarti dan bermanfaat bagi banyak orang kalo dianggarkan ke fasilitas publik. Kenapa baru sekarang? Harusnya dari dulu sebelum jatuh korban.
tempo.co@tempodotco
Prabowo Siapkan Dana Rp 4 Triliun untuk Bangun Fly Over di 1800 Titik Perlintasan Sebidang
Indonesia
ɪᴄ retweetledi
ɪᴄ retweetledi
ɪᴄ retweetledi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pihaknya kecolongan dalam pengadaan 21.800 unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional.
Ia menegaskan Kemenkeu baru menyadari transaksi tersebut setelah berjalan dan segera memotong alokasi anggaran untuk tahun ini.
Menurut Purbaya, dana yang digunakan berasal dari anggaran tahun lalu yang sudah terlanjur dibayarkan.
Ia memastikan tidak akan ada lagi alokasi tambahan untuk pembelian motor listrik dalam sisa periode anggaran 2025.
Purbaya menambahkan bahwa Presiden Prabowo tidak mengetahui pengadaan tersebut dan Kemenkeu telah menghentikan prosesnya.
#PurbayaYudhiSadewa #BGN #SPPG #MotorListrik

Indonesia
ɪᴄ retweetledi
ɪᴄ retweetledi
ɪᴄ retweetledi

inget ya, mulai sekarang stop mengartikan proses yang pelan ini sebagai sebuah keterlambatan. semuanya udah digariskan Allah. jadi, tetaplah bangga akan diri sendiri dan segala proses yang kalian hadapi dan stop menguras energi untuk membandingkan, membandingkan, dan membandingkan diri dengan pencapaian orang lain, we just need time to shine.
Indonesia











