Iqbalee retweetledi
Iqbalee
5.7K posts

Iqbalee retweetledi

@chomichaaa hampir orang sekantor dapet sp1, cuma perkara foto bareng sama orang yg mau resign 😭
Indonesia
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi

Mari kita posting tentang aktivis atau wartawan yang tewas atau hilang, setiap hari. Bisa posting yang sama, asalkan kita lakukan setiap hari, dengan memakai tag di bawah.
#aktivishilang #aktivistewas #wartawanhilang #wartawantewas

Indonesia

@gezzgrizzle @KangManto123 Percayalah mba, dari sekian banyak ojol yang matiin aplikasi, masih banyak yg terima order lewat aplikasi. Padahal sebenernya di aplikasi pun mereka dpt notif kaya event dengan potensi order besar, tapi ya memang kembali lagi ke drivernya masing masing dan kesepakatan sama cs nya
Indonesia
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi
Iqbalee retweetledi

Polisi menembakkan peluru gas air mata kepada masyarakat dari Desa Wayamli dan Buli pada aksi demonstrasi di area perusahaan tambang PT Sambaki Tambang Sentosa (PT STS), Senin (28/4/2025).
Dalam aksi tersebut, masyarakat meminta PT STS untuk bertanggung jawab atas perusakan hutan adat seluas lebih dari 20 hektare oleh pihak perseroan.
Lebih dari 300 massa aksi menduduki jalan masuk PT STS dan dihalangi aparat kepolisian dan Brimob Polda Maluku Utara.
"Sejak Antam masuk di Halmahera Timur tidak pernah ada peluruh yang keluar, baru hari ini warga ada yang korban kena tembakan peluru gas air mata yang ditembak oleh aparat kepolisian dan Brimob. Ini adalah kejahatan oleh PT STS," ujar salah satu massa aksi bernama Jai Latawan, dikutip Brindonews.
Aksi ini bukan pertama kali dilakukan oleh masyakarat Desa Wayamli.
Pada 21 April 2025 lalu, mereka memblokade aktivitas tambang nikel PT STS lantaran menyerobot tanah adat.
Mengutip dari Mongabay, operasi tambang PT STS dilakukan tanpa ada sosialisasi ke warga.
PT STS juga diduga menyerobot dan membabat habis kebun warga di daerah pesisir Dusun Mameli, Desa Pekaulang, Kecamatan Maba pada 14 April 2025 lalu.
| Narasi Daily
Indonesia






















