ishadi

47.4K posts

ishadi banner
ishadi

ishadi

@ishadif

RT/likes/tweets mostly on tech, football and current issue and funny stuff

ID Katılım Temmuz 2010
757 Takip Edilen540 Takipçiler
ishadi retweetledi
Appwrite
Appwrite@appwrite·
opus on the $20 plan
English
91
399
6.2K
496.2K
ishadi retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu hal paling mengejutkan yang bisa terjadi dalam tata kelola keuangan negara. Pemerintah sudah membuka 35.476 lowongan kerja untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 April dan ditutup 24 April 2026 besok. Tapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa orang yang bertanggung jawab atas kas negara mengaku tidak tahu dari mana uang untuk menggaji puluhan ribu pegawai itu akan datang. Kata-katanya sangat eksplisit. Koperasi saya enggak tahu. Yang lain saya enggak paham. Berhenti sebentar dan pahami itu. 35.000 orang lebih akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Gajinya belum ditentukan secara detail Zulhas hanya bilang menyesuaikan tingkat kelulusan. Sumber anggarannya tidak jelas Menkeu hanya tahu cicilan Rp40 triliun per tahun untuk koperasi tapi tidak tahu apakah itu sudah termasuk gaji pegawai atau belum. Dan proses rekrutmen sudah berjalan penuh tanpa ada kejelasan fiskal yang konkret. Ini bukan pertama kali pola seperti ini terjadi. MBG diluncurkan 6 Januari 2025 sementara anggarannya masih diblokir dan belum bisa dicairkan. Mitra direkrut, dapur dibangun, makanan dikirim semua pakai uang sendiri dulu sambil menunggu reimbers yang entah kapan. Baru belakangan sistem dibenahi. Motor listrik Rp1,2 triliun untuk BGN muncul di anggaran tanpa penjelasan yang memadai tentang relevansinya dengan program makan bergizi. Proyek IT Rp1,2 triliun yang klarifikasinya hanya narasi tanpa data yang bisa diverifikasi publik. Dan sekarang 35.000 pegawai BUMN direkrut dengan sumber gaji yang bahkan Menkeu sendiri tidak tahu. Polanya sangat konsisten dan sangat mengkhawatirkan. Program diluncurkan dulu, rekrutmen dibuka dulu, pengumuman dibuat dulu sementara pertanyaan paling fundamental tentang dari mana uangnya dijawab dengan nanti saya pastikan. Yang membuat ini lebih serius adalah konteksnya sekarang. Tiga Dirjen di Kemenkeu baru saja dicopot bersamaan kemarin. Ada isu APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan yang belum dikonfirmasi atau dibantah dengan data konkret. Ruang fiskal sudah sangat tertekan dengan MBG yang menyedot hampir Rp1 triliun per hari, perang Iran yang membuat harga energi melonjak, dan penerimaan pajak yang tertekan. Di tengah semua tekanan fiskal itu pemerintah membuka 35.000 lowongan baru tanpa kejelasan anggarannya. Ada juga pertanyaan teknis yang sangat serius soal rekrutmen ini yang perlu dijawab. Pertama — status pegawainya adalah karyawan BUMN. Koperasi Desa adalah entitas yang secara hukum berbeda dari BUMN. Lalu mengapa rekrutmennya melalui Panselnas dan statusnya BUMN? Ini adalah pertanyaan legal yang sangat mendasar. Kedua — 30.000 dari 35.476 posisi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara. Ini adalah perusahaan yang baru dibentuk. Apakah PT ini sudah memiliki struktur corporate governance yang memadai untuk mengelola 30.000 pegawai sekaligus? Ketiga — rekrutmen menutup usia maksimal 25 tahun. Artinya ini menyasar fresh graduate dan diploma baru lulus. Dengan gaji yang belum jelas, ditempatkan di koperasi desa yang baru dibentuk, dengan status yang tidak jelas antara BUMN atau bukan ini adalah kondisi kerja yang sangat tidak ideal dan berpotensi mengorbankan puluhan ribu anak muda. ketika Menteri Keuangan sendiri bilang tidak tahu sumber anggaran untuk program yang sudah berjalan dan sedang direkrut puluhan ribu pegawainya, itu bukan sekadar masalah komunikasi antar kementerian. Itu adalah bukti bahwa program-program besar ini diluncurkan tanpa perencanaan fiskal yang matang dan terkoordinasi. Dan yang paling menggelisahkan adalah ini sudah terjadi berulang kali dengan pola yang sama. Luncurkan dulu, urus anggarannya belakangan. Dan yang selalu menanggung konsekuensinya adalah uang pajak rakyat yang terus mengalir tanpa kepastian akan ke mana dan untuk apa tepatnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
434
5.1K
11.8K
482.8K
ishadi
ishadi@ishadif·
@tempodotco Ini prabowo sadar gak sih apbn dimalingin sama BGN? 😅
Indonesia
0
0
0
214
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Anggaran IT MBG Rp1,2 Triliun, BGN: untuk Pemantauan Real-Time
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
1.6K
2.2K
8.3K
1.6M
ishadi retweetledi
Vfynn_🥷🏼 𐙚
🚨🗣️ Thierry Henry on Chelsea’s current situation, where it all started, Tuchel, Maresca and Liam Rosenior: “I’m sorry, but what’s happening at Chelsea FC right now is self-inflicted chaos and it starts from the boardroom, not the dugout. You had Thomas Tuchel, a guy who literally brought you back to the top, gave you identity, gave you belief and what did you do? You removed him. Not because he failed, but because there was no patience. Since then, it’s been the same story, different names. Then you bring in Enzo Maresca, a guy building something, a clear project, a structure… and what happens? He delivers silverware, Conference League, Club World Cup and instead of backing him when things get tough, you pull the plug again. That’s not football management, that’s panic. And then you bring in Liam Rosenior, no disrespect to him but you’re asking someone with limited top-level experience, coming from Ligue 1 exposure, to suddenly fix structural issues that have been there for years. There’s no stability behind the scenes. You can’t build anything like that. That’s not how football works Five consecutive league losses. No goals. First time in over a century. That’s not just ‘bad form’, that’s a reflection of confusion, lack of direction, and poor leadership from above. People will blame the players, and yes, they’ve been poor — but when a club keeps ripping up projects every 12–18 months, what do you expect? You don’t build winners like that. You just create confusion. And now I’m hearing talk like ‘trust the process’ again… what process? There is no process. It’s just decision after decision with no direction. Chelsea aren’t just struggling, they’ve lost their identity. And until the people at the top take responsibility, it won’t matter who’s on the touchline… the same story will keep repeating.”
Vfynn_🥷🏼 𐙚 tweet mediaVfynn_🥷🏼 𐙚 tweet media
English
125
715
3.2K
241K
ishadi retweetledi
Zakka Fauzan
Zakka Fauzan@zakkafm·
Yang berada di sekitar lokasi dan punya fleksibilitas waktu. Yuk bantu dukung mas Ibam. Bismillah. #KawalIbam #BebaskanIbam
Zakka Fauzan tweet media
Indonesia
10
361
827
20.6K
ishadi retweetledi
Tom Wright
Tom Wright@TomWrightAsia·
UPDATE: Ibrahim Arief (Ibam) — the tech consultant facing 15 years — just told a press conference he was coerced to turn on Nadiem but refused to do so. In 30 years, the playbook hasn’t changed. A deeply corrupt legal system used to intimidate and coerce ordinary Indonesians.
Tom Wright@TomWrightAsia

I arrived in Indonesia as a young man in '93, just as the body of a 24-year-old activist named Marsinah was found in a forest. She had stood up to a factory backed by the military. The trial was a sham, a scripted play to protect the powerful. I learned then: in Indonesia, the law is often a weapon, not a shield. 1/10

English
17
2.1K
4.6K
523K
ishadi retweetledi
Zain Fathoni
Zain Fathoni@zainfathoni·
Saya yakin Mas @ibamarief berintegritas tinggi. Kasus yang beliau alami adalah salah satu bentuk nyata kriminalisasi anak bangsa yang rela berkorban demi membangun negeri. Apabila kriminalisasi ini dibiarkan begitu saja oleh para pemangku kebijakan, saya bisa bayangkan dampak tidak langsungnya terhadap para calon penerus bangsa yang kompeten dan berintegritas. Mereka akan takut berkontribusi dan angan-angan Indonesia Emas 2045 semakin jauh dari harapan.
Indonesia
12
503
1.1K
16.5K
ishadi
ishadi@ishadif·
@GoldbergCFC But Rosenior said “Now it’s time to deliver” 😂
English
0
0
0
39
Alex Goldberg
Alex Goldberg@GoldbergCFC·
I can’t believe Chelsea have me at the point where we are playing Brighton tonight and I don’t see how we can win…
English
73
88
1.3K
31.8K
ishadi
ishadi@ishadif·
@invertCucurella Sell cucurella while keeping garnacho? Mad. Garnacho has no football IQ 🤣
English
0
0
0
875
Stunner
Stunner@invertCucurella·
🚨 NEW: Mikel Obi was asked which players should be KEPT and who should be SOLD. • Pedro Neto - Sell • Fofana - keep •Garnacho - keep(says he is young) • Cole palmer- Keep • Moises Caicedo- keep • Cucurella- Sell •Estevao-keep •Liam Delap-sell • Nicolas Jackson-sell.. •Latvia - Sell •Andrey Santos- Sell • Joao Pedro - keep • Reece james - keep •Hato- keep •Chalobah- sell
Stunner tweet mediaStunner tweet media
English
378
215
2.8K
486.2K
ishadi retweetledi
Ibrahim Arief
Ibrahim Arief@ibamarief·
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang 👇🏼 Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam. Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang. Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar. Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali. Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan. Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana. Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan. Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan. Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam. Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami. Tolong, suarakan ketidakadilan ini. Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi. Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka. Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
Indonesia
117
4.5K
6.8K
372K
ishadi
ishadi@ishadif·
@sparkliin Chelsea style of play doesn’t suits him. He even doesn’t make runs to find pocket spaces and asking for through passes
English
0
0
0
10
NNEOMA 🇮🇹
NNEOMA 🇮🇹@sparkliin·
Selling Garnacho after just one season is a no for me. Yes, he hasn’t been at his best this season, but it’s his first year at the club and some players need time to adapt to a new system, especially in an unstable environment like Chelsea. Even if he is sold now, what guarantee do you have that they will replace him with a proven winger? More often than not, they will just sign another 16 year old prospect and the cycle continues. The bigger issue is the system. The club needs a coach who plays to his strengths, not this endless one thousand passes approach. Garnacho is more of a counter attacking winger, like Willian was. Not the most technical dribbler, but dangerous when there is space to run into. Put him in a transition based system and he will thrive. Garnacho deserves another season.
NNEOMA 🇮🇹 tweet media
English
337
81
521
42K
ishadi
ishadi@ishadif·
@Nino12x I hate everything comes out of his mouth
English
0
0
0
290
🎬N
🎬N@Nino12x·
The waffle king 👑
English
99
226
2.2K
407.5K
Chels HQ
Chels HQ@Chels_HQ·
"Whoever thought signing Alejandro Garnacho was a good idea should be sacked on the spot. Which brings us to co-owner Behdad Eghbali. [...] If Eghbali seriously thinks Garnacho is world class, he's deluded." (@CrossyDailyStar via @DailyStar_Sport)
English
10
94
946
14.6K