benjodesign

36.4K posts

benjodesign banner
benjodesign

benjodesign

@isnadi

republik tempe

Tumpukan buku usang Katılım Mayıs 2009
1.1K Takip Edilen377 Takipçiler
Matahari Timur 2
Matahari Timur 2@Matahari_tmr·
Lucu ya, di negeri yang penduduknya mayoritas Muslim, tapi tiap ketemu harus full drama Arab dulu biar keliatan lebih 'sahih'. Santai bro, kita di sini, #Nusantata bukan di Riyadh.
Indonesia
132
46
242
68.9K
Satyam Eva Jayate!!!
Satyam Eva Jayate!!!@PaltiHutabarat·
Semalam Prabowo pergi diam-diam ke Perancis, Dolar merespon begini Mana ada orang percaya sama pemimpin yang nyinyirin Dolar hanya terdampak pada mereka yang sering ke Luar negeri tapi dia pakai APBN pelesiran ke LN Hancur negeri ini dipimpin modelan yg hobby senang2 aja
Satyam Eva Jayate!!! tweet media
Indonesia
54
405
908
13.3K
benjodesign
benjodesign@isnadi·
@txtutama mbok situ ikut nyembelih sambil edarin daging....yoo
Indonesia
0
0
0
36
txtutama
txtutama@txtutama·
skema pembagian daging qurban versi warga +62😭
txtutama tweet media
Indonesia
119
231
3.5K
351.8K
benjodesign retweetledi
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨
Pembodohan Publik: Menampilkan pejabat dan petugas menggunakan sarung tangan hitam secara formal, memotong kabel di kebun, lalu memamerkannya di depan jurnalis hanyalah sebuah drama teatrikal (gimmick). Tujuannya jelas: memberikan "kambing hitam" instan yang mudah dicerna oleh masyarakat awam agar perbincangan publik berhenti di situ, tanpa harus membongkar bobroknya manajemen atau kegagalan sistem proteksi PLN yang sebenarnya. ​Bagi siapa saja yang paham dasar teknis kelistrikan, rilis pers dalam video tersebut bukan sebuah fakta hukum, melainkan sebuah komedi birokrasi. 🤣🤣🤣 Kesimpulan logis dan teknis atas rekaman video rilis pers tersebut adalah sebagai berikut: ​Salah Alamat Secara Teknis Kelistrikan (Mismatch): Barang bukti yang dipamerkan di video tersebut adalah Kabel Tanah (Underground Cable) atau kabel utilitas lokal, bukan kabel udara transmisi fasa SUTET/SUTT. Kabel tersebut memiliki perisai baja luar (Steel Wire Armor) yang strukturnya hanya ditemukan pada kabel yang ditanam di dalam tanah atau kabel telekomunikasi/optik pelindung. ​Kabel Kosong / Tidak Aktif: Visual saat kabel dipotong di kebun maupun saat dipamerkan menunjukkan bahwa kabel tersebut TIDAK memiliki inti konduktor logam (tembaga atau aluminium tebal) di dalamnya. Itu adalah selongsong kabel kosong atau bagian luar kabel yang umumnya sudah tidak aktif/bekas, di mana material berharganya (inti logam) kemungkinan besar sudah dikupas atau diambil terlebih dahulu. ​Skala Dampak yang Tidak Masuk Akal: Sistem interkoneksi kelistrikan se-Sumatera ditopang oleh jalur udara tegangan ekstra tinggi (SUTET 275kV) yang mengalirkan ribuan Megawatt daya antar-provinsi lewat menara-menara raksasa di langit. Secara ilmu teknik elektro, gangguan atau putusnya kabel tanah lokal berserabut seperti di video ** mustahil memiliki kapasitas beban untuk meruntuhkan (blackout) sistem kelistrikan satu pulau**. Dampak putusnya kabel sekecil itu maksimal hanya memadamkan area lokal (sekelas perkebunan atau desa sekitar). 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ​Kesimpulan Akhir: Narasi yang menyatakan bahwa potongan kabel di video tersebut adalah "pemicu utama blackout Sumatera akibat cuaca" adalah narasi yang keliru, dipaksakan, dan tidak memiliki dasar validitas teknis. Visual yang ditampilkan justru membongkar bahwa barang bukti tersebut tidak ada hubungannya dengan kegagalan sistem transmisi interkoneksi SUTET Sumatera. 🤣🤣😎
Wawat Kurniawan (WeKa) 🇲🇨@WeKa_Ronin

Jika kita menganalisis video rilis pers tersebut secara mendalam—baik dari potongan klip di lokasi kebun sawit maupun saat barang bukti dipamerkan di ruangan—anomali teknisnya semakin terlihat jelas. ​Mari kita preteli detail komponen kabel yang dipegang dalam video tersebut untuk mengetahui jenis kabel yang sebenarnya: ​1. Struktur "Selongsong Kosong" di Kebun Sawit (Detik 0: 01 - 0: 11) ​Pada paruh pertama video, terlihat petugas sedang memotong dan mengangkat kabel dari area semak/kebun. ​Saat kabel itu dipotong dan diangkat, perhatikan kelenturan dan bobotnya. Kabel tersebut tampak ringan seperti selongsong kosong. ​Jika itu adalah kabel fasa transmisi utama yang aktif, di dalamnya harus ada inti logam konduktor padat (berupa pilinan aluminium tebal atau tembaga) yang sangat berat dan kaku. Di video ini, bagian tengah kabel tampak kopong atau hanya menyisakan lapisan pelindung (sheath/armor) saja. ​2. Bedah Komponen saat Konferensi Pers (Detik 0: 12 - 0: 28) ​Ketika barang bukti diperlihatkan secara dekat di depan media, anatominya terlihat sangat jelas: 🔹️​Bagian berwarna oranye/cokelat di tengah: Ini adalah inner sheath (lapisan isolasi dalam) atau filler plastik/karet yang membungkus inti kabel. 🔹️Namun, tidak terlihat ada logam konduktor (tembaga/aluminium) yang menyembul keluar sebagai inti pengalir arus. 🔹️​Serabut kawat yang mekar di sebelah kiri: Ini adalah Steel Wire Armor (SWA) atau kawat baja pelindung mekanis. Fungsinya adalah melindungi kabel dari tekanan tanah, galian alat berat, atau gigitan hewan. ​Pipa abu-abu panjang di sebelah kanan: Ini tampak seperti pipa pelindung (conduit/duct) PVC atau metal yang biasa digunakan untuk membungkus kabel yang ditanam di dalam tanah atau dilewatkan di area struktural bawah tanah. ​Jadi, Ini Sebenarnya Kabel Apa? ​Melihat anyaman kawat baja pelindung luar (armor) dan penggunaan pipa pelindung, benda di video tersebut adalah Kabel Tanah (Underground Cable), kemungkinan besar jenis NYFGbY atau kabel feeder tegangan rendah hingga menengah (bukan kabel transmisi antar-wilayah). ​Bahkan, melihat kondisinya yang tidak memiliki inti konduktor logam di dalamnya, ada dua kemungkinan status kabel tersebut: 🔹️​Kabel Tanah Bekas/Sampah Utilitas: Kabel sisa proyek atau kabel non-aktif yang bagian tembaga/aluminium dalamnya sudah dikupas atau diambil terlebih dahulu (karena nilai ekonomis tembaga/aluminium sangat tinggi), sehingga yang tersisa di lokasi hanyalah kulit isolasi dan serabut besi pelindungnya. 🔹️​Kabel Optik Berperisai Baja (Shielded Fiber Optic): Kabel telekomunikasi bawah tanah yang menggunakan lapisan pelindung baja masif untuk melindungi serat kaca di dalamnya. ​Hubungannya dengan Blackout Sumatera??? 🤔 ​Secara sistem kelistrikan, sebuah pulau besar seperti Sumatera ditopang oleh Jalur Transmisi Utama (Interkoneksi) yang menggunakan SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) 275kV atau 500kV dan SUTT 150kV. Jalur interkoneksi inilah yang mengalirkan daya ribuan Megawatt antar-provinsi melalui menara-menara pilon tinggi di atas langit. ​Kabel tanah berpelindung kecil seperti yang dipamerkan di video tersebut tidak memiliki kapasitas untuk memikul beban arus listrik sistem interkoneksi se-Sumatera. Putusnya kabel tanah lokal seperti di video hanya akan menyebabkan padam skala lokal (setingkat desa atau area perkebunan tersebut), bukan memicu efek domino (cascade penyulang) yang meruntuhkan seluruh sistem kelistrikan satu pulau (blackout). ​Menjadikan potongan kabel tanah tanpa inti logam ini sebagai kambing hitam atau "pemicu utama" blackout satu pulau secara teknis kelistrikan adalah narasi yang tidak nyambung dan keliru secara logika infrastruktur. 🤣🤣🤣 Namanya saja SUTET singkatan dari Saluran Udara Tegangan Tinggi, jd adanya diatas bukan dikebon sawit 🤣🤣🤣 jadi kalaupun putus pasti mengantung diudara. Dan juga kabel sutet tidak seperti yang dipamerkan dan ga mungkin juga putus hanya 1 satu kabel

Indonesia
0
295
533
41K
benjodesign retweetledi
intinyadeh
intinyadeh@intinyadeh·
#intinyadeh event Djakarta Ennichi 2026 yg harusnya tgl 23 Mei di Lapangan Banteng, mendadak dibatalin di hari H (diumumin jam 2 pagi) Pengisi acara, booth, pengunjung, kecewa berat. Byk dr luar kota/negeri. Alasan: teknis & operasional. Tp byk keanehan & simpang siur: (1/4)
Indonesia
29
667
3.1K
664.6K
Jayenlow
Jayenlow@Grock230·
Berarti emng harus ada yang dikorbankan?
Jayenlow tweet media
Indonesia
669
50
569
658.4K
KOS (komunitas orang sinting )
Semisal kalian lagi di mall lagi laper banget, dan cuma ada 4 Resto ini kamu bakal pergi kemana
KOS (komunitas orang sinting ) tweet media
Indonesia
2.8K
176
3.4K
1.3M
&ᴄᴏᴋ 
&ᴄᴏᴋ @Ccookk_·
KALO INI POCONGNYA BENERAN ANJIR😭😭😭
Indonesia
124
235
2K
110.2K
benjodesign retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
PAJAK BOS BPJS DIBAYAR PAKAI UANG BPJS, NILAI HAMPIR 12 MILYAR/TAHUN SAAT BPJS SENDIRI DEFISIT RP2 TRILIUN PER BULAN Dua lembar dokumen resmi berlogo Garuda dan kop bertuliskan "Presiden Republik Indonesia" ini bukan dokumen sembarangan. Ini adalah Peraturan Presiden yang mengatur secara terperinci siapa yang mendapat apa di tubuh BPJS dan salah satu klausulnya cukup membuat publik terdiam ketika dibaca secara saksama. Dokumen yang terlihat di foto adalah bagian dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2013 tentang Gaji atau Upah dan Manfaat Tambahan Lainnya serta Insentif bagi Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Beleid ini hadir untuk mendukung pelaksanaan BPJS yang mulai beroperasi sejak 1 Januari 2014. Peraturan ini berlaku untuk dua lembaga sekaligus: BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Dan yang diatur di dalamnya adalah seluruh paket kompensasi para petinggi lembaga ini mulai dari gaji pokok, tunjangan, fasilitas, insentif, hingga soal siapa yang membayar pajak penghasilan mereka. Ini bukan rahasia, tapi juga tidak banyak yang tahu perinciannya. Gaji atau upah anggota Direksi ditetapkan sebesar 90% dari gaji atau upah Direktur Utama. Ketua Dewan Pengawas mendapat 60% dari gaji Direktur Utama, sementara anggota Dewan Pengawas mendapat 54% dari gaji Direktur Utama. Gaji pokok Direktur Utama ditaksir berada di kisaran Rp 150 juta per bulan, sehingga kompensasi seorang anggota Dewan Pengawas menyentuh kisaran Rp 81 juta per bulan. Tapi gaji pokok hanya sebagian dari cerita. Paket kompensasinya jauh lebih luas. Berdasarkan Pasal 8 dan 9 dokumen yang terlihat, selain gaji mereka juga mendapat tunjangan hari raya keagamaan, santunan purna jabatan, tunjangan cuti tahunan, tunjangan asuransi sosial, dan tunjangan perumahan. Belum berhenti di situ ada juga fasilitas pendukung tugas berupa kendaraan dinas, layanan kesehatan, pendampingan hukum, fasilitas olahraga, pakaian dinas, biaya representasi, dan biaya pengembangan diri. Ditambah Pasal 9 yang menyebut bahwa Dewan Pengawas dan Direksi juga bisa mendapat insentif berbasis capaian kinerja yang dibayarkan dari hasil pengembangan aset BPJS. KLAUSA YANG PALING MENGUNDANG PERTANYAAN: PASAL 7 Di sinilah bagian yang paling menyentil nurani publik. Tertulis jelas dan terang di Pasal 7 yang disorot kuning dalam dokumen itu: "Pajak atas Gaji atau Upah anggota Dewan Pengawas dan anggota Direksi ditanggung dan menjadi beban BPJS." Artinya: bukan hanya gaji yang besar yang mereka terima pajak penghasilan atas gaji itu pun dibayarkan oleh BPJS, bukan dari kantong pribadi mereka. Dalam bahasa fiskal, ini disebut gross-up atau pajak ditanggung pemberi kerja. Penghasilan bersih yang mereka terima adalah take-home pay penuh, tanpa potongan pajak sama sekali. Di satu sisi, dokumen ini menunjukkan para petinggi BPJS menerima paket kompensasi kelas atas yang lengkap gaji ratusan juta, tunjangan berlapis, fasilitas mewah, plus pajak mereka pun ditanggung institusi. Di sisi lain, institusi yang membayar semua itu sedang dalam kondisi darurat finansial yang semakin memburuk. BPJS Kesehatan saat ini defisit Rp 2 triliun setiap bulan. Tunggakan iuran peserta sudah melampaui Rp 28 triliun. Cadangan kas diperkirakan tidak sehat di November 2026 dan berpotensi gagal bayar awal 2027. Suntikan APBN Rp 20 triliun pun belum juga cair. Dan dalam kondisi itu, BPJS masih menanggung pajak penghasilan para petingginya dibayarkan dari dana yang sama yang seharusnya digunakan untuk membayar klaim operasi jantung, cuci darah, dan kemoterapi rakyat miskin. Pada akhirnya, pertanyaan ini bukan soal dengki pada gaji tinggi. Ini soal keadilan sistemik: ketika peserta BPJS iuran tiap bulan agar bisa berobat, dan ketika sistem itu sedang sekarat secara finansial siapakah yang seharusnya merasakan penghematan paling pertama?
Hidup sebagai +62 tweet mediaHidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
87
887
1.2K
38.1K
benjodesign retweetledi
benjodesign retweetledi
Mac Karyo
Mac Karyo@Makaryo0·
Anggaran LCC Empat Pilar MPR Rp30,7 miliar, hadiah juara 1 cuma Rp10 juta Ada beberapa biaya yang disorot ga masuk akal: -Penyusunan soal: Rp1,2 miliar -Grand final: Rp3,5 miliar Hadiahnya: Juara 1: Rp10 juta Juara 2: Rp7,5 juta Juara 3: Rp5 juta Belum dipotong pajak
Mac Karyo tweet media
Indonesia
381
1.7K
3.9K
687.6K
Viiikrz
Viiikrz@kdfck01·
Kalo punya uang 20k kamu bakal makan malem pake apa?
Viiikrz tweet media
Indonesia
336
9
157
18.7K
Noucampline.
Noucampline.@noucampline·
Berfikir positif aja, mungkin cuma salah bikin nisan🥲
Indonesia
6
4
22
11.8K